JATI AGUNG — MelintingNews, 22 SEPTEMBER 2026 — Harapan baru kembali menyapa keluarga kecil Alfa Rizky, anak penderita jantung bocor asal Desa Sidodadi Asri, Kecamatan Jati Agung. KUPT Puskesmas Rawat Inap Banjar Agung bergerak cepat menyusun segala kebutuhan agar Alfa dapat segera menjalani penanganan lanjutan di RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian tak pernah terlambat — dan bersama-sama, beban berat pun menjadi ringan.
Kepala UPTD Puskesmas Banjar Agung, drg. Andi Maryam, memimpin langsung kunjungan ke kediaman Alfa Rizky. Beliau didampingi Bidan Desa Sidodadi Asri Irma Metriana, relawan kemanusiaan Topan Sanjaya dari Tim Berkah Berbagi Lampung, Kepala Dusun 6A, serta kader Posyandu.
Bukan sekadar menengok — tim turut membantu keluarga menyiapkan berkas administrasi lengkap agar proses rujukan berjalan lancar tanpa hambatan.
Alfa sebelumnya mendapat perawatan di RSUD Abdul Moeloek Bandar Lampung. Kini langkah selanjutnya telah disusun: menuju Jakarta untuk penanganan yang lebih mendalam.
Putri, ibunda Alfa Rizky, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas perhatian yang datang menyapa keluarganya:
“Terima kasih atas respons cepat Puskesmas Rawat Inap Banjar Agung dan Pemerintah Desa Sidodadi Asri, karena sudah membantu urusan pemberkasan untuk rujukan ke rumah sakit di Jakarta. Semoga kebaikan ini dibalas berlipat ganda,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca namun penuh harap.
Drg. Andi Maryam menjelaskan bahwa pihaknya berkoordinasi penuh menyusun segala persyaratan agar saat tiba di Jakarta, keluarga tidak lagi kesulitan:
“Kami kumpulkan semua persyaratannya agar nantinya di Jakarta semuanya sudah siap.
Tujuannya satu: mempermudah proses pengobatan Alfa. Kami berharap jalannya dipermudah, dan kami bisa mendampingi hingga tujuan tercapai,” tegas beliau.
Dukungan tak hanya datang dari tenaga kesehatan dan pemerintah desa. Galang dana yang digerakkan masyarakat terus mengalir — hingga saat ini terkumpul Rp1.825.575.
Setiap rupiah adalah doa, setiap sumbangan adalah pelukan hangat dari sesama yang tak rela melihat anak kecil berjuang sendirian.
Relawan Topan Sanjaya dan Tim Berkah Berbagi Lampung turut mendampingi keluarga setiap langkahnya — membuktikan bahwa gotong royong masih hidup, dan di saat sulit, kita tidak berjalan sendirian.
REDAKSI : Melinting News
SUMBER : Kepala UPTD Puskesmas Rawat Inap Banjar Agung, Drg. Andi Mariam
Penulis : Sholeh










