Presiden Prabowo Tegaskan Penegakan Hukum dan Kekuatan Yudikatif adalah Kunci ‘Survival’ Bangsa

- Penulis

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA|Melintingnews.com   – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmen fundamental pemerintah dalam memperkuat institusi yudikatif serta menjalankan penegakan hukum tanpa kompromi. Langkah ini diambil guna memproteksi kekayaan negara dan menjamin kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Kepala Negara dalam sambutannya pada acara Penyerahan Denda Administratif dan Lahan Kawasan Hutan yang berlangsung di Kompleks Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Rabu (13/05/2026).

Penyelamatan Aset sebagai Upaya Bertahan Hidup

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presiden Prabowo menekankan bahwa pengendalian kekayaan negara merupakan syarat mutlak untuk memperbaiki sendi-sendi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ia menyebut upaya ini bukan sekadar tugas administratif, melainkan sebuah misi penyelamatan bangsa.

“Ini adalah masalah survival. 287 juta rakyat Indonesia tidak mungkin hidup sejahtera jika kekayaan negaranya terus diambil setiap hari, setiap minggu, dan setiap bulan,” tegas Presiden.

Meskipun mengapresiasi capaian Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) dalam menyelamatkan aset negara, Presiden mengingatkan bahwa tantangan di depan masih sangat besar. Ia menginstruksikan jajarannya untuk terus mengejar potensi ribuan triliun rupiah yang masih belum kembali ke pangkuan negara.

Reformasi Yudikatif: Integritas dan Kesejahteraan

Baca Juga:  Ketum FRIC H. Dian Surahman: Toleransi Adalah Pilar Utama Persatuan Bangsa, Tidak Boleh Ditawar

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara menyoroti penguatan sektor yudikatif sebagai pilar utama keadilan. Presiden Prabowo menggarisbawahi dua poin krusial dalam membangun sistem peradilan yang bersih:

Independensi Melalui Kesejahteraan: Presiden menegaskan komitmennya untuk meningkatkan penghasilan para hakim guna memastikan mereka memiliki imunitas terhadap praktik suap.

Seleksi Ketat: Memastikan proses rekrutmen insan peradilan dilakukan dengan standar integritas tertinggi.

“Saya yakin masalah korupsi dan ketidakadilan harus diselesaikan di tingkat yudikatif. Karena itu, hakim-hakim kita harus dihormati dan diberikan penghasilan yang cukup supaya tidak bisa disogok,” ujarnya.

Pesan Tegas bagi Insan Peradilan

Menutup sambutannya, Presiden memberikan pesan kuat kepada Ketua Mahkamah Agung dan seluruh hakim di Indonesia. Ia mengingatkan bahwa rakyat adalah pengawas tertinggi atas setiap putusan yang diketuk di meja hijau.

“Hakim-hakim, ingat, putusanmu akan dinilai oleh rakyat. Masyarakat kita sudah tidak bodoh; mereka akan merasakan jika ada ketidakadilan. Kita harus menjadikan yudikatif sebagai tempat rakyat mendapatkan keadilan yang nyata,” pungkas Presiden Prabowo.

Dengan penegakan hukum yang konsisten, Presiden optimis NKRI akan bangkit menjadi bangsa yang lebih hebat dan disegani di kancah global.(*)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel melintingnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketum FRIC : Wartawan Harus Berjiwa Intelejen Negara , FRIC Siap Mencerdaskan Kehidupan Berbangsa Bernegara dan Wujudkan Persatuan Dan Kesatuan
Kapolri Buka Judo Cup: Tanamkan Nilai Sportivitas hingga Persiapkan SDM Tangguh
Gaza Memanas! Militer Israel Intersept Kapal Kemanusiaan, Nyawa Delegasi dan Jurnalis Indonesia Kini Terancam di Mediterania
Kapolri Pimpin Pelantikan dan Sertijab Sejumlah PJU Mabes Polri dan Kapolda
Kapolri Sampaikan Aspirasi Petani ke Presiden Prabowo
Majelis Pers: Apakah UU No.40 Thn 1999 tentang Pers Masih Berfungsi Sebagai pedoman Payung Hukum bagi umat Pers?
Wujudkan Keadilan Ekonomi, Presiden Prabowo Instruksikan Bunga Kredit PNM Mekaar Turun di Bawah 9 Persen
Jajaran Redaksi Fast Respon Indonesia Center (FRIC) Ucapkan Selamat atas Kenaikan Pangkat Komjen Pol. Asep Edi Suheri
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:55 WIB

Ketum FRIC : Wartawan Harus Berjiwa Intelejen Negara , FRIC Siap Mencerdaskan Kehidupan Berbangsa Bernegara dan Wujudkan Persatuan Dan Kesatuan

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:09 WIB

Kapolri Buka Judo Cup: Tanamkan Nilai Sportivitas hingga Persiapkan SDM Tangguh

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:41 WIB

Gaza Memanas! Militer Israel Intersept Kapal Kemanusiaan, Nyawa Delegasi dan Jurnalis Indonesia Kini Terancam di Mediterania

Senin, 18 Mei 2026 - 12:14 WIB

Kapolri Pimpin Pelantikan dan Sertijab Sejumlah PJU Mabes Polri dan Kapolda

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:07 WIB

Kapolri Sampaikan Aspirasi Petani ke Presiden Prabowo

Berita Terbaru