KALIANDA, Lampung Selatan – MelintingNews, 21 Agustus 2026 — Sebuah peristiwa kebakaran lahan dan tumpukan barang bekas terjadi di kawasan belakang Dayn Waterboom, Dusun Haringin RT 03 RW 04, Desa Merak Belantung, Kecamatan Kalianda, pada Kamis malam, 20 Agustus 2026. Berkat respons cepat dan terkoordinasi, api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang dari satu jam tanpa memakan korban jiwa.
Kronologi & Respons Cepat
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Laporan masuk ke Posko Damkar Kalianda pukul 20.00 WIB. Tim Regu 1 segera berangkat pukul 20.03 WIB dan tiba di lokasi pukul 20.15 WIB menggunakan 2 unit kendaraan: Ranpur 01 dan Mobil Rescue.
Kejadian ditangani langsung oleh personel Damkar serta didampingi oleh Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran, Hendry Gunawan, S.E., dan Kasi Pencegahan & Inspeksi, Yus Baimbang Bilabora, SKM., MKM., MH.
Kebakaran melanda tumpukan barang bekas berbahan fiber dan sampah sisa penebangan ranting pohon yang kering di balik tembok wahana rekreasi.
Akibat hembusan angin, api sempat meluas dan menghanguskan lahan sekitar seluas ±400 m². Berkat kerja sama tim Damkar, Polsek Kalianda, Satpol PP, TRC BPBD, dan masyarakat, api berhasil dikuasai dan dipadamkan sepenuhnya pukul 20.50 WIB. Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp10 Juta.
Di lokasi, pengawalan keamanan dan dukungan diberikan oleh Kapolsek Kalianda, IPTU Sulyadi, S.H., beserta jajaran, serta unsur Satpol PP dan BPBD.
Usai pemadaman, tim pimpinan Sekretaris Damkar dan Kasi Pencegahan memberikan edukasi khusus kepada pengurus serta karyawan Dayn Waterboom terkait bahaya kebakaran dan langkah pencegahannya.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Lampung Selatan, M. Sefri Masdian, memberikan keterangan berbasis data yang mengkhawatirkan:
“Berdasarkan catatan kami, hampir seluruh kebakaran yang terjadi bukan karena faktor alam, melainkan ulah manusia.
Mulai dari korsleting listrik, pembakaran sampah sembarangan, hingga pembakaran lahan yang tidak terkendali,” tegas Sefri.
Hingga Kamis malam (20/8), tercatat sudah terjadi 110 peristiwa kebakaran di Lampung Selatan, yang terdiri dari 38 kebakaran hunian dan 40 kebakaran lahan. Di tengah kondisi cuaca kering akibat El Nino, Sefri mengimbau masyarakat sangat berhati-hati:
“Jangan pernah membakar sampah atau lahan saat kemarau panjang ini. Percikan api kecil bisa tertiup angin dan meluas menjadi bencana besar dalam sekejap. Kewaspadaan kita adalah kunci keselamatan bersama.”
REDAKSI : MELINTING NEWS
Sumber: Laporan Resmi Dinas Damkar & Penyelamatan Kab. Lampung Selatan
Penulis: Sholeh MelintingNews
Lampung Selatan, 21 Agustus 2026










