Klarifikasi Lurah Kupang Kota, Muhammad Husin, Memerintahkan ketua RT Memungut Uang dari Warga Penerima Bantuan Beras dan Minyak Goreng Program Pemerintah

- Penulis

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG |Melintingnews.com  — Lurah Kupang Kota, Kecamatan Telukbetung Utara, Muhammad Husin, membantah telah memerintahkan ketua RT memungut uang dari warga penerima bantuan beras dan minyak goreng program Pemerintah Kota Bandarlampung.

 

“Saya tidak minta uang kepada para RT untuk biaya bongkar beras dan minyak dari truk ke kantor kelurahan,” kata Husin, Selasa, 26 Mei 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menurut Husin, proses penurunan bantuan dilakukan oleh petugas yang dibawa pihak pengirim. Ia menyebut terdapat tiga pekerja yang bertugas menurunkan beras dan minyak goreng tersebut.

 

“Mereka membawa tiga orang kuli untuk menurunkan beras dan minyak itu. Supaya cepat, saya minta bantuan Linmas dan warga sekitar,” ujar dia.

 

Sebelumnya, sejumlah warga RT 19 dan RT 20 Kelurahan Kupang Kota mengaku dimintai uang Rp20 ribu saat mengambil bantuan beras dan minyak goreng dari Pemerintah Kota Bandarlampung. Uang itu disebut untuk biaya bongkar muat.

Baca Juga:  Kepala Desa Padan Penengahan Resmi Mengundurkan Diri Setelah Di Desak Warga, Warga Sebut : Kami Sudah Tak Percaya Kades

 

Ketua RT 20 Kelurahan Kupang Kota, Titing Nuraini, mengatakan pemberian uang kepada panitia tidak bersifat wajib. Menurut dia, warga tetap menerima bantuan meski tidak memberikan uang.

 

“Ada warga yang bertanya, ‘ini gratis ya?’ Saya jawab gratis. Tapi kalau mau membantu beli air mineral dan gorengan boleh,” kata Titing.

 

Ia menjelaskan, dari sumbangan sukarela warga terkumpul Rp120 ribu. Uang tersebut kemudian diserahkan kepada panitia yang membantu menurunkan bantuan.

 

“Duitnya saya serahkan ke panitia yang ngangkat-ngangkat itu untuk beli gorengan dan air mineral,” ujar dia.(Tim).

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel melintingnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lomba Bersih Desa Tingkat RT Membahana di Desa Kuripan: Ibu Ibu Antusias Bersatu Menata Lingkungan Asri
Rembuk Pekon Bahas Persoalan Tanah di Jalan Pulau Singkap, Kelurahan Sukabumi Belum Hasilkan Kesepakatan
KEPALA DESA KETAPANG BERDUKA: Penemuan Jasad Lansia Nuraini di Rumah, Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan
Kepala Desa Padan Penengahan Resmi Mengundurkan Diri Setelah Di Desak Warga, Warga Sebut : Kami Sudah Tak Percaya Kades
Kades Jati Mulyo, Kecamatan Jati Agung Mumet: Dilanda Isu Bansos, Ini Faktanya !
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 19:55 WIB

Lomba Bersih Desa Tingkat RT Membahana di Desa Kuripan: Ibu Ibu Antusias Bersatu Menata Lingkungan Asri

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:58 WIB

Rembuk Pekon Bahas Persoalan Tanah di Jalan Pulau Singkap, Kelurahan Sukabumi Belum Hasilkan Kesepakatan

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:10 WIB

KEPALA DESA KETAPANG BERDUKA: Penemuan Jasad Lansia Nuraini di Rumah, Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:57 WIB

Kepala Desa Padan Penengahan Resmi Mengundurkan Diri Setelah Di Desak Warga, Warga Sebut : Kami Sudah Tak Percaya Kades

Senin, 22 Juni 2026 - 20:35 WIB

Kades Jati Mulyo, Kecamatan Jati Agung Mumet: Dilanda Isu Bansos, Ini Faktanya !

Berita Terbaru