Polairud Polres Lampung Selatan Pantau Aktivitas Gunung Anak Krakatau, Warga Diimbau Tak Percaya Hoaks

- Penulis

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MELINTINGNEWS|LAMPUNG – Personel Satpolairud Polres Lampung Selatan bersama awak Kapal Polisi XXV-2003 Pangkalan Bakauheni melaksanakan pemantauan langsung terhadap perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau di Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau, Desa Hargo Pancuran, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (5/7/2026).

 

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas beredarnya informasi hoaks mengenai erupsi Gunung Anak Krakatau yang sempat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam kegiatan tersebut, petugas kepolisian berkoordinasi dengan petugas Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau dari Badan Geologi Kementerian ESDM, Suwarno, guna memperoleh informasi resmi terkait perkembangan aktivitas vulkanik gunung tersebut.

 

Berdasarkan hasil pemantauan, status Gunung Anak Krakatau hingga saat ini masih berada pada Level III (Siaga). Masyarakat, nelayan, wisatawan, maupun pendaki diimbau untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif sesuai rekomendasi Badan Geologi.

 

Selain melakukan pemantauan, personel Satpolairud juga mensosialisasikan informasi resmi dari Kementerian ESDM kepada masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, khususnya terkait isu erupsi Gunung Anak Krakatau yang beredar di media sosial.

 

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, jajaran kepolisian terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan masyarakat memperoleh informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga:  Membayar Rindu Masa Kecil: Wisata Muara Alam Pasir Sakti, Tempat Terbaik Menciptakan Tawa Anak dan Kehangatan Keluarga

 

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum jelas sumbernya. Pastikan informasi mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau diperoleh dari instansi resmi yang berwenang,” ujar Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, Minggu (5/7/2026).

 

Menurutnya, Polda Lampung melalui jajaran Satpolairud akan terus melakukan pemantauan serta berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau dan Badan Geologi untuk memantau setiap perkembangan aktivitas vulkanik.

 

“Personel kami di lapangan terus melakukan monitoring dan koordinasi secara intensif sehingga setiap perkembangan dapat segera diketahui dan disampaikan kepada masyarakat secara cepat dan tepat,” katanya.

 

Yuni menegaskan, keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, seluruh masyarakat diminta mematuhi rekomendasi yang telah dikeluarkan oleh Badan Geologi.

 

“Kami mengajak masyarakat, nelayan, wisatawan, maupun pendaki untuk mematuhi radius aman sejauh tiga kilometer dari kawah aktif Gunung Anak Krakatau demi keselamatan bersama,” tegasnya.

 

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban dengan tidak terprovokasi oleh informasi yang tidak dapat dipastikan kebenarannya.

 

“Apabila masyarakat membutuhkan informasi terkait perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau, silakan mengakses sumber resmi pemerintah atau berkoordinasi dengan aparat kepolisian setempat. Mari bersama-sama kita cegah penyebaran hoaks yang dapat menimbulkan kepanikan,” tutupnya.

(As)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel melintingnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kades Sumber Agung Ali Rohim Sigap Selamatkan Warga Terlantar di Kalimantan: Kirim Dana dan Atur Kepulangan
Diduga Belum Kantongi Izin Lingkungan dan PBG, Pembangunan SPPG Sekincau 3 Tuai Penolakan Warga
Aprohan Tolak Piagam Penghargaan Polda Lampung: Tidak Pernah Merasa Berkontribusi untuk Institusi Polri
Menggelitik Hati, Namun Bermakna Kemanusiaan dan Penyelamatan yang Luar Biasa
Membayar Rindu Masa Kecil: Wisata Muara Alam Pasir Sakti, Tempat Terbaik Menciptakan Tawa Anak dan Kehangatan Keluarga
Mahasiswa Perguruan Tinggi di Bandar Lampung di temukan meninggal dunia di dalam kamar Kost Posisi badan terlentang tanpa memakai baju
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:23 WIB

Kades Sumber Agung Ali Rohim Sigap Selamatkan Warga Terlantar di Kalimantan: Kirim Dana dan Atur Kepulangan

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:08 WIB

Diduga Belum Kantongi Izin Lingkungan dan PBG, Pembangunan SPPG Sekincau 3 Tuai Penolakan Warga

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:24 WIB

Polairud Polres Lampung Selatan Pantau Aktivitas Gunung Anak Krakatau, Warga Diimbau Tak Percaya Hoaks

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:36 WIB

Aprohan Tolak Piagam Penghargaan Polda Lampung: Tidak Pernah Merasa Berkontribusi untuk Institusi Polri

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:29 WIB

Menggelitik Hati, Namun Bermakna Kemanusiaan dan Penyelamatan yang Luar Biasa

Berita Terbaru