PEMKAB LAMSEL : Antara Penghargaan dan Kenyataan Luka: Di Balik Penghargaan, Ada Teriakan Pilu, Tangis Rakyat Meminta Akses Layak

- Penulis

Rabu, 2 September 2026 - 11:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG SELATAN – MelintingNews, 2 September 2026 — Kabar gembira Kabupaten Lampung Selatan menembus 3 besar nasional serta meraih apresiasi bergengsi bukanlah hal yang patut disembunyikan. Namun, di tengah sorotan piala dan pujian, suara hati rakyat dan bukti nyata di lapangan menyisakan pertanyaan mendalam yang tak bisa dibungkam.

 

Kita bangga melihat kemajuan, khususnya Program HELAU dalam pengelolaan lingkungan dan kebersihan yang telah terbukti nyata—90% wilayah desa terlihat jauh lebih tertib dan asri, hal ini patut diakui.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Namun, jika dilihat lebih teliti, ada wajah lain yang kontradiktif: wajah bangunan pelayanan publik yang mulai rapuh, jalan yang terabaikan, serta jembatan penghubung yang masih menanti perhatian nyata.

 

Fakta Tak Terbantahkan: Kantor Kecamatan Sragi Mengancam Bahaya

 

Bukti visual yang terekam kamera berbicara sendiri:

 

Struktur Gedung Kecamatan Sragi: Terlihat keretakan pada dinding, rangka atap terbuka, kayu penyangga lapuk, genting bergeser hingga langit-langit terlepas.

 

Aula Kecamatan: Kondisinya pun memprihatinkan, jauh dari layak sebagai pusat pelayanan dan wadah kegiatan warga.

 

Kondisi serupa terasa di banyak ruas jalan rusak, serta jembatan putus yang belum tersambung di wilayah Kecamatan Merbau Mataram dan sekitarnya.

 

??? Pertanyaan Kritis Putra Daerah: Berdasarkan Apa Penilaian Itu Diberikan?

 

Fenomena ini memicu keresahan warga:

Baca Juga:  Wagub Aceh Dek Fadh Hadiri Maulid Nabi di Gampong Baroh Barat Yaman, Pidie

 

“Kami bangga, namun turut bertanya-tanya dalam hati:

 

Atas dasar apa penghargaan pembangunan ini disematkan?

 

Kita akui lingkungan bersih sudah terwujud lewat HELAU, namun sisi pembangunan fisik dan infrastruktur terasa tertinggal jauh.

 

Terlalu dini rasanya jika pujian tinggi ini diberikan tanpa melihat gambaran utuh wilayah kita.”

 

Tantangan tegas pun disampaikan:

 

“Kami berani mengundang, bahkan menantang pimpinan penilai—termasuk Kemendagri—turun langsung ke tanah lapang.

 

 

Jangan hanya melihat laporan atau titik sampel yang disiapkan, mari lihat bangunan kantor Sragi, jalan yang hancur, dan jembatan yang memisahkan warga.”

 

Penghargaan Harus Mencerminkan Kebenaran Wilayah

 

Tidak ada keinginan menabrak prestasi yang telah diraih, namun prinsip keadilan dan kebenaran jurnalistik menuntut keterbukaan penuh:

 

Pembangunan yang utuh tidak boleh hanya berjalan di satu sisi saja. Kebersihan dan lingkungan sangat baik, namun sarana dasar—tempat rakyat dilayani dan akses hidup mereka—juga harus berdiri tegak, kokoh, dan aman.

 

Di balik kilau penghargaan, Lampung Selatan masih memiliki luka fisik yang butuh perawatan serius.

 

Rakyat berhak menikmati hasil pembangunan yang merata, bukan terbelah antara piala yang berkilau dan kenyataan yang masih berjuang keras.

 

 

REDAKSI : MELINTING NEWS

 

 

Sumber : Fakta Lapangan dan suara Rakyat

 

 

Penulis : Sholeh.

 

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel melintingnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala Dinas PSDA Bungkam, Publik Mendesak Gubernur dan Sekda Lampung Memberikan Penjelasan Terkait Proyek Irgasi D.I Waykandis
Kak Na Ajak Ibunda Guru Kabupaten dan Kota Dukung Perjuangan Guru
Pj. Sekda Aceh Hadiri Pembukaan Meuseuraya Festival 2026
WN 88 Unit 13 Desak Dishub Lampung Transparan Terkait Lonjakan Pagu Anggaran Perlengkapan Jalan Rp988 Juta
Fery Afriyanto Sekertaris Daerah Bangka-Belitung Mewakili Gubernur Lantik 10 Pejabat Administrator dan Pengawas Pemprov Bangka-Belitung
Dinas Lingkungan Hidup Pesawaran Tutup TPS/TPA Ilegal di Padang Cermin
GERAK CEPAT DLH PESAWARAN TUTUP TPS ILEGAL, KABIRO MELINTING NEWS APRESIASI LANGKAH PENANGANAN
DLH PESAWARAN TUTUP TPS ILEGAL PEMATANG LIANG, SAMPAH DIALIHKAN KE LOKASI ALTERNATIF
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36 WIB

Kepala Dinas PSDA Bungkam, Publik Mendesak Gubernur dan Sekda Lampung Memberikan Penjelasan Terkait Proyek Irgasi D.I Waykandis

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:38 WIB

Kak Na Ajak Ibunda Guru Kabupaten dan Kota Dukung Perjuangan Guru

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:35 WIB

Pj. Sekda Aceh Hadiri Pembukaan Meuseuraya Festival 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:19 WIB

WN 88 Unit 13 Desak Dishub Lampung Transparan Terkait Lonjakan Pagu Anggaran Perlengkapan Jalan Rp988 Juta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:19 WIB

Fery Afriyanto Sekertaris Daerah Bangka-Belitung Mewakili Gubernur Lantik 10 Pejabat Administrator dan Pengawas Pemprov Bangka-Belitung

Berita Terbaru

HUKUM / KRIMINAL

Bermodus Ambil Barang Mobil Maxim Menggelapkan Barang.

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:55 WIB