PONOROGO / MELINTING NEWS – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Yayasan Sadar Penggalih berlangsung meriah dengan menghadirkan lebih dari 60 grup Reog yang turut menyemarakkan kegiatan. Acara tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat pelestarian seni budaya, mempererat persaudaraan, serta menjaga tradisi luhur masyarakat Ponorogo.
Dalam kegiatan tersebut, **Teguh Wiyono** turut hadir bersama Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Ponorogo, **Hj. Lisdyarita, S.H.**, untuk memberikan dukungan terhadap kegiatan yayasan dan pelestarian kesenian tradisional yang menjadi kebanggaan masyarakat Ponorogo.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kehadiran Teguh Wiyono dalam perayaan ini mencerminkan perhatian terhadap keberlangsungan seni budaya lokal, khususnya kesenian Reog Ponorogo yang memiliki nilai historis, filosofis, dan identitas kuat bagi masyarakat.
Perayaan HUT ke-27 Yayasan Sadar Penggalih yang dimeriahkan lebih dari 60 grup Reog menjadi bukti besarnya antusiasme masyarakat terhadap kesenian tradisional. Penampilan para seniman Reog tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi penerus untuk mengenal, mencintai, dan melestarikan warisan budaya daerah.
Momentum ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat, pelaku seni, dan seluruh elemen masyarakat dalam mengembangkan potensi budaya Ponorogo.
Teguh Wiyono berharap kegiatan kebudayaan seperti ini terus mendapatkan dukungan sehingga kesenian Reog semakin berkembang, para seniman memperoleh ruang untuk berkarya, serta budaya Ponorogo semakin dikenal luas di tingkat nasional maupun internasional.
**Reog Lestari, Budaya Terjaga, Ponorogo Semakin Hebat.**
Perayaan HUT ke-27 Yayasan Sadar Penggalih pun menjadi pengingat bahwa menjaga kebudayaan bukan sekadar merawat tradisi masa lalu, melainkan juga membangun kebanggaan dan masa depan generasi muda Ponorogo.
REDAKSI: MELINTING NEWS.
( AR ).










