Ketum FRIC H. Dian Surahman: Toleransi Adalah Pilar Utama Persatuan Bangsa, Tidak Boleh Ditawar

- Penulis

Kamis, 9 April 2026 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | Melintingnews.com –  9 April 2026 – Ketua Umum Fast Respon Indonesia Center (FRIC), H. Dian Surahman, menegaskan bahwa menjaga toleransi bukan sekadar imbauan moral, melainkan kewajiban kolektif seluruh elemen bangsa demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

Hal tersebut disampaikan menyikapi pentingnya penguatan nilai-nilai persatuan sebagaimana tercermin dalam pesan publik “Langkah Kecil, Dampak Besar: Jaga Toleransi Untuk Persatuan Negeri”.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menurut H. Dian Surahman, toleransi harus diwujudkan dalam tindakan nyata di tengah masyarakat, bukan hanya menjadi slogan atau narasi seremonial.

“Toleransi adalah fondasi utama persatuan. Tanpa toleransi, perbedaan akan mudah berubah menjadi konflik. Karena itu, setiap individu harus mengambil peran aktif dalam menjaga harmoni sosial,” tegasnya.

 

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari merupakan kunci utama dalam memperkuat ketahanan sosial bangsa.

FRIC mendorong masyarakat untuk:

– Mengamalkan nilai-nilai Pancasila secara konsisten dalam kehidupan bermasyarakat

Baca Juga:  Fast Respon Indonesia Center Apresiasi Layanan Call Center 110 Polri Modernisasi Langkah Tepat Pelayanan Darurat Polri Untuk Masyarakat

– Menghormati perbedaan tanpa merasa kelompoknya paling benar atau superior

– Meningkatkan kepedulian sosial serta kepekaan terhadap lingkungan sekitar

 

H. Dian Surahman juga mengingatkan bahwa di era digital saat ini, ancaman terhadap persatuan tidak hanya datang dari konflik fisik, tetapi juga dari penyebaran ujaran kebencian, disinformasi, dan polarisasi di ruang publik.

 

“Jangan biarkan ruang digital menjadi sumber perpecahan. Gunakan media sosial sebagai sarana memperkuat persaudaraan, bukan memecah belah bangsa,” ujarnya.

 

Sebagai bagian dari elemen masyarakat sipil, FRIC menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan aparat penegak hukum, pemerintah, dan seluruh komponen bangsa dalam menjaga stabilitas sosial serta memperkuat nilai kebhinekaan.

 

Rilisan ini menjadi penegasan bahwa menjaga toleransi adalah tanggung jawab bersama, dan langkah kecil dari setiap individu akan berdampak besar bagi keutuhan dan masa depan Indonesia.

 

(Humas FRIC)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel melintingnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebanggaan Lampung, Adhitya Agung Raih Medali Perak Kejurnas POBSI 2026
FRIC :Kesejahteraan Polisi Wajib Dipenuhi, Jika Ingin Pelayanan Polisi Kepada Masyarakat Optimal
KETUM FRIC SERUKAN KESIAPSIAGAAN BENCANA: BUKAN SOAL TAKUT, TAPI TAHU APA YANG HARUS DILAKUKAN
Dek Fadh Minta Kabupaten/Kota Perkuat Koordinasi dengan BWS dan BPJN
Mendagri Tito Karnavian Jenguk Wali Nanggroe Aceh di Penang
Ketua Umum FRIC Desak DPR Segera Sahkan RUU Perampasan Aset: “Sita Aset Koruptor, Kembalikan untuk Rakyat”
Ditlantas Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Situasional di Sekitar DPR RI
DPP Relawan PRANTARA Indonesia Salurkan Bantuan Gempa ke NTT, Resmi Diberangkatkan dari Jakarta
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 23:06 WIB

Kebanggaan Lampung, Adhitya Agung Raih Medali Perak Kejurnas POBSI 2026

Jumat, 11 September 2026 - 13:12 WIB

FRIC :Kesejahteraan Polisi Wajib Dipenuhi, Jika Ingin Pelayanan Polisi Kepada Masyarakat Optimal

Rabu, 9 September 2026 - 16:59 WIB

KETUM FRIC SERUKAN KESIAPSIAGAAN BENCANA: BUKAN SOAL TAKUT, TAPI TAHU APA YANG HARUS DILAKUKAN

Rabu, 2 September 2026 - 20:58 WIB

Dek Fadh Minta Kabupaten/Kota Perkuat Koordinasi dengan BWS dan BPJN

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:40 WIB

Mendagri Tito Karnavian Jenguk Wali Nanggroe Aceh di Penang

Berita Terbaru