Tim SAR Gabungan Evakuasi 460 Orang saat KMP Batu Mandi Terbakar di Pelabuhan Merak

- Penulis

Rabu, 21 Oktober 2026 - 02:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MERAK, BANTEN / MELINTING NEWS – Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten bersama Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi sebanyak 460 orang, terdiri atas 420 penumpang dan 40 kru kapal, dalam insiden kebakaran KMP Batu Mandi di alur masuk penyeberangan Pelabuhan Merak, Banten, Selasa (20/10/2026). Seluruh penumpang dan kru berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Namun, sebanyak 11 orang harus mendapatkan penanganan medis lebih lanjut di RS Krakatau Medika, Cilegon.

 

Peristiwa tersebut bermula pada pukul 16.15 WIB, ketika KMP Batu Mandi melaporkan kepada Vessel Traffic Service Operator (VTSO) Merak bahwa telah terjadi kebakaran di kamar mesin saat kapal berada di alur masuk penyeberangan Merak, pada koordinat 05°56’520” LS – 105°59’553” BT. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten segera mengerahkan personel dan sarana SAR untuk membantu proses evakuasi penumpang dan kru kapal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Pada pukul 16.45 WIB, Tim Rescue Unit Siaga SAR (USS) Merak bergerak menuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar 0,86 mil laut, disusul Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten untuk memperkuat penanganan di lapangan. Selanjutnya, pada pukul 17.00 WIB, KN SAR Tetuka dan Rigid Inflatable Boat (RIB) 01 Banten diberangkatkan menuju lokasi untuk mendukung proses evakuasi.

 

Tim SAR Gabungan kemudian melaksanakan evakuasi secara bertahap. Seluruh penumpang dan kru kapal berhasil dievakuasi hingga pukul 18.30 WIB dan selanjutnya dibawa ke KMP Royce 1 serta Dermaga 6 Pelabuhan Merak untuk proses pendataan dan penanganan lebih lanjut. Pendataan dilakukan berdasarkan manifes kapal guna memastikan kesesuaian jumlah penumpang dan kru yang berhasil dievakuasi. Dari total 460 orang tersebut, sebanyak 11 orang dirujuk ke RS Krakatau Medika, Cilegon, untuk mendapatkan penanganan medis.

 

Setelah proses evakuasi selesai, pada pukul 19.00 WIB, KN SAR Tetuka dan RIB 01 Banten melaksanakan pendampingan terhadap kapal-kapal yang terlibat dalam upaya pemadaman KMP Batu Mandi. Tim juga melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada lagi korban yang tertinggal di kapal maupun di perairan sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga:  Basarnas Lampung Kerahkan Tim Rescue Tangani Kecelakaan Beruntun di Tulang Bawang, 2 Orang Meninggal Dunia

 

Upaya pemadaman dan penanganan kapal terus dilaksanakan dengan melibatkan berbagai unsur dan sarana laut. Sebanyak 18 kapal dan unsur pendukung dikerahkan dalam operasi tersebut, termasuk KMP Royce 1, KN SAR Tetuka, KN Jembio, KP Sanjaya, KPLP Jembio, KAL Deli, sejumlah kapal tunda, kapal patroli, kapal nelayan dan masyarakat, serta unsur kepabeanan. Pada pukul 21.25 WIB, TB Karya Pacific 2291 melaporkan bahwa proses evakuasi dan pemadaman KMP Batu Mandi telah selesai. Berdasarkan koordinasi dengan unsur terkait, empat kapal tunda masih dinilai diperlukan untuk mendukung penanganan pada saat itu, sebelum TB Karya Pacific 2291 kembali menuju Ciwandan.

 

Oplus_16908288

 

Operasi SAR ini melibatkan Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, TNI AL melalui Lanal Banten, Polda Banten, Polairud, KSOP, ASDP Merak, Polsek Merak, Dinas Perhubungan Cilegon, BKK Merak, BPBD Kota Cilegon dan Provinsi Banten, Damkar Cilegon, PMI Cilegon, Pramuka Peduli, BAGANA, serta unsur terkait lainnya. Sinergi antarlembaga dan dukungan berbagai sarana laut menjadi bagian penting dalam mempercepat proses evakuasi, mendukung pemadaman, dan memastikan keselamatan seluruh penumpang serta kru kapal.

 

Hingga laporan terakhir diterima, seluruh penumpang dan kru KMP Batu Mandi telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Tim SAR tetap bersiaga di posko untuk memantau perkembangan situasi dan mengantisipasi kebutuhan penanganan lanjutan.

 

Keberhasilan evakuasi ini menunjukkan pentingnya koordinasi, kesiapsiagaan, dan sinergi seluruh unsur dalam menghadapi kondisi darurat di wilayah perairan. Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten bersama seluruh unsur SAR Gabungan terus berkomitmen memberikan pelayanan pencarian dan pertolongan secara cepat, tepat, dan profesional demi keselamatan jiwa manusia.

 

REDAKSI : MELINTING NEWS.

( AS ).

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel melintingnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim SAR Gabungan Temukan Nelayan yang Hilang di Perairan Labuhan Jukung dalam Kondisi Meninggal Dunia
KMP BATU MANDI TERBAKAR DI ALUR MASUK PELABUHAN MERAK, TIM SAR GABUNGAN DITERJUNKAN
Tim SAR Gabungan Cari Nelayan yang Diduga Tenggelam di Perairan Labuhan Jukung
Tim SAR Gabungan Cari Pria yang Diduga Melompat ke Laut di Pelabuhan Bakauheni
Basarnas Lampung Kerahkan Tim Rescue Tangani Kecelakaan Beruntun di Tulang Bawang, 2 Orang Meninggal Dunia
Tim SAR Gabungan Temukan Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur dalam Kondisi Meninggal Dunia
JENAZAH YANG DITEMUKAN DI PULAU ENGGANO TERIDENTIFIKASI SEBAGAI ABK SPEEDBOAT ARUPADATU 1
GUNUNG ANAK KRAKATAU TURUN KE LEVEL II — WASPADA, BPBD LAMPUNG SELATAN MINTA WARGA TETAP TENANG, JANGAN TERMAKAN BERITA HOAX!
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Tim SAR Gabungan Temukan Nelayan yang Hilang di Perairan Labuhan Jukung dalam Kondisi Meninggal Dunia

Rabu, 21 Oktober 2026 - 02:24 WIB

Tim SAR Gabungan Evakuasi 460 Orang saat KMP Batu Mandi Terbakar di Pelabuhan Merak

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:14 WIB

KMP BATU MANDI TERBAKAR DI ALUR MASUK PELABUHAN MERAK, TIM SAR GABUNGAN DITERJUNKAN

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Tim SAR Gabungan Cari Nelayan yang Diduga Tenggelam di Perairan Labuhan Jukung

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:40 WIB

Tim SAR Gabungan Cari Pria yang Diduga Melompat ke Laut di Pelabuhan Bakauheni

Berita Terbaru

HUKUM / KRIMINAL

Bermodus Ambil Barang Mobil Maxim Menggelapkan Barang.

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:55 WIB