Garuda Bambu & Semangat Gotong Royong Mengukir Wajah Cantik Dusun 5 Desa Margorejo Kecamatan Jati Agung

- Penulis

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JATI AGUNG, Lampung Selatan – MelintingNews, 27 Agustus 2026 — Sebuah pemandangan yang memancarkan kekuatan budaya dan cinta tanah air tercipta di tengah malam. Di Dusun 5 Margorejo, kegelapan tidak menyurutkan langkah warga; justru menjadi latar yang memperjelas betapa kuatnya semangat persaudaraan yang menyala.

 

Dengan cahaya terbatas dan ketekunan yang luar biasa, para pemuda dan warga bahu-membahu mengolah bambu—bahan alami yang sederhana namun kuat—menjadi karya yang luar biasa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Mereka membelah, merangkai, dan merakit tanpa mengenal waktu istirahat. Hasilnya bukan sekadar papan nama dusun yang rapi bertuliskan “DUSUN 5 MARGOREJO HELAU”, melainkan sebuah mahakarya identitas: Lambang Negara Garuda Pancasila yang dibangun sepenuhnya dari tangan kreatif warga sendiri.

 

Terlihat gagah di bagian atas bangunan, Garuda bambu lengkap dengan semboyan “Bhinneka Tunggal Ika”, atribut kenegaraan dan cinta tanah air berakar kuat dari tingkat paling bawah, tumbuh bersanding dengan kearifan lokal dan semangat Program HELAU (Hijau, Elok, Lestari, Aman, dan Unggul).

 

 

Kepala Desa Margorejo, Berto Julian S.E., menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas kerja keras warga dan menegaskan bahwa kemajuan desa berpulang pada kekuatan persatuan.

 

“Karya ini adalah bukti hidup bahwa kekuatan terbesar kita bukanlah pada benda yang dibeli dari luar, melainkan pada semangat gotong royong yang masih kita jaga dengan murni.

 

Ketika kita bersatu, bahu-membahu tanpa memandang perbedaan, hal yang tampak sulit pun bisa menjadi nyata dan indah,” ujar Berto Julian dengan tegas.

Baca Juga:  PEMDES TANJUNG HERAN SUKSES SALURKAN BANTUAN PANGAN BERUPA BERAS KEPADA 343 KPM

 

Lebih lanjut beliau mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga tradisi luhur ini sebagai fondasi utama penataan lingkungan dan kemajuan desa.

 

“Saya mengajak seluruh warga Margorejo, mari kita terus menata desa ini bersama-sama. Jadikan gotong royong sebagai napas kehidupan kita—karena desa yang indah, tertata, dan berwibawa tidak akan lahir dari satu pihak saja, melainkan dari kebersamaan yang tulus.

 

 

Mari wujudkan wajah desa yang patut dibanggakan, yang mencerminkan identitas yang kuat, lingkungan yang lestari, serta jiwa yang senantiasa melayani dan bersatu,” tegasnya.

 

 

 

Keberhasilan menyelesaikan struktur ini di bawah sorot cahaya malam mengandung pesan mendalam, Sebuah

Kemandirian dan Kreativitas Tinggi.

 

 

Mengangkat nilai bahan alam dan keterampilan tangan sendiri, Itu membuktikan Jiwa Kebangsaan yang Hidup serta terpatri dalam hati.

 

Garuda Pancasila bukan sekadar hiasan, melainkan pengingat bahwa persatuan bangsa bermula dari keharmonisan lingkungan terdekat.

 

 

Wujud Nyata Semangat HELAU: Setiap anyaman dan sambungan menyimbolkan keindahan, ketahanan, dan semangat melayani yang menyatu dengan alam.

 

Kini Dusun 5 Margorejo berdiri tegap dengan penanda yang unik: kokoh oleh keringat sendiri, gagah oleh simbol persatuan negara, dan bersinar oleh semangat kebersamaan yang tak pernah padam

 

 

REDAKSI : MELINTING NEWS

 

Sumber : Kepala Desa Margo Rejo, Berto Julian S.E.,

 

 

Penulis : Sholeh

 

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel melintingnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Panggilan Hati Tokoh Lampung Selatan, Kartarina Gelar Pangeran Bandar Suttan Siap Bawa Muara Putih Berdaya Saing Nasional
CAMAT KALIANDA TEGASKAN KOMITMEN PENGAWASAN: JANJI KADES SUKATANI HARUS DIBUKTIKAN DENGAN KINERJA, BUKAN SEKADAR TANDA TANGAN
KETUA APDESI PENENGAHAN & KETAPANG JEMPUT KEDAMAIAN, MENJAGA NILAI PERSAUDARAAN PASCA TRAGEDI SAIFUL ANWAR
PAGAR AYU DIRENGGUT, HAMIL LALU DITELANTARKAN! Anak Meninggal, Oknum Kaur Desa Bumi Daya Tantang Hukum
MUSRENBANG RKPD 2027: DESA SUMBER AGUNG SUSUN PRIORITAS PEMBANGUNAN DARI APBD, APBN DANA DESA
Kisah Ayattuloh Seorang Pedagang Gorengan Hingga Di Beri Amanah Warga Pahlawan Setia Menjadi Kepala Desa
TIM PENILAI TURUN LANGSUNG: VERIFIKASI LAPANGAN DUA DESA UNGGULAN RAJABASA DEMI LIMA BESAR DESA HELAU
Hermayati Mengaku Tak Pernah Tersentuh Bansos,Pemkab pesawaran seperti tutup mata
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Panggilan Hati Tokoh Lampung Selatan, Kartarina Gelar Pangeran Bandar Suttan Siap Bawa Muara Putih Berdaya Saing Nasional

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:37 WIB

CAMAT KALIANDA TEGASKAN KOMITMEN PENGAWASAN: JANJI KADES SUKATANI HARUS DIBUKTIKAN DENGAN KINERJA, BUKAN SEKADAR TANDA TANGAN

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:51 WIB

KETUA APDESI PENENGAHAN & KETAPANG JEMPUT KEDAMAIAN, MENJAGA NILAI PERSAUDARAAN PASCA TRAGEDI SAIFUL ANWAR

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:30 WIB

PAGAR AYU DIRENGGUT, HAMIL LALU DITELANTARKAN! Anak Meninggal, Oknum Kaur Desa Bumi Daya Tantang Hukum

Sabtu, 26 September 2026 - 12:02 WIB

MUSRENBANG RKPD 2027: DESA SUMBER AGUNG SUSUN PRIORITAS PEMBANGUNAN DARI APBD, APBN DANA DESA

Berita Terbaru

HUKUM / KRIMINAL

Bermodus Ambil Barang Mobil Maxim Menggelapkan Barang.

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:55 WIB