KEJARI Bandar Lampung Jangan Obral Janji : Tuntaskan Dugaan Korupsi Disdikbud 2024, Integritas Sedang Dipertaruhkan

- Penulis

Minggu, 2 Agustus 2026 - 07:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG – MelintingNews, 1 Agustus 2026 — Pernyataan Kejari Bandar Lampung yang menyatakan penyelidikan dugaan korupsi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan TA 2024 masih berjalan justru memicu pertanyaan tajam. Laporan telah disampaikan sejak Juni 2025 ke Kejari, Oktober 2025 ditingkatkan ke Kejati Lampung, hingga Mei 2026 dilaporkan ke Jaksa Agung RI dan Jampidsus. Namun hingga kini belum tampak hasil nyata.

 

Rakyat tentu menyambut baik jika Kejari benar-benar bekerja. Namun yang dikhawatirkan: jangan sekadar memberi harapan palsu. Yang dibutuhkan masyarakat adalah kepastian hukum, bukan pernyataan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Pengaduan mengacu langsung pada temuan BPK RI Perwakilan Lampung, meliputi: dugaan penyimpangan pengadaan perlengkapan peserta didik, ketidaksesuaian proses pengadaan, kekurangan volume pekerjaan fisik sekolah, dugaan mark-up pembelian buku Dana BOS TA 2024, serta potensi kerugian keuangan negara yang perlu dihitung auditor berwenang.

 

Publik juga mempertanyakan independensi penanganan perkara, mengingat Kejati Lampung maupun Kejari Bandar Lampung menerima hibah pembangunan gedung dari Pemerintah Kota Bandar Lampung. Kejaksaan wajib membuktikan profesionalisme dan kemandiriannya — hibah tidak boleh mengaburkan penegakan hukum.

Baca Juga:  Laporan masuk ke Kejati Lampung,LSM MAJAS : Proses hukum oknum oknum bermasalah di bandar Lampung!

 

Saat ini integritas Kejaksaan sedang diuji. Jika alat bukti sudah cukup, segera tingkatkan status perkara. Jangan biarkan laporan bertahun-tahun berhenti di tempat. Penegakan hukum harus memberi kepastian, bukan kebingungan. Banyak pengaduan justru baru tergerak setelah dilaporkan ke tingkat tertinggi — ini menjadi evaluasi serius. Diperlukan pula supervisi Jampidsus guna menjamin proses berjalan objektif dan transparan.

 

Dugaan penyimpangan tersebut dapat dikaitkan dengan UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi serta peraturan perundang-undangan terkait keuangan negara. Semua wajib dibuktikan melalui proses hukum yang sah dan transparan.

 

Masyarakat berharap Kejari Bandar Lampung segera memberikan kepastian hukum. Jangan biarkan kepercayaan rakyat luntur karena lambatnya langkah penegak hukum. Tunjukkan bahwa integritas masih berdiri tegak.

 

 

Laporan ini disampaikan oleh LSM PRO RAKYAT, yang diwakili oleh Ketua Umum Aqrobin A.M. dan Sekretaris Umum Johan Alamsyah, dalam keterangan pers di Bandar Lampung, Sabtu (1/8/2026).

 

 

 

Redaksi: MelintingNews

Sumber: LSM PRO RAKYAT

Bandar Lampung, 1 Agustus 2026

 

 

Penulis & Editor : Sholeh

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel melintingnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JPU Ajukan Banding atas Vonis 6 Tahun Penjara dalam Kasus Pembunuhan Fajar Aries Saputra
PENYIDIK KEJATI JABAR TAHAN PARA TERSANGKA KASUS KORUPSI TUNJANGAN PERUMAHAN DAN TRANSPORTASI DPRD KABUPATEN INDRAMAYU TAHUN 2022–2025
Keluarga Fajar Aries Saputra Kecewa, Vonis Ansori 6 Tahun Penjara Dinilai Jauh dari Rasa Keadilan
DPC PWDPI Bandar Lampung Tetap Mengawal Kasus Dugaan Dana Hibah Tahun 2019 Wilayah Pesisir Barat
Laporan masuk ke Kejati Lampung,LSM MAJAS : Proses hukum oknum oknum bermasalah di bandar Lampung!
Amuk Petani Sawit di PN Gunung Sugih, DPW Laskar NKRI Desak Vonis Maksimal Sindikat “Ninja Sawit”
KAJATI JABAR LAKUKAN KUNJUNGAN KERJA KE KEJARI CIMAHI DAN KOTA BANDUNG
Mantan Kades Hara Banjar Manis Resmi Ditahan, Warga Lewat Tokoh Masyarakat Tegaskan Kawal Hukum Sampai Tuntas
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:47 WIB

JPU Ajukan Banding atas Vonis 6 Tahun Penjara dalam Kasus Pembunuhan Fajar Aries Saputra

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:09 WIB

PENYIDIK KEJATI JABAR TAHAN PARA TERSANGKA KASUS KORUPSI TUNJANGAN PERUMAHAN DAN TRANSPORTASI DPRD KABUPATEN INDRAMAYU TAHUN 2022–2025

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:44 WIB

Keluarga Fajar Aries Saputra Kecewa, Vonis Ansori 6 Tahun Penjara Dinilai Jauh dari Rasa Keadilan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:20 WIB

DPC PWDPI Bandar Lampung Tetap Mengawal Kasus Dugaan Dana Hibah Tahun 2019 Wilayah Pesisir Barat

Jumat, 11 September 2026 - 21:08 WIB

Laporan masuk ke Kejati Lampung,LSM MAJAS : Proses hukum oknum oknum bermasalah di bandar Lampung!

Berita Terbaru

HUKUM / KRIMINAL

Bermodus Ambil Barang Mobil Maxim Menggelapkan Barang.

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:55 WIB