JAKARTA – MelintingNews, 9 Agustus 2026 — Dewan Pimpinan Nasional Jajaran Wartawan Indonesia (DPN-JWI) menyelenggarakan sidang konsolidasi dan penataan ulang struktur kepemimpinan pada Sabtu, 8 Agustus 2026, bertempat di Mie Aceh Sumadra, Manggarai, Jakarta. Pertemuan tersebut digelar sebagai langkah strategis guna menjaga kesinambungan hidup organisasi pasca berpulangnya Ketua Umum JWI.
Rapat dihadiri segenap unsur pimpinan, meliputi Dewan Pembina, Dewan Penasehat, serta jajaran pengurus harian yang terdiri dari Ketua Harian, Sekretaris Jenderal, Bendahara, Kepala Sekretariat, dan lima belas Kepala Departemen Teknis.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam suasana khidmat dan penuh penghormatan, seluruh jajaran terlebih dahulu menyampaikan penghormatan tertinggi serta mendoakan almarhum Ketua Umum JWI, sebelum menyatakan tekad bersama untuk melanjutkan amanah, cita-cita, dan perjuangan yang telah beliau bangun bersama.
Membahas Jaminan Keberlangsungan Organisasi
Agenda utama pertemuan tertuju pada penjaminan keberlanjutan kepemimpinan, penataan struktur dan pembagian kewenangan, penyusunan langkah kerja jangka pendek, serta penyempurnaan administrasi dan mekanisme pengawasan guna memastikan roda organisasi tetap berjalan tanpa kekosongan maupun vakum kekuasaan.
Sekretaris Jenderal DPN-JWI, Lindayani Ritonga, S.E., M.M., menegaskan bahwa kepergian seorang pemimpin tidak boleh menjadi alasan bagi organisasi untuk berhenti melangkah.
“Organisasi tidak boleh vakum. Roda kehidupan organisasi harus senantiasa berputar, program kerja wajib terus dijalankan, dan setiap unsur pimpinan hendaknya tetap melaksanakan amanah sesuai bidang serta tanggung jawab yang telah dipercayakan,” tegas Lindayani.
Beliau menambahkan bahwa menjaga keutuhan dan kelanjutan organisasi adalah tanggung jawab bersama seluruh jajaran. Oleh sebab itu, diperlukan kemantapan tekad serta kesatuan langkah agar seluruh amanah dan cita-cita organisasi tetap terjaga pelaksanaannya.
Sementara itu, Ketua Harian memaparkan langkah-langkah penataan struktur serta prioritas kegiatan yang harus segera dilaksanakan, mengingat kepemimpinan adalah kunci agar hubungan kelembagaan, tata kelola administrasi, maupun pelaksanaan program tetap berjalan tertib dan terarah.
Dewan Penasehat Tekankan Kepatuhan Kepada Anggaran Dasar dan Persatuan
Ketua Dewan Penasehat JWI, Abdurrahman, menyampaikan apresiasi mendalam kepada segenap jajaran yang tetap menjaga keteguhan dan persatuan di tengah masa duka. Beliau mengingatkan bahwa JWI adalah organisasi profesi yang berdiri tegak atas kemandirian sikap, sehingga peran serta sumbangsih pemikirannya tetap dibutuhkan bagi kemajuan bangsa dan negara.
Abdurrahman juga menegaskan bahwa setiap langkah penentuan kepemimpinan harus berlandaskan pada ketentuan hukum dan dokumen pendirian organisasi, termasuk Surat Keputusan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia serta Akta Pendirian JWI, hingga berakhirnya masa bakti kepengurusan yang telah ditetapkan bersama.
Kesepakatan Teguhkan Keberlanjutan Kepemimpinan
Setelah pembahasan yang mendalam dan pertukaran pandangan yang sehat, seluruh unsur pimpinan menyepakati penyerahan amanah kepemimpinan kepada Ketua Harian DPN-JWI, Ir. Maxmillian Apituley, M.T., untuk menjalankan tugas dan kewajiban sebagai Ketua Umum JWI.
Keputusan tersebut lahir dari pertimbangan mendalam atas pengalaman, pengabdian, serta kesungguhan Ir. Maxmillian Apituley dalam memimpin dan menjaga tegaknya organisasi sejak hari pendiriannya. Hal ini juga selaras dengan dokumen resmi kepengurusan sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor AHU-0008102.AH.01.07.TAHUN 2024.
Sekretaris Jenderal DPN-JWI kembali mengingatkan bahwa penyerahan amanah ini bukan sekadar urusan jabatan, melainkan upaya menjaga agar obor kepemimpinan tetap berpijak pada kesinambungan dan kebersamaan.
“Yang terpenting bukanlah sekadar soal kedudukan, melainkan bagaimana memastikan amanah yang dipercayakan tetap berjalan baik. Kita membutuhkan kepemimpinan yang mampu merangkul segenap unsur, menjaga keutuhan persaudaraan, dan menjadikan DPN-JWI senantiasa tegak serta bersatu hati,” ujar Lindayani Ritonga.
Dengan tersepakatinya langkah tersebut, DPN-JWI menegaskan tekad bersama untuk memperkokoh persatuan, memperkuat sinergi di tingkat pusat maupun daerah, serta melaksanakan amanah dan program kerja secara berkesinambungan sesuai tugas dan fungsi masing-masing unsur pengurus.
Redaksi: MelintingNews
Sumber: Hasil Rapat Konsolidasi DPN-JWI
Penulis & Editor : Sholeh










