Kapolda Lampung Bersama Tim SAR Satuan Brimob Polda Lampung Pantau Kebakaran Hutan di Way Kambas

- Penulis

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

BrimobLampung |Melintingnews.com — Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Tim SAR Satuan Brimob Polda Lampung melakukan peninjauan langsung ke lokasi kebakaran hutan di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Kabupaten Lampung Timur, pada Senin (24/08/2026). Kehadiran pimpinan tertinggi Polda Lampung di titik api ini bertujuan untuk memantau langsung situasi terkini serta memastikan upaya pemadaman berjalan maksimal di wilayah terdampak.

 

Langkah respons cepat ini diambil mengingat lokasi kebakaran berada di dalam kawasan konservasi yang merupakan habitat vital bagi berbagai satwa dilindungi. Upaya lokalisasi api menjadi prioritas utama guna mencegah kerusakan ekosistem yang lebih luas di Wilayah Hukum Polda Lampung. Hal ini sangat krusial dilakukan karena vegetasi yang terbakar merupakan penyangga kehidupan satwa liar yang menjadi aset berharga negara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Di lapangan, personel Satuan Brimob Polda Lampung bersama tim gabungan menghadapi tantangan berat berupa cuaca panas ekstrem disertai hembusan angin kencang. Kondisi vegetasi berupa semak dan ilalang kering menyebabkan api merambat dengan sangat cepat hingga diperkirakan telah menghanguskan lahan seluas 673,4 hektare. Meski demikian, tim tetap gigih u melakukan pemadaman manual maupun menggunakan peralatan pendukung untuk memutus jalur api di medan yang sulit dijangkau.

 

Dalam arahannya, Irjen Pol Helfi Assegaf menegaskan bahwa kehadiran Polri, TNI, dan instansi terkait merupakan representasi dari pengabdian tanpa batas untuk menjaga kelestarian alam. “Kami hadir sebagai bentuk dedikasi Polri dalam melindungi aset negara dan ekosistem dari ancaman kebakaran. Personel akan tetap berada di lokasi untuk melakukan pendinginan dan memastikan titik api benar-benar padam sepenuhnya meski menghadapi berbagai kendala di lapangan,” tegasnya.

 

Melalui upaya sinergis ini, diharapkan kerusakan lingkungan di Taman Nasional Way Kambas dapat segera diminimalisir agar keseimbangan ekosistem tetap terjaga.

Kapolda Lampung Bersama Tim SAR Satuan Brimob Polda Lampung Pantau Kebakaran Hutan di Way Kambas

Baca Juga:  Korupsi Dibongkar Ditkrimsus Polda Lampung, Kerugian Negara Capai Puluhan Miliar

BrimobLampung — Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Tim SAR Satuan Brimob Polda Lampung melakukan peninjauan langsung ke lokasi kebakaran hutan di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Kabupaten Lampung Timur, pada Senin (24/08/2026). Kehadiran pimpinan tertinggi Polda Lampung di titik api ini bertujuan untuk memantau langsung situasi terkini serta memastikan upaya pemadaman berjalan maksimal di wilayah terdampak.

Langkah respons cepat ini diambil mengingat lokasi kebakaran berada di dalam kawasan konservasi yang merupakan habitat vital bagi berbagai satwa dilindungi. Upaya lokalisasi api menjadi prioritas utama guna mencegah kerusakan ekosistem yang lebih luas di Wilayah Hukum Polda Lampung. Hal ini sangat krusial dilakukan karena vegetasi yang terbakar merupakan penyangga kehidupan satwa liar yang menjadi aset berharga negara.

Di lapangan, personel Satuan Brimob Polda Lampung bersama tim gabungan menghadapi tantangan berat berupa cuaca panas ekstrem disertai hembusan angin kencang. Kondisi vegetasi berupa semak dan ilalang kering menyebabkan api merambat dengan sangat cepat hingga diperkirakan telah menghanguskan lahan seluas 673,4 hektare. Meski demikian, tim tetap gigih u melakukan pemadaman manual maupun menggunakan peralatan pendukung untuk memutus jalur api di medan yang sulit dijangkau.

Dalam arahannya, Irjen Pol Helfi Assegaf menegaskan bahwa kehadiran Polri, TNI, dan instansi terkait merupakan representasi dari pengabdian tanpa batas untuk menjaga kelestarian alam. “Kami hadir sebagai bentuk dedikasi Polri dalam melindungi aset negara dan ekosistem dari ancaman kebakaran. Personel akan tetap berada di lokasi untuk melakukan pendinginan dan memastikan titik api benar-benar padam sepenuhnya meski menghadapi berbagai kendala di lapangan,” tegasnya.

Melalui upaya sinergis ini, diharapkan kerusakan lingkungan di Taman Nasional Way Kambas dapat segera diminimalisir agar keseimbangan ekosistem tetap terjaga.

(Rudiyanto).

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel melintingnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Ops Patuh Krakatau 2026 Dimulai, Polres Lamtim Laksanakan Gelar Pasukan
Operasi Patuh Lodaya 2026; Kapolres Indramayu AKBP Prianggo Ajak Warga Tertib Berlalu Lintas
Operasi Patuh Krakatau 2026 Sasar Remaja Yang Dominan Lakukan Pelanggaran
Gerak Cepat Polres Lampung Timur dan Brimob Padamkan Karhutla di TN Way Kambas
Polda Lampung Kerahkan 702 Personel dalam Operasi Patuh Krakatau 2026, Pelawan Arus Jadi Target Utama
Jebol Tembok Gudang Pakai Mobil Pikap, Empat Pria di Natar Ditangkap, 21 Ban Disita
Polsek Terbanggi Besar Tangkap Empat Pelaku Pencurian Kabel Pabrik Kertas, Kerugian Capai Rp480 Juta
Respons Cepat Polri, Tindaklanjuti Laporan Anak yang Mencari Pertolongan untuk Ibunya
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:04 WIB

‎Ops Patuh Krakatau 2026 Dimulai, Polres Lamtim Laksanakan Gelar Pasukan

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Operasi Patuh Lodaya 2026; Kapolres Indramayu AKBP Prianggo Ajak Warga Tertib Berlalu Lintas

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Operasi Patuh Krakatau 2026 Sasar Remaja Yang Dominan Lakukan Pelanggaran

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Gerak Cepat Polres Lampung Timur dan Brimob Padamkan Karhutla di TN Way Kambas

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Polda Lampung Kerahkan 702 Personel dalam Operasi Patuh Krakatau 2026, Pelawan Arus Jadi Target Utama

Berita Terbaru

HUKUM / KRIMINAL

Bermodus Ambil Barang Mobil Maxim Menggelapkan Barang.

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:55 WIB