Tim SAR Gabungan Temukan Nelayan yang Hilang di Perairan Labuhan Jukung dalam Kondisi Meninggal Dunia

- Penulis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESISIR BARAT / MELINTING NEWS – Tim SAR gabungan berhasil menemukan Sahroni (45), nelayan yang dilaporkan hilang setelah mengalami man over board (MOB) atau terjatuh dari kapal di perairan Labuhan Jukung, Pekon Kampung Jawa, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung. Korban ditemukan pada Kamis (22/10/2026) dini hari dalam kondisi meninggal dunia.

 

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung, yang diwakili oleh Komandan Unit Siaga SAR Pesisir Barat Ari Wiranata, melalui keterangan resminya menyampaikan bahwa korban ditemukan setelah Tim SAR gabungan melaksanakan operasi pencarian selama tiga hari, sejak laporan kejadian diterima.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Pada Kamis (22/10/2026) sekitar pukul 00.05 WIB, Tim SAR gabungan menerima informasi dari nelayan setempat yang melihat keberadaan korban. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim segera bergerak menuju lokasi yang dimaksud.

 

“Sekitar pukul 00.10 WIB, korban berhasil ditemukan pada koordinat 5°11’30.97” LS dan 103°54’43.16” BT, atau sekitar 3 mil laut arah barat laut dari lokasi kejadian yang diperkirakan. Selanjutnya korban langsung dievakuasi oleh Tim SAR gabungan dan dibawa menuju RSUD KH M. Thohir Krui untuk penanganan lebih lanjut.”, ujar Ari.

 

Operasi pencarian tersebut telah berlangsung sejak tiga hari sebelumnya. Pada hari kedua dan ketiga operasi, Selasa (20/10/2026) dan Rabu (21/10/2026), Tim SAR gabungan mengerahkan personel untuk melakukan penyisiran di sejumlah area perairan dengan membagi tim menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU).

Baca Juga:  Operasi SAR Hari Ketujuh, Korban Terseret Arus Sungai di Pringsewu Dinyatakan Hilang

 

Pencarian dilakukan melalui penyisiran perairan berdasarkan perhitungan SAR Map Prediction, pemantauan visual, penggunaan drone, serta penyampaian informasi kepada nelayan setempat agar turut membantu memantau keberadaan korban.

 

Namun, upaya pencarian pada kedua hari tersebut belum membuahkan hasil. Operasi menghadapi kendala berupa gelombang tinggi dan angin kencang yang memengaruhi pelaksanaan penyisiran di laut. Berdasarkan informasi cuaca dalam laporan operasi, tinggi gelombang pada hari ketiga mencapai 1,5–2,5 meter.

 

Operasi ini melibatkan berbagai unsur, yakni Tim Rescue Unit Siaga SAR Pesisir Barat, BPBD Kabupaten Pesisir Barat, Ditpolairud Polda Lampung, Satpolairud Polres Pesisir Barat, Koramil Pesisir Tengah, Polsek Pesisir Tengah, Puskesmas Pesisir Barat, serta masyarakat dan nelayan setempat.

 

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dihentikan dan dinyatakan selesai. Seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.

 

Basarnas Lampung menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan, masyarakat, dan nelayan yang telah berpartisipasi dalam proses pencarian. Sinergi seluruh pihak menjadi bagian penting dalam pelaksanaan operasi kemanusiaan, terutama di tengah kondisi perairan yang menantang. (AR).

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel melintingnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim SAR Gabungan Evakuasi 460 Orang saat KMP Batu Mandi Terbakar di Pelabuhan Merak
KMP BATU MANDI TERBAKAR DI ALUR MASUK PELABUHAN MERAK, TIM SAR GABUNGAN DITERJUNKAN
Tim SAR Gabungan Cari Nelayan yang Diduga Tenggelam di Perairan Labuhan Jukung
Tim SAR Gabungan Cari Pria yang Diduga Melompat ke Laut di Pelabuhan Bakauheni
Basarnas Lampung Kerahkan Tim Rescue Tangani Kecelakaan Beruntun di Tulang Bawang, 2 Orang Meninggal Dunia
Tim SAR Gabungan Temukan Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur dalam Kondisi Meninggal Dunia
JENAZAH YANG DITEMUKAN DI PULAU ENGGANO TERIDENTIFIKASI SEBAGAI ABK SPEEDBOAT ARUPADATU 1
GUNUNG ANAK KRAKATAU TURUN KE LEVEL II — WASPADA, BPBD LAMPUNG SELATAN MINTA WARGA TETAP TENANG, JANGAN TERMAKAN BERITA HOAX!
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Tim SAR Gabungan Temukan Nelayan yang Hilang di Perairan Labuhan Jukung dalam Kondisi Meninggal Dunia

Rabu, 21 Oktober 2026 - 02:24 WIB

Tim SAR Gabungan Evakuasi 460 Orang saat KMP Batu Mandi Terbakar di Pelabuhan Merak

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:14 WIB

KMP BATU MANDI TERBAKAR DI ALUR MASUK PELABUHAN MERAK, TIM SAR GABUNGAN DITERJUNKAN

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Tim SAR Gabungan Cari Nelayan yang Diduga Tenggelam di Perairan Labuhan Jukung

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:40 WIB

Tim SAR Gabungan Cari Pria yang Diduga Melompat ke Laut di Pelabuhan Bakauheni

Berita Terbaru

HUKUM / KRIMINAL

Bermodus Ambil Barang Mobil Maxim Menggelapkan Barang.

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:55 WIB