ANGGOTA POLRI DIDUGA JATUH DARI KAPAL, TIM SAR PERLUAS PENCARIAN DI SUNGAI MESUJI

- Penulis

Jumat, 11 September 2026 - 08:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Melintingnews.com/ MESUJI, LAMPUNG — Tim SAR Gabungan memperluas pencarian terhadap Rifki Ardianto, 23, seorang anggota Polri yang diduga terjatuh dari kapal saat berlayar di perairan Sungai Mesuji, Kabupaten Mesuji, Lampung. Memasuki hari kedua pencarian, Jumat (11/9), operasi SAR dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU) dengan area penyisiran diperluas ke arah muara.

 

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung Deden Ridwansah yang diwakili oleh Koordinator Pos SAR Tulang Bawang Feriansyah Putra mengatakan, pencarian hari kedua diperluas berdasarkan evaluasi terhadap pelaksanaan operasi pada hari sebelumnya yang belum menemukan keberadaan korban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Hari ini pencarian kami perluas ke arah muara dengan membagi Tim SAR Gabungan menjadi dua SRU. Seluruh unsur dan alut yang tersedia kami optimalkan untuk melakukan penyisiran di sepanjang area pencarian. Harapannya korban dapat segera ditemukan,” kata Feri, Jumat (11/9).

 

Pencarian hari kedua dimulai pukul 07.00 WIB setelah Tim SAR Gabungan melaksanakan briefing dan menentukan pembagian area operasi. SRU 1 melakukan penyisiran sejauh 2,5 kilometer dari lokasi kejadian ke arah muara menggunakan perahu karet Basarnas dan BPBD Mesuji.

 

Sementara itu, SRU 2 melanjutkan penyisiran sejauh 2,5 kilometer dari titik akhir pencarian SRU 1 menggunakan tiga unit speed lidah. Perluasan area tersebut dilakukan setelah pencarian hari pertama, Kamis (10/9), belum membuahkan hasil.

 

Pada hari pertama, Tim SAR Gabungan tiba di lokasi dan langsung melaksanakan briefing serta berkoordinasi dengan unsur terkait, tim mulai melakukan pencarian pada pukul 15.30 WIB dengan menyisir perairan di sekitar lokasi kejadian.

 

Hingga pukul 17.30 WIB, tim telah melakukan penyisiran sejauh kurang lebih dua kilometer, namun keberadaan korban belum ditemukan. Pencarian kemudian dihentikan sementara dan dilanjutkan pada Jumat pagi, sementara pemantauan di sekitar lokasi tetap dilakukan.

Baca Juga:  Helikopter HR-3604 Tiba di Pantai Carita, Perkuat Dukungan Udara Operasi SAR H.5

 

Peristiwa tersebut bermula ketika kapal LTT Agro Permai dengan 4 orang di atas kapal berlayar dari Dermaga 129 Sungai Mesuji menuju Dermaga KNJ di Desa Gajah Mati, Kabupaten Mesuji, Rabu (9/9) sekitar pukul 20.20 WIB. Kapal tersebut tengah mengawal kapal pengangkut kelapa sawit.

 

Saat menjelang pergantian siaga pada Kamis (10/9) pagi, kru kapal menyadari Rifki tidak berada di kapal. Korban terakhir diketahui masih berkomunikasi dengan rekannya yang berada di darat pada Rabu malam sekitar pukul 23.40 WIB.

 

Mengetahui korban tidak ditemukan, seluruh kru melakukan pencarian di sekitar kapal, namun hasilnya masih nihil. Nakhoda kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Basarnas Lampung pada Kamis (10/9) pukul 08.40 WIB.

 

Setelah menerima laporan, Kantor SAR Lampung melakukan koordinasi dengan pelapor dan memberangkatkan enam personel Tim Rescue Pos SAR Tulang Bawang menuju lokasi kejadian.

 

“Kami terus berkoordinasi dengan seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat setempat. Area pencarian akan dievaluasi dan dikembangkan sesuai kondisi di lapangan serta informasi yang diperoleh selama operasi berlangsung,” ujar Feri.

 

Operasi SAR melibatkan Tim Rescue Pos SAR Tulang Bawang bersama Polres Mesuji, TNI AL, Satpolairud OKI, BPBD Mesuji, unsur kepolisian setempat, kru kapal, serta masyarakat.

 

Sejumlah peralatan dikerahkan untuk mendukung pencarian, antara lain dua set perahu karet bermesin, tiga unit speed lidah, Aqua Eye, Underwater Search Device (UWSD), peralatan selam, alat komunikasi, serta berbagai perlengkapan pendukung operasi SAR.

 

Cuaca di lokasi pencarian dilaporkan cerah. Namun, keterbatasan jaringan telekomunikasi dan internet menjadi salah satu kendala dalam komunikasi dan koordinasi tim di lapangan.

 

Tim SAR Gabungan akan terus mengoptimalkan pencarian dengan melakukan penyisiran di sepanjang Sungai Mesuji dan memperluas area berdasarkan hasil evaluasi operasi hingga keberadaan korban ditemukan. (Tim )

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel melintingnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim SAR Gabungan Temukan Nelayan yang Hilang di Perairan Labuhan Jukung dalam Kondisi Meninggal Dunia
Tim SAR Gabungan Evakuasi 460 Orang saat KMP Batu Mandi Terbakar di Pelabuhan Merak
KMP BATU MANDI TERBAKAR DI ALUR MASUK PELABUHAN MERAK, TIM SAR GABUNGAN DITERJUNKAN
Tim SAR Gabungan Cari Nelayan yang Diduga Tenggelam di Perairan Labuhan Jukung
Tim SAR Gabungan Cari Pria yang Diduga Melompat ke Laut di Pelabuhan Bakauheni
Basarnas Lampung Kerahkan Tim Rescue Tangani Kecelakaan Beruntun di Tulang Bawang, 2 Orang Meninggal Dunia
Tim SAR Gabungan Temukan Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur dalam Kondisi Meninggal Dunia
JENAZAH YANG DITEMUKAN DI PULAU ENGGANO TERIDENTIFIKASI SEBAGAI ABK SPEEDBOAT ARUPADATU 1
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Tim SAR Gabungan Temukan Nelayan yang Hilang di Perairan Labuhan Jukung dalam Kondisi Meninggal Dunia

Rabu, 21 Oktober 2026 - 02:24 WIB

Tim SAR Gabungan Evakuasi 460 Orang saat KMP Batu Mandi Terbakar di Pelabuhan Merak

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:14 WIB

KMP BATU MANDI TERBAKAR DI ALUR MASUK PELABUHAN MERAK, TIM SAR GABUNGAN DITERJUNKAN

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Tim SAR Gabungan Cari Nelayan yang Diduga Tenggelam di Perairan Labuhan Jukung

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:40 WIB

Tim SAR Gabungan Cari Pria yang Diduga Melompat ke Laut di Pelabuhan Bakauheni

Berita Terbaru

HUKUM / KRIMINAL

Bermodus Ambil Barang Mobil Maxim Menggelapkan Barang.

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:55 WIB