Basarnas Lampung Beserta Tim SAR Gabungan Evakuasi 109 Warga Terdampak Banjir di Bandar Lampung

- Penulis

Rabu, 15 April 2026 - 11:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung | Melinting news   15 April 2026 — Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi sebanyak 109 warga terdampak banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, Selasa (14/4) malam.

 

Banjir terjadi akibat curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah kota sejak sore hingga malam hari, sehingga menyebabkan genangan air di beberapa titik dengan ketinggian mencapai sekitar 120 sentimeter. Salah satu lokasi terdampak berada di Jalan Abimanyu, Kelurahan Jagabaya I, Kecamatan Way Halim, yang dilaporkan membutuhkan evakuasi segera.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung menerima laporan kejadian pada pukul 21.15 WIB dari Bapak Aris (Ketua Forum Rescue Relawan Lampung). Menindaklanjuti laporan tersebut, tim rescue langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 21.30 WIB dengan estimasi waktu tempuh sekitar satu jam.

 

Setibanya di lokasi pada pukul 22.30 WIB, tim SAR segera berkoordinasi dengan unsur terkait dan langsung melakukan proses evakuasi warga. Operasi SAR dilakukan secara bertahap di beberapa titik terdampak, di antaranya Jalan Abimanyu (Way Halim), Jalan Citra Gang Man Antasari dan Jalan Pangeran Antasari Gang Persada (Kecamatan Kedamaian), serta Gang Karawang, Kecamatan Bumi Waras.

Baca Juga:  Hari Kedua Pencarian, Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Korban Tenggelam di Lampung Utara

 

Selain melakukan evakuasi, tim juga melakukan pemantauan dan siaga di lokasi guna mengantisipasi adanya laporan tambahan dari masyarakat.

 

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung Deden Ridwansah menyampaikan bahwa operasi SAR berjalan dengan lancar meskipun menghadapi sejumlah kendala di lapangan, seperti banyaknya titik banjir serta akses jalan yang terhambat akibat genangan air.

 

“Banyaknya lokasi terdampak membuat waktu tempuh tim menjadi lebih lama. Selain itu, akses menuju lokasi juga cukup sulit karena beberapa ruas jalan tertutup banjir,” ujarnya.

 

Operasi SAR dihentikan dan dinyatakan selesai pada Rabu (15/4) pukul 02.25 WIB, setelah kondisi air berangsur surut, hujan berhenti, serta tidak ditemukan lagi warga yang memerlukan evakuasi.

 

Operasi ini melibatkan berbagai unsur SAR gabungan, antara lain Tim Rescue Kansar Lampung, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandar Lampung, BPBD Kota Bandar Lampung, personel Sabhara Polda Lampung, Forum Rescue Relawan Lampung, serta masyarakat setempat.

 

Basarnas Lampung mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan di wilayah Lampung. (***)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel melintingnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lansia Tenggelam Saat Menyeberang Sungai di Tulang Bawang, Ditemukan Meninggal Dunia
Hari Kedua Pencarian, Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Korban Tenggelam di Lampung Utara
Operasi SAR Hari Ketujuh, Korban Terseret Arus Sungai di Pringsewu Dinyatakan Hilang
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:11 WIB

Lansia Tenggelam Saat Menyeberang Sungai di Tulang Bawang, Ditemukan Meninggal Dunia

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:15 WIB

Hari Kedua Pencarian, Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Korban Tenggelam di Lampung Utara

Rabu, 15 April 2026 - 11:43 WIB

Basarnas Lampung Beserta Tim SAR Gabungan Evakuasi 109 Warga Terdampak Banjir di Bandar Lampung

Minggu, 12 April 2026 - 08:16 WIB

Operasi SAR Hari Ketujuh, Korban Terseret Arus Sungai di Pringsewu Dinyatakan Hilang

Berita Terbaru