TULANG BAWANG / MELINTING NEWS — Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung mengerahkan Tim Rescue Pos SAR Tulang Bawang untuk menangani kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan sekitar 10 kendaraan. Insiden ini terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Desa Lebuh Dalam Gedung Meneng, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, pada Selasa (6/10/2026) siang. Akibat kejadian tersebut, dua orang dilaporkan meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka-luka.
Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 13.40 WIB ini pertama kali dilaporkan oleh anggota Pos SAR Tulang Bawang, Febrinaldo, yang kebetulan melintas di lokasi. Melihat situasi darurat yang melibatkan banyak kendaraan dan adanya dugaan korban terjepit di dalam kabin, Febrinaldo segera menghentikan kendaraannya untuk membantu evakuasi awal sekaligus melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Basarnas Lampung pada pukul 14.00 WIB.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas Lampung berkoordinasi cepat dengan Polres Tulang Bawang. Tepat pukul 14.10 WIB, satu tim rescue diberangkatkan dari Pos SAR Tulang Bawang menggunakan satu unit Rescue Car lengkap dengan peralatan ekstrikasi dan perlengkapan evakuasi khusus.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tim Rescue tiba di lokasi pada pukul 14.35 WIB dan langsung melakukan asesmen cepat serta berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan. Proses evakuasi terhadap korban yang terjebak di dalam kendaraan dimulai pukul 14.38 WIB dan berhasil diselesaikan pada pukul 15.30 WIB. Seluruh korban selanjutnya dilarikan ke RSUD Menggala untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Identitas Korban
Meninggal Dunia:
Heri (Warga Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur)
Rizki Mubarok (Warga Desa Pahang Asri, Kec. Buay Pemuka Peliung, Kab. OKU Timur)
Luka-luka: Muhammad A Yamin, Aang Barusin, Entis Sutisna, Apung Hanuji, dan Catur Sampurna.
Mewakili Kepala Kantor Basarnas Lampung, Komandan Tim Rescue Pos SAR Tulang Bawang, Febrinaldo, menyatakan bahwa penanganan darurat ini dilakukan dengan sigap mengingat adanya indikasi korban terjebak di dalam kendaraan yang memerlukan peralatan khusus.
“Begitu menerima informasi, kami langsung berkoordinasi dengan unsur terkait dan memberangkatkan Tim Rescue Pos SAR Tulang Bawang menuju lokasi untuk melakukan asesmen serta evakuasi korban,” ujar Febrinaldo.
Operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup pada pukul 16.00 WIB setelah seluruh korban berhasil dievakuasi dan unsur SAR dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
Penanganan kecelakaan ini melibatkan sinergi yang kuat antara Tim Rescue Pos SAR Tulang Bawang, Satuan Samapta dan Satlantas Polres Tulang Bawang, Kodim 0426 Tulang Bawang, Lanud Bunyamin, RAPI, FRRL, serta dukungan aktif masyarakat sekitar.
Basarnas Lampung mengimbau seluruh pengguna jalan agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, berhati-hati, dan mengutamakan keselamatan berlalu lintas, khususnya saat melintasi jalur dengan tingkat kepadatan kendaraan yang tinggi.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi:
Instansi: Kantor Basarnas Lampung / Pos SAR Tulang Bawang
Kontak Media: [Nomor Humas/Kontak Resmi Basarnas]
(AS)










