Jembatan Way Sulan Di Merbau Mataram Terancam Bahaya, Warga Gotong Royong Sendiri: Dimana Perhatian Pemerintah?

- Penulis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MERBAU MATARAM, Lampung Selatan – MTV NEWS, 11 Agustus 2026 — Akses penghubung yang seharusnya menjadi urat nadi kehidupan masyarakat Kecamatan Merbau Mataram justru menjadi ancaman nyata bagi keselamatan warga setiap harinya.

 

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jembatan yang dikenal dengan Nama Jembatan Way Sulan itu menghubungkan Dusun Sinar Harapan, Dusun Sinar Banten, Kampung Tangerang, dan Dusun Umbul Jagung menuju Dusun Sinar Padang, Desa Suban — menjadi jalur utama yang dilalui ribuan warga setiap hari, namun kondisinya kini sangat memprihatinkan dan mengerikan untuk dilalui.

 

Masyarakat mengaku telah menyampaikan permohonan agar jembatan tersebut segera dibangun atau diperbaiki sejak lama. Namun hingga saat ini, diduga Pemerintah seakan menutup mata dan telinga terhadap jeritan kesulitan warga yang terus bergema.

 

 

Jembatan yang rapuh dan tak layak dilalui itu tetap dibiarkan, sementara risiko bahaya senantiasa mengintai siapa pun yang melintas.

 

 

Karena tak kunjung mendapat perhatian layak, warga akhirnya bergerak sendiri. Tanpa menunggu janji yang tak kunjung tiba, masyarakat Dusun Sinar Harapan dan sekitarnya bergotong royong memelihara akses vital itu demi tetap dapat terhubung satu sama lain.

 

 

 

Kekompakan warga itu justru semakin menampakkan kelalaian yang seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah.

Baca Juga:  CAMAT KALIANDA TEGASKAN KOMITMEN PENGAWASAN: JANJI KADES SUKATANI HARUS DIBUKTIKAN DENGAN KINERJA, BUKAN SEKADAR TANDA TANGAN

 

Perwakilan masyarakat menyampaikan kekecewaannya kepada awak media saat diwawancarai pada Selasa, 11 Agustus 2026, pukul 11.49 WIB:

 

“Kami setiap hari melihat postingan di media sosial para pemimpin yang mengklaim telah membawa kemajuan, seakan-akan mereka berhasil memimpin dan memajukan wilayah ini.

 

Padahal sejatinya, mereka justru menutup mata terhadap kesusahan yang kami derita setiap hari.”

 

Fakta di lapangan berbicara jelas: jembatan penghubung yang rapuh dan berbahaya itu tetap menjadi bukti nyata — kemajuan yang digembar-gemborkan belumlah sampai ke pelosok yang paling membutuhkan.

 

 

Warga tak meminta kemewahan, mereka hanya meminta keselamatan yang menjadi hak dasar setiap warga negara.

 

Jika rakyat harus bergotong royong menambal kelalaian yang seharusnya menjadi tugas pemerintah, maka kemajuan apa yang sesungguhnya patut dibanggakan?

 

Kami menyerukan kepada pihak berwenang agar segera turun meninjau dan menindaklanjuti keluhan yang telah lama tertahan. Jangan biarkan nyawa warga menjadi taruhan atas kelalaian yang tak kunjung diselesaikan.

 

 

Redaksi : MelintingNews

Sumber: Wawancara Masyarakat Dusun Sinar Harapan dan Sekitarnya

MelintingNews & MTV NEWS

Lampung Selatan, 11 Agustus 2026

 

 

Penulis : Sholeh

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel melintingnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Panggilan Hati Tokoh Lampung Selatan, Kartarina Gelar Pangeran Bandar Suttan Siap Bawa Muara Putih Berdaya Saing Nasional
CAMAT KALIANDA TEGASKAN KOMITMEN PENGAWASAN: JANJI KADES SUKATANI HARUS DIBUKTIKAN DENGAN KINERJA, BUKAN SEKADAR TANDA TANGAN
KETUA APDESI PENENGAHAN & KETAPANG JEMPUT KEDAMAIAN, MENJAGA NILAI PERSAUDARAAN PASCA TRAGEDI SAIFUL ANWAR
PAGAR AYU DIRENGGUT, HAMIL LALU DITELANTARKAN! Anak Meninggal, Oknum Kaur Desa Bumi Daya Tantang Hukum
MUSRENBANG RKPD 2027: DESA SUMBER AGUNG SUSUN PRIORITAS PEMBANGUNAN DARI APBD, APBN DANA DESA
Kisah Ayattuloh Seorang Pedagang Gorengan Hingga Di Beri Amanah Warga Pahlawan Setia Menjadi Kepala Desa
TIM PENILAI TURUN LANGSUNG: VERIFIKASI LAPANGAN DUA DESA UNGGULAN RAJABASA DEMI LIMA BESAR DESA HELAU
Hermayati Mengaku Tak Pernah Tersentuh Bansos,Pemkab pesawaran seperti tutup mata
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Panggilan Hati Tokoh Lampung Selatan, Kartarina Gelar Pangeran Bandar Suttan Siap Bawa Muara Putih Berdaya Saing Nasional

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:37 WIB

CAMAT KALIANDA TEGASKAN KOMITMEN PENGAWASAN: JANJI KADES SUKATANI HARUS DIBUKTIKAN DENGAN KINERJA, BUKAN SEKADAR TANDA TANGAN

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:51 WIB

KETUA APDESI PENENGAHAN & KETAPANG JEMPUT KEDAMAIAN, MENJAGA NILAI PERSAUDARAAN PASCA TRAGEDI SAIFUL ANWAR

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:30 WIB

PAGAR AYU DIRENGGUT, HAMIL LALU DITELANTARKAN! Anak Meninggal, Oknum Kaur Desa Bumi Daya Tantang Hukum

Sabtu, 26 September 2026 - 12:02 WIB

MUSRENBANG RKPD 2027: DESA SUMBER AGUNG SUSUN PRIORITAS PEMBANGUNAN DARI APBD, APBN DANA DESA

Berita Terbaru

HUKUM / KRIMINAL

Bermodus Ambil Barang Mobil Maxim Menggelapkan Barang.

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:55 WIB