GUNUNG ANAK KRAKATAU TURUN KE LEVEL II — WASPADA, BPBD LAMPUNG SELATAN MINTA WARGA TETAP TENANG, JANGAN TERMAKAN BERITA HOAX!

- Penulis

Selasa, 22 September 2026 - 19:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KALIANDA, LAMPUNG SELATAN — MelintingNews, 22 SEPTEMBER 2026 — Kabar yang melegakan akhirnya datang! Badan Geologi Kementerian ESDM secara resmi menurunkan status aktivitas Gunung Api Anak Krakatau dari Level III (Siaga) menjadi Level II (Waspada), terhitung mulai Senin, 21 September 2026 pukul 18.30 WIB.

 

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penurunan ini berdasarkan analisis data kegempaan, deformasi, dan pengamatan visual yang menunjukkan penurunan aktivitas yang signifikan sejak 20 September 2026.

 

 

 

📉 AKTIVITAS MENURUN — TETAPI BUKAN BERARTI LENGAH

 

Gunung Anak Krakatau sebelumnya dinaikkan ke Level III sejak 2 Juli 2026, tercatat mengalami 224 kali erupsi hingga awal September.

 

 

Puncak aktivitas terjadi 4–6 September. Namun sejak 20 September, data menunjukkan penurunan nyata — kegempaan berkurang, deformasi menunjukkan deflasi, dan tremor melemah.

 

Kepala Pelaksana BPBD Lampung Selatan, Maturidi, S.H., menyambut baik penurunan ini namun menegaskan:

 

“Ini kabar yang menenangkan, tapi bukan alasan untuk lengah. Tetap waspada, ikuti arahan resmi, dan jangan mudah percaya isu bohong soal tsunami yang tidak ada dasarnya,” ujar beliau.

 

 

 

📏 RADIUS AMAN 2 KM — DILARANG MASUK!

 

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD, Erwan Fatriansyah, S.E., M.M., memaparkan aturan jelas:

Baca Juga:  Helikopter HR-3604 Tiba di Pantai Carita, Perkuat Dukungan Udara Operasi SAR H.5

 

“Pada Level II ini, dilarang keras mendekat atau beraktivitas dalam radius 2 km dari pusat kawah. Bahaya yang diwaspadai: lontaran batu pijar dan hujan abu lebat jika terjadi erupsi lokal.”

 

Terkait kekhawatiran tsunami, Erwan menegaskan:

 

“Tidak ada indikasi ke arah itu. Masyarakat pesisir boleh beraktivitas seperti biasa, tetap tenang, dan jangan terpancing isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.”

 

 

 

IMB AUAN RESMI BPBD LAMPUNG SELATAN:

 

1. Tetap waspada, bukan takut — beraktivitas normal, hindari zona 2 km dari kawah

 

2. Tolak isu tsunami tanpa bukti — pantau hanya dari sumber resmi

 

3. Sumber informasi terpercaya: aplikasi/website Magma Indonesia (magma.esdm.go.id), media sosial Badan Geologi, atau Pusdalops BPBD Lampung Selatan

 

4. Bersama Pos Pengamatan di Kalianda dan Pasauran, pemantauan berjalan 24 jam

 

 

 

Tenang, waspada, dan saling ingatkan. Penurunan status bukan berarti hilang bahaya — tapi juga bukan alasan untuk panik tanpa sebab!

 

 

 

 

 

 

REDAKSI: MelintingNews

 

SUMBER: BPBD Lampung Selatan — Maturidi, S.H. & Erwan Fatriansyah, S.E., M.M.

 

 

 

Penulis : Sholeh

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel melintingnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPBD LAMPUNG SELATAN TURUT BANTU CARI ROMBONGAN JURNALIS HILANG”!
UAR Lampung Kerahkan Tim Elit Bantu Basarnas Cari Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda
Pemberangkatan Tim UAR Lampung Perkuat Tim SAR Gabungan, Tiga Rescuer UAR Lampung Diterjunkan ke Pelabuhan Panjang Cari Jurnalis Hilang
HARI KEENAM, TIM SAR GABUNGAN PERLUAS PENCARIAN DELAPAN PENUMPANG SPEED BOAT HILANG KONTAK DI SELAT SUNDA
Helikopter HR-3604 Tiba di Pantai Carita, Perkuat Dukungan Udara Operasi SAR H.5
Anggota Polri yang Jatuh dari Kapal Ditemukan Meninggal di Sungai Mesuji
ANGGOTA POLRI DIDUGA JATUH DARI KAPAL, TIM SAR PERLUAS PENCARIAN DI SUNGAI MESUJI
Operasi SAR H.3, Tim Gabungan Perluas Pencarian Speed Boat Hilang Kontak di Selat Sunda
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 19:58 WIB

GUNUNG ANAK KRAKATAU TURUN KE LEVEL II — WASPADA, BPBD LAMPUNG SELATAN MINTA WARGA TETAP TENANG, JANGAN TERMAKAN BERITA HOAX!

Senin, 14 September 2026 - 17:09 WIB

BPBD LAMPUNG SELATAN TURUT BANTU CARI ROMBONGAN JURNALIS HILANG”!

Senin, 14 September 2026 - 14:18 WIB

UAR Lampung Kerahkan Tim Elit Bantu Basarnas Cari Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Senin, 14 September 2026 - 09:04 WIB

Pemberangkatan Tim UAR Lampung Perkuat Tim SAR Gabungan, Tiga Rescuer UAR Lampung Diterjunkan ke Pelabuhan Panjang Cari Jurnalis Hilang

Minggu, 13 September 2026 - 23:02 WIB

HARI KEENAM, TIM SAR GABUNGAN PERLUAS PENCARIAN DELAPAN PENUMPANG SPEED BOAT HILANG KONTAK DI SELAT SUNDA

Berita Terbaru