Hormati Proses Hukum, ARMED-10 Tekankan Asas Praduga Tak Bersalah Terkait Isu Akbar Himawan Bukhori

- Penulis

Sabtu, 25 April 2026 - 00:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MELINTING NEWS|MEDAN – Aliansi Rakyat Medan Bersatu (ARMED-10) meminta semua pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan di Pengadilan Negeri (PN) Medan terkait persidangan perkara proyek jalur kereta api pada Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Wilayah Medan.

 

Hal ini disampaikan merespons munculnya nama Akbar Himawan Bukhori dalam persidangan, yang disebut oleh salah satu terdakwa terkait dugaan aliran dana. ARMED-10 mengingatkan publik agar tidak melakukan penghakiman dini secara sepihak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyebutan Nama Bukan Bukti Hukum Final

Inisiator ARMED-10, Afrinda Pane, menjelaskan bahwa dalam hukum acara pidana, keterangan seorang terdakwa di persidangan merupakan keterangan yang masih harus diuji validitasnya. Menurutnya, penyebutan nama tidak serta-merta menjadikannya sebagai fakta hukum jika tidak didukung oleh alat bukti lain yang sah.

“Kita harus jernih melihat bahwa keterangan terdakwa tidak bisa berdiri sendiri sebagai dasar penetapan kesalahan seseorang. Perlu ada verifikasi dan alat bukti lain yang saling menguatkan di hadapan majelis hakim,” ujar Afrinda Pane dalam keterangan tertulis, Sabtu (25/4).

 

Menjunjung Tinggi Konstitusi

Gabungan sepuluh organisasi masyarakat dan kepemudaan di Medan ini menekankan bahwa asas Praduga Tak Bersalah adalah prinsip fundamental dalam negara hukum. ARMED-10 menilai membangun opini negatif tanpa dasar hukum yang kuat berpotensi melanggar hak konstitusional warga negara.

Baca Juga:  Kasus Perkara Pemukulan Ikang Fauzi di Polresta Bandar Lampung Memasuki Tahap Penyidikan Melengkapi berkas Merujuk Menjadi Tersangka

“Setiap orang wajib dianggap tidak bersalah sampai ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Jangan sampai ruang publik bertransformasi menjadi ‘pengadilan liar’ yang menjatuhkan vonis sebelum proses hukum usai,” tegasnya.

 

Dukungan Integritas

ARMED-10, yang menaungi organisasi seperti FORMES-1, LJ-PMP, FKM-1, FONACI, KMMB, KOPA-MU, ARSIS, JADEM, KM2-NUSA, dan GEMA-CI, menyatakan dukungannya terhadap penegakan hukum yang objektif. Mereka menilai Akbar Himawan Bukhori selama ini memiliki rekam jejak dan integritas yang baik.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum teruji kebenarannya di persidangan.

 

Komitmen Terhadap Keadilan

Di akhir pernyataannya, ARMED-10 mengajak masyarakat untuk mempercayakan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada aparat penegak hukum dan majelis hakim yang berwenang.

“Menjaga objektivitas adalah bagian dari menjaga keadilan. Mari kita berikan ruang bagi kebenaran untuk terungkap secara utuh melalui fakta-fakta persidangan, bukan melalui tekanan opini publik,” pungkas Afrinda.

(tim).

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel melintingnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bermodus Ambil Barang Mobil Maxim Menggelapkan Barang.
AGP Korban Pelecehan, Pencabulan dan atau Percobaan Pemerkosaan Pelaku Bernama Sukis Engan Beritikad Baik, Merasa kebal hukum.
Prof. Yogi Saputro Hadiri Pernikahan Putri Ketum Militan Gibran 08, Sambut Langsung Jokowi dan Wapres Gibran
Somasi Rp100 Juta Salah Sasaran: Wilson Lalengke Desak Polisi Usut Dugaan Pemerasan oleh Advokat Kamal Sugandi
Ketika Korban Penganiayaan Disomasi oleh Advokat Terduga Penganiaya, Apa Kata Dunia?
Bayang Bayang ” Borgol ” Jilid 2, Oknum Mengaku Itu Pekerjaan Kami Datangi Rumah Wartawan (IF) Paksa Cabut Berita “Semua Pihak Bungkam”
HmI Cabang (p) Lampung Tengah :Turunkan Foto Wapres Disetiap Dinding Intelektual
MESKI ADA KESEPAKATAN DAMAI, DUGAAN PEMUKULAN CREW MUSIK DI MANGGARAI BELUM SERTA-MERTA GUGUR, KONSULTAN HUKUM FESBIAN FAJRIN SIAP TEMPUH JALUR ETIK DAN LAPOR KE PIMPINAN PARTAI
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Bermodus Ambil Barang Mobil Maxim Menggelapkan Barang.

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:58 WIB

AGP Korban Pelecehan, Pencabulan dan atau Percobaan Pemerkosaan Pelaku Bernama Sukis Engan Beritikad Baik, Merasa kebal hukum.

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Prof. Yogi Saputro Hadiri Pernikahan Putri Ketum Militan Gibran 08, Sambut Langsung Jokowi dan Wapres Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Somasi Rp100 Juta Salah Sasaran: Wilson Lalengke Desak Polisi Usut Dugaan Pemerasan oleh Advokat Kamal Sugandi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:47 WIB

Ketika Korban Penganiayaan Disomasi oleh Advokat Terduga Penganiaya, Apa Kata Dunia?

Berita Terbaru

HUKUM / KRIMINAL

Bermodus Ambil Barang Mobil Maxim Menggelapkan Barang.

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:55 WIB