LAMPUNG TIMUR| Melintingnews.com – Suasana khidmat sekaligus penuh kegembiraan menyelimuti Desa Batu Badak, Lampung Timur. Keluarga besar Trah Almarhum (Alm.) Haji Ma’ruf menggelar hajat agung pernikahan Fitri Ayuni, S.E. (putri kedua dari Bapak Kriyo Yunus) dengan Risky Nofriyansyah, S.E. Momentum ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi akbar bagi ratusan anak, cucu, hingga cicit dari sang tokoh legendaris tersebut.
Bukan sekadar resepsi biasa, berkumpulnya keluarga besar ini menjadi ruang refleksi untuk menghormati kembali rekam jejak Alm. Haji Ma’ruf, yang di masanya dikenal luas sebagai ulama besar yang penuh dedikasi dalam menebar ilmu agama dan mengajar ngaji di masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menjaga “Obor Silsilah” dan Merajut Silaturahmi Lintas Wilayah
Acara ini sukses menyatukan kembali tali kekeluargaan yang membentang di berbagai daerah. Ratusan keturunan Alm. Haji Ma’ruf datang berbondong-bondong memadati lokasi acara dari berbagai desa, seperti Desa Wana, Sidomakmur, Tanjung Aji, Maringgai, hingga wilayah lainnya.
“Ini bukan sekadar menghadiri hajatan pernikahan, tetapi merupakan momentum suci untuk merajut kembali tali persaudaraan agar anak cucu kita saling mengenal dan tidak kehilangan obor silsilah keluarga,” ujar salah satu perwakilan keluarga besar Trah Haji Ma’ruf.
Mencair dalam Sukacita dan Hiburan Rakyat
Untuk menambah keakraban, acara dimeriahkan oleh hiburan rakyat orgen tunggal. Alunan musik yang dibawakan berhasil membawa atmosfer kegembiraan bagi seluruh tamu undangan dan keluarga.
Momen ini menjadi ruang melepas rindu yang sangat cair dan penuh tawa. Tidak sedikit dari para anak, cucu, dan kerabat lintas desa yang ikut naik ke panggung untuk menyumbangkan suara emas mereka, mempererat kebersamaan antar-generasi yang biasanya jarang bertemu karena kesibukan sehari-hari.
Merawat Warisan Nilai dan Dedikasi Sang Ulama
Kehadiran ratusan anggota keluarga lintas generasi ini menjadi bukti betapa kuatnya ikatan batin dan rasa hormat terhadap leluhur mereka. Bagi keluarga, figur Alm. Haji Ma’ruf adalah teladan abadi.
Dedikasi beliau dalam menyiarkan agama Islam dan ketulusannya mengajar ngaji menjadi warisan moral yang tak ternilai harganya.
Acara ditutup dengan ramah tamah dan doa bersama yang dipanjatkan khusus untuk Alm. Haji Ma’ruf, serta memohon keselamatan dan keberkahan bagi seluruh keturunan yang kini telah tersebar. Keluarga besar berkomitmen agar nilai-nilai kebaikan, kedermawanan, kesalehan, dan kebersamaan yang diwariskan oleh sang ulama dapat terus dijaga dan dihidupkan oleh generasi penerus di masa depan.
Selamat menempuh hidup baru untuk kedua mempelai, Fitri dan Risky. Semoga berkah ilmu dan kebaikan leluhur senantiasa mengalir dalam rumah tangga yang dibangun.
(Amir).









