Lansia Tenggelam Saat Menyeberang Sungai di Tulang Bawang, Ditemukan Meninggal Dunia

- Penulis

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulang Bawang|Melintingnews.com  — Seorang warga lanjut usia bernama Jumadi (75) ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan tenggelam akibat perahu yang ditumpanginya terbalik di Perairan Sungai Gedung Meneng, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung. Korban ditemukan tim SAR gabungan pada Minggu (10/5) dini hari setelah dilakukan pencarian intensif di sekitar lokasi kejadian.

 

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Jumat (8/5) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu korban bersama dua rekannya menyeberangi sungai menggunakan perahu. Namun di tengah perjalanan, cuaca buruk disertai angin kencang menyebabkan perahu terbalik dan seluruh penumpang tercebur ke sungai.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dua korban lainnya, yakni Bambang Suhendi (55) dan Paidi (51), berhasil menyelamatkan diri. Sementara Jumadi hilang terbawa arus. Informasi kejadian kemudian dilaporkan warga kepada personel Polairud Dente Teladas dan diteruskan ke Pos SAR Tulang Bawang serta Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung.

 

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung melalui Komandan Pos SAR Tulang Bawang Zian Fajri mengatakan tim rescue langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian setelah menerima laporan. Tim SAR gabungan yang terdiri dari Pos SAR Tulang Bawang, Polairud Dente Teladas, TNI AL, dan KPLP melakukan asesmen serta pemantauan visual di sekitar lokasi kejadian meski terkendala hujan deras, akses jalan rusak, dan jaringan komunikasi yang terbatas.

Baca Juga:  Operasi SAR Hari Ketujuh, Korban Terseret Arus Sungai di Pringsewu Dinyatakan Hilang

 

“Korban berhasil ditemukan pada Minggu dini hari sekitar pukul 02.45 WIB di sekitar lokasi kejadian dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” ujarnya.

 

Dalam operasi tersebut, tim SAR menggunakan sejumlah peralatan, di antaranya perahu karet bermotor, Aqua Eye, Underwater Search Device (UWSD), perlengkapan selam, serta perangkat komunikasi lapangan. Setelah korban ditemukan, operasi SAR resmi dihentikan dan dinyatakan selesai serta seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing.

 

Basarnas Lampung mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di perairan, terutama ketika kondisi cuaca tidak mendukung, serta memastikan penggunaan alat keselamatan guna meminimalisasi risiko kecelakaan air. (***)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel melintingnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Setelah Tujuh Hari Penyisiran Menyeluruh, Operasi SAR Korban Jatuh dari KMP Batumandi Resmi Dihentikan
Hari Kedua Pencarian, Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Korban Tenggelam di Lampung Utara
Basarnas Lampung Beserta Tim SAR Gabungan Evakuasi 109 Warga Terdampak Banjir di Bandar Lampung
Operasi SAR Hari Ketujuh, Korban Terseret Arus Sungai di Pringsewu Dinyatakan Hilang
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:33 WIB

Setelah Tujuh Hari Penyisiran Menyeluruh, Operasi SAR Korban Jatuh dari KMP Batumandi Resmi Dihentikan

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:11 WIB

Lansia Tenggelam Saat Menyeberang Sungai di Tulang Bawang, Ditemukan Meninggal Dunia

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:15 WIB

Hari Kedua Pencarian, Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Korban Tenggelam di Lampung Utara

Rabu, 15 April 2026 - 11:43 WIB

Basarnas Lampung Beserta Tim SAR Gabungan Evakuasi 109 Warga Terdampak Banjir di Bandar Lampung

Minggu, 12 April 2026 - 08:16 WIB

Operasi SAR Hari Ketujuh, Korban Terseret Arus Sungai di Pringsewu Dinyatakan Hilang

Berita Terbaru