Melintingnews.com|LAMPUNG SELATAN — MelintingNews, 30 September 2026. Dari pusat pemerintahan Kabupaten Lampung Selatan, terdengar jawaban yang dinanti sejak lama. Bupati Radityo Egi Pratama, menyaksikan rintihan rakyat yang membelenggu bertahun-tahun, tak tinggal diam.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati Egi mengerahkan kekuatan yang tak terbayangkan, menebarkan niat suci yang membara, lalu mengeluarkan Ajian Rengkah Gunung, ilmu sakti mandraguna yang sanggup menundukkan bukit, meratakan lembah, dan membelah keteguhan tanah Desa Padan yang keras.
Dari Jantung Pemerintahan Kabupaten Lampung Selatan, Perintah agung itu menyambar ke arah jalan yang terjal, berlubang, yang Selama ini mematahkan harapan warga Desa Rawi serta Desa Padan.
Desa yang Berada di perbukitan. Yang menjulang curam, Terjal Berbatu, Namun Kini Jalan Berbatu itu di Obrak Abrik oleh Ajian Rengkah Gunung Bupati Egi yang sakti Mandraguna.
Yang cekung dan gelap diisi hingga rata. Yang terjal dan licin, seolah ditarik tangan tak kasat mata, dijadikan landai sehalus permadani.
Gemuruh terdengar di kejauhan, debu beterbangan, dan dalam sekejap, jalan yang telah menahan tangis warga bertahun-tahun itu diobrak abrik, diratakan, dibentuk ulang — seolah tanah Keras itu tunduk mematuhi kehendak pemimpin yang peduli.
Jalan Rawi–Padan kini tak lagi berhenti di tengah perbukitan. Di tenaga Ajian Rengkah Gunung Bupati Egi, jalan itu dimuluskan, dibuka lebar, dan menembus lurus hingga Desa Way Kalam.
Desa yang selama ini terasa jauh dan terpisah di pegunungan, kini tersambung rapi, mulus, dan terbuka lebar bagi siapa saja yang melintas.
Warga terpaku memandang. Banyak yang mengusap mata, tak percaya perubahan besar itu datang begitu nyata.
Kini, di balik keagungan itu, tersimpan kenyataan yang sungguh membahagiakan. Perubahan yang terjadi bukanlah sekadar dongeng masa lalu, melainkan jawaban nyata atas keluh kesah warga yang sudah bertahun-tahun menanti perbaikan.
Bersama Camat Penengahan dan Kepala Desa Padan, Mastiqoh, pembangunan jalan penghubung Desa Rawi–Padan kini berjalan lancar, terus berlanjut, dan mulai menembus hingga Desa Way Kalam.
Camat Penengahan:
“Apa yang tampak luar biasa itu sesungguhnya adalah bukti kepedulian yang tulus.
Tangisan warga yang bertahun-tahun akhirnya didengar dan dijawab.
Jalan ini sedang dibangun, diperlebar, dimuluskan, dan menyambungkan warga Rawi, Padan, hingga Way Kalam. Semua kini terhubung.” Ujar Camat Hermawan Saat di mintai Keterangan Oleh MelintingNews pada Rabu Sore 30/9/2026 pukul 17.40 WIB.
Kepala Desa Padan, Mastiqoh:
“Warga sungguh gembira tak terlukiskan. Penantian panjang Warga kini mulai terjawab.
Anak-anak bisa berangkat sekolah dengan tenang, ibu-ibu ke pasar tak lagi kesulitan, dan kami yang di desa pegunungan ini kini tersambung mulus hingga Way Kalam.
Terima kasih kepada Bupati Radityo Egi Pratama — perhatian beliau sungguh mengubah suasana hati kami semua.” Ucap Mastiqoh dengan Nada Haru.
Jalan Rawi–Padan–Way Kalam kini bukan sekadar tanah dan batu. Ia menjadi bukti bahwa ketika hati pemimpin berpihak pada rakyat, tak ada bukit yang tak dapat diratakan, tak ada jarak yang tak dapat dijembatani.
Desa di pegunungan pun kini tak terisolasi lagi — mulus, terbuka, menyatu, dan melangkah bersama menuju masa depan yang lebih cerah.
REDAKSI : MelintingNews
Sumber : Camat Penengahan, Hermawan S.H., M.M., & Pj Kepala Desa Padan, Mastiqoh
Penulis : Sholeh










