Pukulan Telak bagi Mafia Migas: FRIC Sebut Keberhasilan Bareskrim Polri Selamatkan Rp1,26 Triliun Sebagai ‘Kado’ Kedaulatan Rakyat

- Penulis

Kamis, 9 April 2026 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | MELINTINGNEWS.COM – Fast Respon Indonesia Center (FRIC) memberikan penghormatan tertinggi atas keberhasilan Bareskrim Polri yang telah mengeksekusi operasi besar-besaran dalam memberantas sindikat penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi di 33 provinsi. Keberhasilan mengungkap 755 kasus dengan kerugian negara mencapai Rp1,26 Triliun dinilai sebagai pencapaian monumental dalam sejarah penegakan hukum sektor energi.

 

Dalam keterangannya pada Kamis (09/04/2026), Ketua Umum FRIC, H. Dian Surahman, menyatakan bahwa langkah berani Bareskrim bukan sekadar penegakan hukum biasa, melainkan upaya penyelamatan martabat kedaulatan energi nasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Angka 1,26 Triliun Rupiah bukan sekadar statistik. Itu adalah hak rakyat kecil, petani, dan nelayan yang selama ini dijarah oleh mafia.

 

Keberhasilan Bareskrim Polri membongkar 755 kasus ini adalah bukti bahwa negara tidak kalah oleh mafia. Ini adalah prestasi yang wajib diapresiasi langsung oleh Presiden,” tegas H. Dian Surahman.

Data Kejahatan yang Dilumpuhkan

Operasi maraton yang berlangsung dari tahun 2025 hingga awal 2026 ini berhasil mengamankan barang bukti dalam skala masif:

Penyelamatan Solar Subsidi: 1,18 Juta Liter (Menjamin mobilitas logistik rakyat).

Penyelamatan Pertalite: 127 Ribu Liter.

Penyelamatan Gas LPG: 17.526 Tabung (Melindungi kebutuhan dapur masyarakat).

Baca Juga:  Tegas, Polda Jambi PTDH Empat Personel Lakukan Pelanggaran Kode Etik Polri

Tersangka: 672 orang yang kini tengah menjalani proses hukum intensif.

 

Ultimatum Tanpa Kompromi: “Kamu Nekat, Saya Sikat”

Rilis ini juga menyoroti ketegasan pimpinan Bareskrim. Pernyataan ikonik dari Wakabareskrim Polri, “Kamu Nekat, Saya Sikat”, kini menjadi momok menakutkan bagi para spekulan dan mafia migas di seluruh pelosok negeri.

Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter), Brigjen Pol Irhamni, menegaskan bahwa Polri tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi praktik “kencing” BBM maupun pengoplosan gas. Polri berkomitmen memastikan setiap rupiah subsidi yang dikeluarkan pemerintah benar-benar mendarat di tangan masyarakat yang berhak.

Seruan FRIC: Kawal Hingga Akar

H. Dian Surahman menambahkan bahwa FRIC akan berada di garda terdepan untuk mendukung Polri dalam mengawal distribusi energi nasional. Ia menginstruksikan seluruh jajaran FRIC di daerah untuk bersinergi dengan aparat kepolisian.

 

“Bareskrim telah bekerja dengan standar profesionalisme yang luar biasa. Sekarang tugas kita sebagai masyarakat adalah memastikan api keberanian ini tidak padam. Kami mendukung penuh Polri untuk menyikat habis siapa pun aktor intelektual di balik mafia migas ini tanpa pandang bulu,” tutupnya.

 

(AR).

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel melintingnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Tambang Ilegal ke Kejari Lampung Selatan
Hari Bhayangkara ke-80, Sat Polair Polres Lampung Selatan Gelar Khitan Massal dan Donor Darah di Pesisir
PETANI LAMPUNG BARAT DIDUGA JADI KORBAN PENIPUAN TRANSAKSI KOPI RP1,4 MILIAR, LAPORAN SUDAH MASUK KE POLDA LAMPUNG
Massa Padati Rumah Kades, Polisi dan Brimob Evakuasi Dua Terduga Pelaku Curat di Natar
Gerak Cepat, Kurang dari 24 Jam Polres Lampung Timur Ringkus Pelaku Pembunuhan Sadis
Polisi Ungkap Kasus Pencurian Rumah di Candipuro, Dua Pelaku Ditangkap, Satu Masih Berstatus Pelajar
Kapolda Lampung Laksanakan Sholat Idul Adha di SPN Kemiling dan Salurkan Puluhan Hewan Kurban
Kasrem 043/Gatam Hadiri Rapurna DPRD Provinsi Lampung
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:29 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Sat Polair Polres Lampung Selatan Gelar Khitan Massal dan Donor Darah di Pesisir

Senin, 8 Juni 2026 - 07:05 WIB

PETANI LAMPUNG BARAT DIDUGA JADI KORBAN PENIPUAN TRANSAKSI KOPI RP1,4 MILIAR, LAPORAN SUDAH MASUK KE POLDA LAMPUNG

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:23 WIB

Massa Padati Rumah Kades, Polisi dan Brimob Evakuasi Dua Terduga Pelaku Curat di Natar

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:44 WIB

Gerak Cepat, Kurang dari 24 Jam Polres Lampung Timur Ringkus Pelaku Pembunuhan Sadis

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:44 WIB

Polisi Ungkap Kasus Pencurian Rumah di Candipuro, Dua Pelaku Ditangkap, Satu Masih Berstatus Pelajar

Berita Terbaru