DIMANA “LAMPUNG SELATAN MAJU” YANG DIGEMBAR-GEMBORKAN? Jembatan Putus & Jalan Hancur, Potret Buram Kecamatan Merbau Mataram terpampang nyata

- Penulis

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MERBAU MATARAM, Lampung Selatan – MelintingNews, 22 Juli 2026. Slogan “Lampung Selatan Maju” yang kerap disuarakan Camat Merbau Mataram maupun Bupati Lampung Selatan, kini terasa jauh dari kenyataan di lapangan. Bagaimana mungkin disebut maju, sementara di wilayah Kecamatan Merbau Mataram sendiri akses dasar kehidupan warga masih sangat memprihatinkan?

 

Jembatan penghubung antar desa putus total, memaksa anak sekolah dan warga menyeberang dasar sungai berisiko bahaya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Jalan-jalan utama hancur lebur, bebatuan tajam dan kubangan dalam menjadi pemandangan sehari-hari yang menyedihkan. Kendaraan sulit lewat, mobilitas terhambat, dan risiko kecelakaan senantiasa mengintai.

 

Karena tak kunjung tertangani oleh pemerintah, warga terpaksa bergerak sendiri.

 

Tanpa ada paksaan, namun didesak kebutuhan mendesak akan akses yang layak, masyarakat akhirnya harus mengeluarkan uang pribadi, bergotong royong dan mengumpulkan iuran/swadaya demi menambal jalan yang rusak.

 

“Ini urat nadi kehidupan kami. Jika pemerintah bangga menyuarakan kemajuan, cobalah turun dan lihat kondisi jalan serta jembatan di sini.

 

Jangan hanya bicara indah di atas panggung, sementara rakyat harus menanggung risiko dan keluar uang sendiri demi akses yang seharusnya menjadi hak kami,” ujar warga dengan nada kecewa.

 

Terkait hal ini, Camat Merbau Mataram Ricky Randa Belpama memberikan penjelasannya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon:

 

“Semua jalan sudah kami usulkan, Pemerintah Kecamatan sudah mendatangi dan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah,” tutur Ricky Randa.

 

Kemajuan tak bisa hanya berupa slogan semata. Kemajuan adalah ketika setiap warga, di desa mana pun, bisa berjalan aman, anak-anak bisa bersekolah tanpa menyeberang sungai berbahaya, dan jalan yang layak bukan lagi menjadi kemewahan.

 

Kami tunggu bukti nyata, bukan sekadar janji manis.

 

 

 

Redaksi : MelintingNews

Sumber : Masyarakat, Camat Merbau Mataram

Penulis : Sholeh MTV

DIMANA “LAMPUNG SELATAN MAJU” YANG DIGEMBAR-GEMBORKAN? Jembatan Putus & Jalan Hancur, Potret Buram Kecamatan Merbau Mataram terpampang nyata

Baca Juga:  Pemkot Bandar Lampung Terus Memperkuat Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bagi Masyarakat Sebanyak 35.193 Jiwa

MERBAU MATARAM, Lampung Selatan – MelintingNews, 22 Juli 2026. Slogan “Lampung Selatan Maju” yang kerap disuarakan Camat Merbau Mataram maupun Bupati Lampung Selatan, kini terasa jauh dari kenyataan di lapangan. Bagaimana mungkin disebut maju, sementara di wilayah Kecamatan Merbau Mataram sendiri akses dasar kehidupan warga masih sangat memprihatinkan?

Jembatan penghubung antar desa putus total, memaksa anak sekolah dan warga menyeberang dasar sungai berisiko bahaya.

Jalan-jalan utama hancur lebur, bebatuan tajam dan kubangan dalam menjadi pemandangan sehari-hari yang menyedihkan. Kendaraan sulit lewat, mobilitas terhambat, dan risiko kecelakaan senantiasa mengintai.

Karena tak kunjung tertangani oleh pemerintah, warga terpaksa bergerak sendiri.

Tanpa ada paksaan, namun didesak kebutuhan mendesak akan akses yang layak, masyarakat akhirnya harus mengeluarkan uang pribadi, bergotong royong dan mengumpulkan iuran/swadaya demi menambal jalan yang rusak.

“Ini urat nadi kehidupan kami. Jika pemerintah bangga menyuarakan kemajuan, cobalah turun dan lihat kondisi jalan serta jembatan di sini.

Jangan hanya bicara indah di atas panggung, sementara rakyat harus menanggung risiko dan keluar uang sendiri demi akses yang seharusnya menjadi hak kami,” ujar warga dengan nada kecewa.

Terkait hal ini, Camat Merbau Mataram Ricky Randa Belpama memberikan penjelasannya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon:

“Semua jalan sudah kami usulkan, Pemerintah Kecamatan sudah mendatangi dan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah,” tutur Ricky Randa.

Kemajuan tak bisa hanya berupa slogan semata. Kemajuan adalah ketika setiap warga, di desa mana pun, bisa berjalan aman, anak-anak bisa bersekolah tanpa menyeberang sungai berbahaya, dan jalan yang layak bukan lagi menjadi kemewahan.

Kami tunggu bukti nyata, bukan sekadar janji manis.

Redaksi : MelintingNews
Sumber : Masyarakat, Camat Merbau Mataram
Penulis : Sholeh MTV

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel melintingnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MAS TEGUH WIYONO (MTW) Kader Muda PDI Perjuangan, Wajah Baru, Semangat Baru, Harapan Baru untuk Ponorogo
DLH Provinsi Lampung Pasang Plang Peringatan di Lahan Tebu Terbakar MKSO Bunga Mayang, Lampung Utara
KERESAHAN WARGA MENGEMUKA: Mas Teguh Wiyono Menanggapi Eksplorasi Geothermal Ngebel di Desa Gondowido, Kecamatan Ngebel, Ponorogo Warga Berharap Pemerintah Membuka Ruang Dialog dan Menjamin Kelestarian Lingkungan
MAS TEGUH WIYONO TANGGAPI PROYEK PLTP NGEBEL PONOROGO Dukung Kemajuan Energi, Keselamatan Warga dan Kelestarian Alam Harus Menjadi Prioritas
Kang Teguh Wiyono: Dari Pesantren untuk Ponorogo, Santri Berprestasi Menuju Kursi Wakil Bupati PAW 2026
AWPI Lampung Selatan Desak PLN Sidomulyo Transparan, Hak Pelanggan Jangan Diabaikan
Mas Teguh Wiyono Bersama Biyung Yuli dan Mbah Pur Diskusi Hangat dengan Plt Bupati Ponorogo
Mbah Pur Warok Gendeng Panjatkan Doa untuk Mas Teguh Wiyono, Berharap Menjadi Wakil Bupati Ponorogo
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:48 WIB

MAS TEGUH WIYONO (MTW) Kader Muda PDI Perjuangan, Wajah Baru, Semangat Baru, Harapan Baru untuk Ponorogo

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:00 WIB

DLH Provinsi Lampung Pasang Plang Peringatan di Lahan Tebu Terbakar MKSO Bunga Mayang, Lampung Utara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:07 WIB

KERESAHAN WARGA MENGEMUKA: Mas Teguh Wiyono Menanggapi Eksplorasi Geothermal Ngebel di Desa Gondowido, Kecamatan Ngebel, Ponorogo Warga Berharap Pemerintah Membuka Ruang Dialog dan Menjamin Kelestarian Lingkungan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:10 WIB

MAS TEGUH WIYONO TANGGAPI PROYEK PLTP NGEBEL PONOROGO Dukung Kemajuan Energi, Keselamatan Warga dan Kelestarian Alam Harus Menjadi Prioritas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:39 WIB

Kang Teguh Wiyono: Dari Pesantren untuk Ponorogo, Santri Berprestasi Menuju Kursi Wakil Bupati PAW 2026

Berita Terbaru

HUKUM / KRIMINAL

Bermodus Ambil Barang Mobil Maxim Menggelapkan Barang.

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:55 WIB