Gaza Memanas! Militer Israel Intersept Kapal Kemanusiaan, Nyawa Delegasi dan Jurnalis Indonesia Kini Terancam di Mediterania

- Penulis

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA|Melintingnews.com 19 MEI 2026 – Situasi di Laut Mediterania dilaporkan memasuki fase kritis setelah militer Israel mulai melakukan intersepsi terhadap armada kemanusiaan internasional, Global Sumud Flotila, yang sedang berlayar menuju Gaza. Dari total 54 kapal yang bertolak dari Albacros Marmaris, Turki, sejumlah kapal kini dalam pengawasan ketat dan mulai dicegat saat memasuki “Zona Kuning”. Di dalam manifes kapal-kapal tersebut, terdapat puluhan delegasi kemanusiaan dan jurnalis senior dari berbagai media nasional Indonesia.

Kondisi “Siaga 1” ini dikonfirmasi langsung oleh Crisis Center Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) dalam konferensi pers darurat yang digelar di Gedung Filantropi Dompet Dhuafa, Jakarta, Senin (18/5) malam.

“Sekitar jam dua siang kemarin (18/5), Kapal Tabariyya telah mendapat intercepted dari militer Israel. Ini adalah alarm keras dan kondisi Siaga 1 bagi seluruh relawan kemanusiaan dunia,” tegas Koordinator Dewan Pengarah GPCI, Maimon Herawati.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehadiran Delegasi Indonesia di Garis Depan

Berdasarkan data GPCI, sejumlah warga negara Indonesia (WNI) berada langsung di dalam rombongan kapal yang kini di bawah bayang-bayang moncong senjata militer Israel. Mereka merupakan representasi dari lembaga kemanusiaan terkemuka dan jurnalis media nasional, antara lain:

Lembaga Kemanusiaan: Dompet Dhuafa, Rumah Zakat, Spirit of Aqsa, dan SMART 171.

Media Nasional: Republika, Tempo, dan iNews TV.

Baca Juga:  Wujudkan Keadilan Ekonomi, Presiden Prabowo Instruksikan Bunga Kredit PNM Mekaar Turun di Bawah 9 Persen

Dari atas Kapal Beit Hanun (Zefiro), Herman Budianto Sudarsono, salah satu relawan Indonesia yang berada di lokasi, melaporkan bahwa kapal perang Israel sempat mendekati armada mereka. Kendati diteror secara psikologis, mental para relawan tidak surut.

Kami akan teruskan perjalanan. Apa yang kami rasakan di laut ini belum seberapa dibanding penderitaan saudara-saudara kita di Gaza. Kami tetap tersenyum di mana pun berada,” ungkap Herman lewat pesan langsung dari laut lepas.

Desakan untuk Elit Publik: Israel Tabrak Hukum Internasional, Negara Harus Hadir!

Tindakan provokatif militer Israel ini memicu kecaman keras dari dalam negeri. Anggota Dewan Pengarah GPCI, Irvan Nugraha, menyatakan bahwa manuver Israel adalah pelanggaran telanjang terhadap Hukum Humaniter Internasional.

Misi ini murni misi sipil dan kemanusiaan universal. Cegatan bersenjata terhadap kapal pembawa bantuan logistik adalah ancaman nyata terhadap keselamatan warga negara kita yang sedang menjalankan tugas mulia. Ini tidak bisa dibiarkan,” kata Irvan.

Menyikapi eskalasi yang kian berbahaya, GPCI mendesak para elit publik, khususnya Kementerian Luar Negeri RI, untuk mengambil langkah diplomatik ofensif. GPCI sendiri telah menyiapkan jalur koordinasi darurat dengan KBRI dan KJRI di wilayah sekitar Mediterania sebagai antisipasi jika terjadi skenario terburuk, seperti penyergapan, blokade total, atau penahanan sepihak oleh otoritas Israel.(Tim).

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel melintingnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketum FRIC : Wartawan Harus Berjiwa Intelejen Negara , FRIC Siap Mencerdaskan Kehidupan Berbangsa Bernegara dan Wujudkan Persatuan Dan Kesatuan
Kapolri Buka Judo Cup: Tanamkan Nilai Sportivitas hingga Persiapkan SDM Tangguh
Kapolri Pimpin Pelantikan dan Sertijab Sejumlah PJU Mabes Polri dan Kapolda
Kapolri Sampaikan Aspirasi Petani ke Presiden Prabowo
Majelis Pers: Apakah UU No.40 Thn 1999 tentang Pers Masih Berfungsi Sebagai pedoman Payung Hukum bagi umat Pers?
Presiden Prabowo Tegaskan Penegakan Hukum dan Kekuatan Yudikatif adalah Kunci ‘Survival’ Bangsa
Wujudkan Keadilan Ekonomi, Presiden Prabowo Instruksikan Bunga Kredit PNM Mekaar Turun di Bawah 9 Persen
Jajaran Redaksi Fast Respon Indonesia Center (FRIC) Ucapkan Selamat atas Kenaikan Pangkat Komjen Pol. Asep Edi Suheri
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:55 WIB

Ketum FRIC : Wartawan Harus Berjiwa Intelejen Negara , FRIC Siap Mencerdaskan Kehidupan Berbangsa Bernegara dan Wujudkan Persatuan Dan Kesatuan

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:09 WIB

Kapolri Buka Judo Cup: Tanamkan Nilai Sportivitas hingga Persiapkan SDM Tangguh

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:41 WIB

Gaza Memanas! Militer Israel Intersept Kapal Kemanusiaan, Nyawa Delegasi dan Jurnalis Indonesia Kini Terancam di Mediterania

Senin, 18 Mei 2026 - 12:14 WIB

Kapolri Pimpin Pelantikan dan Sertijab Sejumlah PJU Mabes Polri dan Kapolda

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:07 WIB

Kapolri Sampaikan Aspirasi Petani ke Presiden Prabowo

Berita Terbaru