HEBOH…! Beredar Luas di Media Sosial, Pemkab Cilacap Temukan Sekitar 100 Titik Dapur MBG Diduga Fiktif

- Penulis

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CILACAP – MelintingNews 23 Juni 2026. Isu terkait adanya titik dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis yang tidak nyata, kini beredar luas di kalangan masyarakat dan media sosial. Hal ini pun dibenarkan resmi oleh Pemerintah Kabupaten Cilacap setelah dilakukan pengecekan menyeluruh.

 

Berdasarkan hasil verifikasi bersama Badan Gizi Nasional terhadap lebih dari 300 titik yang terdaftar, terungkap sekitar 100 lokasi tercatat dalam sistem namun tidak ada bangunan maupun fasilitas secara fisik. Bahkan alamat yang tercantum justru berada di tempat yang tidak mungkin digunakan sebagai tempat pengolahan makanan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Plt. Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, menjelaskan hasil penelusuran langsung ke lapangan.

“Kami pendataan ulang bersama tim pusat. Ditemukan titik terdaftar tapi tidak ada secara nyata atau berada di lokasi yang tidak memungkinkan — ada di tengah hutan, persawahan, hingga kawasan pemakaman. Secara teknis dan logistik hal ini tidak rasional,” ujarnya Senin (22/6/2026).

Baca Juga:  Jangan Bicara Soal Kejagung!” Pesan BOD PSMI Picu Kecurigaan: Fakta Apa yang Hendak Ditutup?

 

Temuan ini sekaligus menguatkan kabar yang sudah lama beredar: adanya praktik pendaftaran palsu serta jual‑beli kuota titik pelayanan.

 

“Benar isu yang terdengar di masyarakat itu nyata, ada titik fiktif dan perdagangan kuota, terbukti lewat pemeriksaan administrasi dan fisik,” tegasnya.

 

Sebagai langkah perbaikan segera, Pemkab menutup sementara akses pendaftaran baru agar tidak makin banyak kejanggalan yang terjadi. Seluruh titik yang terbukti tidak sah akan dihapus dari daftar resmi. Nanti pendaftaran baru dibuka kembali hanya setelah data bersih dan dilengkapi aturan verifikasi lapangan yang jauh lebih ketat.

 

“Portal ditutup dulu, titik fiktif dihapus, baru dilanjutkan kembali dengan tata kelola yang lebih terjamin,” tambahnya.

 

Redaksi: MelintingNews

Sumber: Berita dan data lapangan, informasi yang beredar di ruang publik

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel melintingnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bermodus Ambil Barang Mobil Maxim Menggelapkan Barang.
AGP Korban Pelecehan, Pencabulan dan atau Percobaan Pemerkosaan Pelaku Bernama Sukis Engan Beritikad Baik, Merasa kebal hukum.
Prof. Yogi Saputro Hadiri Pernikahan Putri Ketum Militan Gibran 08, Sambut Langsung Jokowi dan Wapres Gibran
Somasi Rp100 Juta Salah Sasaran: Wilson Lalengke Desak Polisi Usut Dugaan Pemerasan oleh Advokat Kamal Sugandi
Ketika Korban Penganiayaan Disomasi oleh Advokat Terduga Penganiaya, Apa Kata Dunia?
Bayang Bayang ” Borgol ” Jilid 2, Oknum Mengaku Itu Pekerjaan Kami Datangi Rumah Wartawan (IF) Paksa Cabut Berita “Semua Pihak Bungkam”
HmI Cabang (p) Lampung Tengah :Turunkan Foto Wapres Disetiap Dinding Intelektual
MESKI ADA KESEPAKATAN DAMAI, DUGAAN PEMUKULAN CREW MUSIK DI MANGGARAI BELUM SERTA-MERTA GUGUR, KONSULTAN HUKUM FESBIAN FAJRIN SIAP TEMPUH JALUR ETIK DAN LAPOR KE PIMPINAN PARTAI
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Bermodus Ambil Barang Mobil Maxim Menggelapkan Barang.

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:58 WIB

AGP Korban Pelecehan, Pencabulan dan atau Percobaan Pemerkosaan Pelaku Bernama Sukis Engan Beritikad Baik, Merasa kebal hukum.

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Prof. Yogi Saputro Hadiri Pernikahan Putri Ketum Militan Gibran 08, Sambut Langsung Jokowi dan Wapres Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Somasi Rp100 Juta Salah Sasaran: Wilson Lalengke Desak Polisi Usut Dugaan Pemerasan oleh Advokat Kamal Sugandi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:47 WIB

Ketika Korban Penganiayaan Disomasi oleh Advokat Terduga Penganiaya, Apa Kata Dunia?

Berita Terbaru