Serah Terima Pataka Maneka Tunggal Dharma Jadi Simbol Pergantian Kapolda Jateng dari Irjen Pol Ribut Hari Wibowo kepada Irjen Pol Roy Hardi Siahaan

- Penulis

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Melinting News / Polda Jateng – Kota Semarang | Polda Jawa Tengah menggelar Upacara Serah Terima Pataka Maneka Tunggal Dharma sebagai simbol pergantian kepemimpinan dari Kapolda lama Irjen Pol Dr. Ribut Hari Wibowo, S.H., S.I.K., M.H. kepada Irjen Pol Roy Hardi Siahaan, S.I.K., S.H., M.H. Kegiatan tersebut berlangsung di Mapolda Jateng, Selasa (6/10/2026) pagi.

 

Upacara serah terima Pataka diawali dengan prosesi penyambutan Kapolda Baru yang dipimpin oleh Wakapolda Jateng Brigjen Pol Dr. Latif Usman, S.I.K., M.Hum. yang dihadiri oleh para pejabat utama Polda Jateng, pengurus Bhayangkari Daerah Jawa Tengah, serta jajaran personel Polda Jateng.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam prosesi tersebut, Waka Polda menyambut kedatangan Kapolda Jateng yang baru, Irjen Pol Roy Hardi Siahaan, S.I.K., S.H., M.H. beserta ibu di gerbang Mapolda Jateng. Kapolda baru kemudian menerima pengalungan karangan bunga sebagai bentuk penyambutan, sebelum menuju lobi Mapolda melalui jajaran kehormatan pedang pora.

 

Setibanya di lobi, Irjen Pol Roy Hardi Siahaan disambut oleh Kapolda Jateng sebelumnya, Irjen Pol Dr. Ribut Hari Wibowo, S.H., S.I.K., M.H. Prosesi penyambutan juga diwarnai penyerahan buket bunga kepada Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Tengah yang baru sebagai bagian dari tradisi penyambutan keluarga besar Polda Jateng.

 

Rangkaian penyambutan tersebut kemudian dilanjutkan dengan prosesi inti, yakni Upacara Serah Terima Pataka Polda Jateng Maneka Tunggal Dharma. Kapolda lama dan Kapolda baru memasuki lapangan upacara, diikuti jajaran personel dari berbagai satuan kerja di lingkungan Polda Jateng.

 

Dalam amanatnya, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo selaku pejabat lama menyampaikan bahwa serah terima Pataka menjadi bagian penting dalam perjalanan pengabdian sekaligus menandai estafet kepemimpinan Polda Jateng kepada pejabat Kapolda yang baru. Irjen Pol Ribut menjelaskan, Pataka yang diserahterimakan menjadi simbol kehormatan, jati diri, dan tanggung jawab pengabdian seluruh personel Polda Jateng.

 

“Hari ini juga saya menyerahkan Pataka Kapolda Jawa Tengah sebagai simbol kehormatan, jati diri dan tanggung jawab pengabdian untuk mengingatkan kita bagaimana kita akan mengabdikan diri dengan lebih baik kepada masyarakat. Berbagai capaian yang kita raih bukanlah keberhasilan seorang Kapolda, tapi adalah hasil kerja bersama seluruh keluarga besar Polda Jawa Tengah,” ungkapnya.

 

Kepada seluruh jajaran Polda Jateng, Irjen Pol Ribut juga berpesan agar memberikan dukungan, loyalitas, dan kerja sama terbaik kepada Kapolda yang baru serta melanjutkan berbagai program yang telah berjalan dengan baik.

 

“Karena itu saya berpesan, jaga kehormatan Pataka kita, jaga solidaritas, jaga integritas, dan jaga kepercayaan masyarakat. Lanjutkan program-program yang telah berjalan dengan baik. Kalau kemarin dukungan 100 persen, sekarang tingkatkan 200 persen. Semua loyalitas tetap lurus kepada Bapak Kapolda yang baru,” pesannya.

Baca Juga:  Senyum Warga Cianjur Terlihat di Tengah Pembagian Masker oleh Polisi

 

Sementara itu, pejabat baru Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Roy Hardi Siahaan menyampaikan bahwa pergantian pimpinan merupakan bagian dari dinamika organisasi. Namun, tugas, tanggung jawab, dan pengabdian Polri kepada masyarakat akan terus berjalan.

 

Ia menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian Irjen Pol Ribut Hari Wibowo selama memimpin Polda Jateng. Berbagai kebijakan, capaian, inovasi dan nilai-nilai baik yang telah dibangun, menurutnya, menjadi fondasi penting untuk dilanjutkan dan dikembangkan.

 

“Pataka ini bukan sekadar simbol seremonial. Di dalamnya terkandung sejarah perjuangan, nilai pengabdian para pendahulu, kehormatan institusi sekaligus amanah yang harus kita pertanggungjawabkan kepada masyarakat,” kata Kapolda Jateng.

 

Dalam menjalankan amanah tersebut, Irjenpol. Roy Hardi menjabarkan semangat “Polisi Bersama Masyarakat” melalui tiga penekanan utama dalam pelaksanaan tugas personel Polda Jawa Tengah. Pertama, Polri harus bertindak tegas terhadap tindak pidana yang sangat meresahkan masyarakat, seperti narkotika, perjudian, begal, pencurian dengan kekerasan, serta berbagai kejahatan lainnya yang mengganggu rasa aman masyarakat.

 

Kedua, ketegasan tersebut harus berjalan beriringan dengan sikap humanis terhadap kelompok rentan, khususnya perempuan, penyandang disabilitas maupun masyarakat yang berada dalam posisi lemah. Ketiga, Polri harus bergerak cepat terhadap setiap laporan, pengaduan maupun permintaan pertolongan masyarakat, sehingga kehadiran polisi benar-benar dirasakan ketika masyarakat membutuhkan bantuan.

 

“Kita harus bertindak tegas terhadap tindak pidana yang sangat meresahkan masyarakat. Kemudian kita harus humanis kepada kaum rentan, perempuan, disabilitas maupun mereka yang dianggap kaum lemah. Dan kita harus bergerak cepat terhadap semua laporan atau pengaduan yang masyarakat sangat membutuhkan pertolongan,” tegasnya.

 

Ia menambahkan, pelaksanaan tugas tersebut membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, dirinya meminta dukungan Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan di Jawa Tengah untuk bersama-sama menjaga keamanan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

 

“Kami mohon dukungan dari seluruh Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh stakeholder. Mohon kami diterima sebagai warga Jawa Tengah dan sebagai Kapolda Jawa Tengah,” ujarnya.

 

Serah Terima Pataka “Maneka Tunggal Dharma” tersebut menjadi simbol bahwa kepemimpinan dapat berganti, tetapi kehormatan, tanggung jawab dan pengabdian kepada masyarakat terus dilanjutkan. Di bawah kepemimpinan Kapolda Jateng yang baru, semangat tersebut diterjemahkan melalui ketegasan terhadap kejahatan, pelayanan yang humanis kepada kelompok rentan, serta respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat.

(Gito).

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel melintingnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Ops Patuh Krakatau 2026 Dimulai, Polres Lamtim Laksanakan Gelar Pasukan
Operasi Patuh Lodaya 2026; Kapolres Indramayu AKBP Prianggo Ajak Warga Tertib Berlalu Lintas
Operasi Patuh Krakatau 2026 Sasar Remaja Yang Dominan Lakukan Pelanggaran
Gerak Cepat Polres Lampung Timur dan Brimob Padamkan Karhutla di TN Way Kambas
Polda Lampung Kerahkan 702 Personel dalam Operasi Patuh Krakatau 2026, Pelawan Arus Jadi Target Utama
Jebol Tembok Gudang Pakai Mobil Pikap, Empat Pria di Natar Ditangkap, 21 Ban Disita
Polsek Terbanggi Besar Tangkap Empat Pelaku Pencurian Kabel Pabrik Kertas, Kerugian Capai Rp480 Juta
Respons Cepat Polri, Tindaklanjuti Laporan Anak yang Mencari Pertolongan untuk Ibunya
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:04 WIB

‎Ops Patuh Krakatau 2026 Dimulai, Polres Lamtim Laksanakan Gelar Pasukan

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Operasi Patuh Lodaya 2026; Kapolres Indramayu AKBP Prianggo Ajak Warga Tertib Berlalu Lintas

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Operasi Patuh Krakatau 2026 Sasar Remaja Yang Dominan Lakukan Pelanggaran

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Gerak Cepat Polres Lampung Timur dan Brimob Padamkan Karhutla di TN Way Kambas

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Polda Lampung Kerahkan 702 Personel dalam Operasi Patuh Krakatau 2026, Pelawan Arus Jadi Target Utama

Berita Terbaru

HUKUM / KRIMINAL

Bermodus Ambil Barang Mobil Maxim Menggelapkan Barang.

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:55 WIB