DI KEROYOK PULUHAN ORANG ?? 🔥 Kepala Dinas Damkar Lampung Selatan Dikeroyok Puluhan Orang dari BPBD dan Satpol PP: Ada Apa?

- Penulis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KALIANDA, Lampung Selatan – MelintingNews, 21 Agustus 2026 — Berita mengejutkan sempat menggema di kawasan Pengayoman, Kecamatan Kalianda, pada Jumat, 21 Agustus 2026 sore. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Lampung Selatan, M. Sefri Masdian, tiba-tiba dikelilingi atau “dikeroyok” oleh puluhan personel dari berbagai elemen.

 

Mulai dari Tim BPBD, Satpol PP, Babinsa, Personel Sabhara Polres Lampung Selatan, hingga masyarakat berbondong-bondong mendekat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ternyata, ada alasan mulia di balik kerumunan itu. Mereka bukan menyerang, melainkan bersatu padu di bawah komando Sefri untuk menghadapi musuh yang jauh lebih ganas: Api yang mengamuk melahap lahan seluas ±1 hektar tepat di tengah permukiman warga.

 

Ancaman Lidah Api yang Mengintai Rumah Penduduk

 

Situasi sangat kritis dan mencekam. Sekretaris Dinas Damkar, Hendri Gunawan, yang turun memimpin pasukan di garis depan, menceritakan betapa gentingnya detik-detik awal kejadian.

 

“Kami segera menurunkan 2 unit kendaraan karena lokasi semak belukar yang terbakar berada di jantung pemukiman.

 

Apinya sudah cukup besar dan berpotensi memakan rumah warga jika terlambat ditangani,” ungkap Hendri dengan nada serius.

 

Penyebab pastinya pun masih menjadi teka-teki yang menegangkan; apakah berasal dari kelalaian membuang puntung rokok, sisa pembakaran sampah, atau sengaja membakar lahan alang-alang, pihaknya belum bisa memastikan.

 

Warga Hampir Tak Berdaya Melawan Kobaran

 

Kepanikan warga tergambar jelas dari keterangan Nara, salah satu warga yang huniannya berada sangat dekat dengan titik api. Ia menceritakan ketidakberdayaannya melawan kekuatan alam yang mengamuk itu.

 

“Kami sangat ketakutan Pak, apinya ada tepat di belakang rumah kami. Kami sudah berusaha memadamkan sendiri pakai ember air, tapi api malah semakin ganas dan membesar. Kami pikir sudah tamat,” ungkap Nara dengan suara bergetar.

Baca Juga:  Menggelitik Hati, Namun Bermakna Kemanusiaan dan Penyelamatan yang Luar Biasa

 

Kemenangan Indah: Keroyokan Personel Menjinakkan Api

 

Namun, “keroyokan” yang terorganisir di bawah pimpinan Kepala Dinas Sefri Masdian membuahkan hasil yang gemilang.

 

Sinergi padu antara tim Damkar, BPBD, TNI/Polri, Satpol PP, dan masyarakat berhasil mematahkan serangan api ganas itu. Keberhasilan ini mencegah bencana meluasnya kebakaran ke area hunian warga.

 

Rasa syukur dan terima kasih yang mendalam pun meluap dari hati warga yang selamat. Salah satu warga menyampaikan apresiasinya melalui pesan singkat yang menyentuh hati:

 

“Terima kasih Bapak-bapak Tim Damkar dan penolong lainnya. Terima kasih sudah menolong kami tanpa pamrih. Kami tidak akan pernah lupa jasa kalian yang menyelamatkan tempat tinggal kami,” tulisnya penuh haru.

 

Pesan Penting di Tengah Musim Kering

 

Di penghujung penanganan kejadian yang mencekam namun berakhir manis ini, Kepala Dinas Sefri Masdian kembali menegaskan pesan penting bagi seluruh masyarakat Lampung Selatan.

 

“Musim kemarau ini sangat ekstrem dan berisiko tinggi. Saya mengimbau tegas: Jangan pernah membakar sampah atau lahan sekecil apa pun. Percikan api kecil bisa menjadi bencana besar dalam sekejap,” tegas Sefri.

 

Kini suasana kembali tenang dan damai:

 

Keroyokan personel yang sempat mengundang tanya itu ternyata Bukan Mengeroyok Kepala Dinas Damkar,

 

Tapi wujud nyata kekompakan penyelamat yang hadir bagai pahlawan di tengah bahaya. 🚒🇮🇩

 

 

 

REDAKSI : MELINTING NEWS

 

Sumber: Dinas Damkar & Penyelamatan Lampung Selatan

 

 

 

Penulis: Sholeh MelintingNews

Lampung Selatan, 21 Agustus 2026

 

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel melintingnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Update Terkini: Gunung Anak Krakatau Erupsi Menerus — Kolom Abu Tinggi 14,6 Km, BPBD: Pesisir Aman Tetap Patuhi Zona Bahaya
Skandal PNM Mekaar Abung Semuli: Manipulasi Data, Tahan Dana Nasabah, hingga Intimidasi Penagihan Lewat Tengah Malam
KASUS UNIK TARENA AIR SEKOLAH HILANG: Polsek Candipuro Buktikan Ketangguhan Lewat Penanganan Cepat & Tuntas
Kebakaran Lahan & Sampah di Kawasan Waterboom Dayn Kalianda, Dijinakkan Cepat Tanpa Korban Jiwa
Fakta Kerusuhan Massa Duduki Lahan Grup Bumi Waras: 36 Mes hingga 12 Kendaraan Dibakar
KEBAKARAN di Way Urang Kalianda berhasil dipadamkan : Damkarmat ingatkan masyarakat waspada penggunaan listrik dan api
Diduga Limbah SPPG Sekincau 1 Cemari Kebun Warga, GERMASI Desak BGN Lakukan Evaluasi Menyeluruh
Kades Sumber Agung Ali Rohim Sigap Selamatkan Warga Terlantar di Kalimantan: Kirim Dana dan Atur Kepulangan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 15:05 WIB

Update Terkini: Gunung Anak Krakatau Erupsi Menerus — Kolom Abu Tinggi 14,6 Km, BPBD: Pesisir Aman Tetap Patuhi Zona Bahaya

Rabu, 2 September 2026 - 13:02 WIB

Skandal PNM Mekaar Abung Semuli: Manipulasi Data, Tahan Dana Nasabah, hingga Intimidasi Penagihan Lewat Tengah Malam

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:14 WIB

KASUS UNIK TARENA AIR SEKOLAH HILANG: Polsek Candipuro Buktikan Ketangguhan Lewat Penanganan Cepat & Tuntas

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:33 WIB

DI KEROYOK PULUHAN ORANG ?? 🔥 Kepala Dinas Damkar Lampung Selatan Dikeroyok Puluhan Orang dari BPBD dan Satpol PP: Ada Apa?

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:29 WIB

Kebakaran Lahan & Sampah di Kawasan Waterboom Dayn Kalianda, Dijinakkan Cepat Tanpa Korban Jiwa

Berita Terbaru