Ayo Jaga Lampung, Polda Ajak Masyarakat Perkuat Kamtibmas Berbasis Nilai Sakai Sambayan

- Penulis

Selasa, 21 April 2026 - 09:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Melintingnews.com|Lampung — Polda Lampung menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat bukan semata tanggung jawab aparat kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Melalui semangat “Ayo Jaga Lampung”, Polda Lampung mengajak masyarakat, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan seluruh unsur terkait untuk memperkuat sinergi menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, damai, sehat, dan beradab.

 

Ajakan tersebut sejalan dengan nilai luhur adat Lampung, khususnya Sakai Sambayan, yang mengandung makna gotong royong, saling membantu, dan solidaritas sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Nilai ini dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun keharmonisan sosial sekaligus memperkuat daya tahan masyarakat terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

 

Dalam kehidupan sosial yang semakin dinamis, masyarakat memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas lingkungan masing-masing.

 

Kepedulian terhadap sekitar, keaktifan dalam kegiatan ronda, komunikasi antarwarga, penyelesaian persoalan melalui musyawarah, hingga pelaporan cepat terhadap potensi gangguan keamanan menjadi bentuk nyata kontribusi masyarakat dalam menciptakan suasana yang kondusif.

 

Polda Lampung juga terus memperkuat Sabuk Kamtibmas Polda Lampung sebagai wadah kebersamaan dan sinergi antara Polri, pemerintah, tokoh masyarakat, dan seluruh lapisan warga.

 

Melalui penguatan kolaborasi tersebut, diharapkan tercipta sistem keamanan yang tidak hanya bertumpu pada penegakan hukum, tetapi juga lahir dari kesadaran, kepedulian, dan partisipasi aktif masyarakat.

 

Kabid Humas Polda Lampung Kombes  Pol Yuni Iswandari Yuyun menegaskan bahwa kestabilan daerah hanya dapat terjaga apabila seluruh unsur memiliki komitmen yang sama untuk merawat keamanan sebagai kebutuhan bersama.

 

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga Lampung. Keamanan bukan hanya tugas Polri, tetapi tanggung jawab kita semua.

 

Ketika masyarakat, pemerintah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan kepolisianbersatu dalam semangat Sakai Sambayan, maka Lampung akan tetap kuat, aman, damai, dan beradab,” ujar Yuni.

 

Ia menambahkan, nilai-nilai adat Lampung harus terus menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membangun rasa persaudaraan, memperkuat persatuan, serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

 

“Sakai Sambayan adalah kekuatan sosial masyarakat Lampung yang harus terus dijaga. Semangat gotong royong, saling membantu, dan solidaritas adalah modal utama untuk menciptakan kamtibmas yang kondusif. Melalui semangat ‘Ayo Jaga Lampung’ dan penguatan Sabuk Kamtibmas Polda Lampung, kami ingin memastikan bahwa keamanan hadir sebagai hasil kerja bersama, bukan kerja sendiri-sendiri,” lanjutnya.

 

Menurutnya, masyarakat yang sehat dan beradab hanya dapat tumbuh dalam lingkungan yang tertib, aman, dan penuh rasa saling menghormati. Karena itu, partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga kestabilan kehidupan bermasyarakat di Provinsi Lampung.

 

“Mari kita jaga Lampung dengan hati, dengan kepedulian, dan dengan kebersamaan. Kamtibmas yang kondusif adalah pondasi pembangunan, penopang kehidupan sosial, dan syarat utama terwujudnya masyarakat Lampung yang sehat, aman, damai, serta beradab sesuai nilai-nilai luhur adat yang kita junjung bersama,” tutup Yuni.

Press Release Nomor: 110 / IV / HUM.6.1.1./ 2026/ Bidhumas
Selasa, 21 April 2026

Baca Juga:  Bermodal Ranting Kayu, Polisi Sigap Beri Bantuan Pemudik Alami Kunci Mobil Terkunci.

Ayo Jaga Lampung, Polda Ajak Masyarakat Perkuat Kamtibmas Berbasis Nilai Sakai Sambayan

Lampung — Polda Lampung menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat bukan semata tanggung jawab aparat kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Melalui semangat “Ayo Jaga Lampung”, Polda Lampung mengajak masyarakat, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan seluruh unsur terkait untuk memperkuat sinergi menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, damai, sehat, dan beradab.

Ajakan tersebut sejalan dengan nilai luhur adat Lampung, khususnya Sakai Sambayan, yang mengandung makna gotong royong, saling membantu, dan solidaritas sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

Nilai ini dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun keharmonisan sosial sekaligus memperkuat daya tahan masyarakat terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Dalam kehidupan sosial yang semakin dinamis, masyarakat memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas lingkungan masing-masing.

Kepedulian terhadap sekitar, keaktifan dalam kegiatan ronda, komunikasi antarwarga, penyelesaian persoalan melalui musyawarah, hingga pelaporan cepat terhadap potensi gangguan keamanan menjadi bentuk nyata kontribusi masyarakat dalam menciptakan suasana yang kondusif.

Polda Lampung juga terus memperkuat Sabuk Kamtibmas Polda Lampung sebagai wadah kebersamaan dan sinergi antara Polri, pemerintah, tokoh masyarakat, dan seluruh lapisan warga.

Melalui penguatan kolaborasi tersebut, diharapkan tercipta sistem keamanan yang tidak hanya bertumpu pada penegakan hukum, tetapi juga lahir dari kesadaran, kepedulian, dan partisipasi aktif masyarakat.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun menegaskan bahwa kestabilan daerah hanya dapat terjaga apabila seluruh unsur memiliki komitmen yang sama untuk merawat keamanan sebagai kebutuhan bersama.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga Lampung. Keamanan bukan hanya tugas Polri, tetapi tanggung jawab kita semua.

Ketika masyarakat, pemerintah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan kepolisianbersatu dalam semangat Sakai Sambayan, maka Lampung akan tetap kuat, aman, damai, dan beradab,” ujar Yuni.

Ia menambahkan, nilai-nilai adat Lampung harus terus menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membangun rasa persaudaraan, memperkuat persatuan, serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Sakai Sambayan adalah kekuatan sosial masyarakat Lampung yang harus terus dijaga. Semangat gotong royong, saling membantu, dan solidaritas adalah modal utama untuk menciptakan kamtibmas yang kondusif. Melalui semangat ‘Ayo Jaga Lampung’ dan penguatan Sabuk Kamtibmas Polda Lampung, kami ingin memastikan bahwa keamanan hadir sebagai hasil kerja bersama, bukan kerja sendiri-sendiri,” lanjutnya.

Menurutnya, masyarakat yang sehat dan beradab hanya dapat tumbuh dalam lingkungan yang tertib, aman, dan penuh rasa saling menghormati. Karena itu, partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga kestabilan kehidupan bermasyarakat di Provinsi Lampung.

“Mari kita jaga Lampung dengan hati, dengan kepedulian, dan dengan kebersamaan. Kamtibmas yang kondusif adalah pondasi pembangunan, penopang kehidupan sosial, dan syarat utama terwujudnya masyarakat Lampung yang sehat, aman, damai, serta beradab sesuai nilai-nilai luhur adat yang kita junjung bersama,” tutup Yuni. (Rls)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel melintingnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Tambang Ilegal ke Kejari Lampung Selatan
Hari Bhayangkara ke-80, Sat Polair Polres Lampung Selatan Gelar Khitan Massal dan Donor Darah di Pesisir
PETANI LAMPUNG BARAT DIDUGA JADI KORBAN PENIPUAN TRANSAKSI KOPI RP1,4 MILIAR, LAPORAN SUDAH MASUK KE POLDA LAMPUNG
Massa Padati Rumah Kades, Polisi dan Brimob Evakuasi Dua Terduga Pelaku Curat di Natar
Gerak Cepat, Kurang dari 24 Jam Polres Lampung Timur Ringkus Pelaku Pembunuhan Sadis
Polisi Ungkap Kasus Pencurian Rumah di Candipuro, Dua Pelaku Ditangkap, Satu Masih Berstatus Pelajar
Kapolda Lampung Laksanakan Sholat Idul Adha di SPN Kemiling dan Salurkan Puluhan Hewan Kurban
Kasrem 043/Gatam Hadiri Rapurna DPRD Provinsi Lampung
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:18 WIB

Polisi Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Tambang Ilegal ke Kejari Lampung Selatan

Senin, 8 Juni 2026 - 07:05 WIB

PETANI LAMPUNG BARAT DIDUGA JADI KORBAN PENIPUAN TRANSAKSI KOPI RP1,4 MILIAR, LAPORAN SUDAH MASUK KE POLDA LAMPUNG

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:23 WIB

Massa Padati Rumah Kades, Polisi dan Brimob Evakuasi Dua Terduga Pelaku Curat di Natar

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:44 WIB

Gerak Cepat, Kurang dari 24 Jam Polres Lampung Timur Ringkus Pelaku Pembunuhan Sadis

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:44 WIB

Polisi Ungkap Kasus Pencurian Rumah di Candipuro, Dua Pelaku Ditangkap, Satu Masih Berstatus Pelajar

Berita Terbaru

Pejabat Daerah

Walikota Bunda Eva Sambut, Kedatangan Presiden Prabowo

Kamis, 11 Jun 2026 - 10:54 WIB