BUPATI LAMPUNG SELATAN NGAMUK DI KECAMATAN SRAGI: ADA APA ?

- Penulis

Kamis, 17 September 2026 - 20:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SRAGI — MelintingNews, 17 September 2026 — Masyarakat Sragi tertegun menyaksikan pemandangan yang tak pernah diduga. Bupati Lampung Selatan, Haji Radityo Egi Pratama S.T., MBA., terlihat “ngamuk” di Kecamatan Sragi. Kabar itu seketika meluas secepat kilat, membahana, dan mengguncang seluruh Lampung Selatan.

 

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mendengar dan melihat aksi Bupati yang dikabarkan ngamuk, Tim MelintingNews tak tinggal diam — segera menemui Camat Sragi, Wayan Susana, S.T., M.T., untuk memastikan kebenarannya.

 

 

 

WAWAWANCARA EKSKLUSIF DENGAN CAMAT SRAGI

 

MelintingNews: “Selamat siang Pak Camat. Saya ingin keterangan dari Bapak. Saya mendengar kabar bahwa Bupati Egi ngamuk di Kantor Kecamatan Sragi.

 

Bisa Bapak jelaskan apa yang menjadi penyebab ngamuknya Bupati?”

 

Camat Wayan Susana: “Ohh itu ya? Jadi begini Mas, Bupati kita memang ‘ngamuk’ di kantor kecamatan.

 

Semua mau dibongkar. Aula dan kantor mau dibongkar sama Pak Bupati.”

 

MelintingNews: “Maaf Pak Camat, maksudnya dibongkar bagaimana Pak? Tolong jelaskan!”

 

Camat Wayan Susana: “Kantor kita ini kan sudah lama rusak dan hancur. Sejak Camat sebelumnya pun sudah tak ditempati kantor ini.

 

Kami ngantor di rumah dinas yang masih agak mendingan lah. Kenapa Camat sebelumnya dan kami ngantor di rumah dinas?

 

Karena kami takut Mas, takut runtuh dan mengancam keselamatan kami.”

 

“Kami semua berharap Pemerintah Daerah segera membangun kantor ini, karena ini tempat yang sangat kami butuhkan untuk melayani masyarakat,” ungkap Wayan Susana dengan penuh harap.

 

Camat Wayan Susana: “Akhirnya doa dan harapan kami terwujud Mas.

 

Pak Bupati akan segera membangun kantor ini!” ujarnya dengan wajah ceria dan penuh semangat.

 

 

 

“NGAMUK” BUKAN KEMARAHAN, TAPI TEKAD MENGUBAH YANG LAMA MENJADI BARU

 

Para pembaca yang budiman, “ngamuk”-nya Bupati Lampung Selatan di Kecamatan Sragi bukan tanpa sebab.

 

 

Jembatan di Desa Baktirasa hancur amblas puluhan tahun,

 

Jalan yang sangat parah dan menyiksa warga Bandar Agung selama puluhan tahun.

Baca Juga:  ADA APA DI INSPEKTORAT LAMPUNG SELATAN? KETIKA SANG "PENGAWAS" PILIH BUNGKAM, PUBLIK BERHAK CURIGA!

 

Kantor Kecamatan Sragi — sejak zaman “purbakala” — hancur parah, seakan tak pernah menjadi perhatian Pemda sebelumnya.

 

Namun kini, di era Camat Wayan Susana dan di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama, semua penderitaan masyarakat itu diobrak-abrik.

 

 

Bupati “ngamuk” sejadi-jadinya — dan semua yang rusak, tua, dan tertinggal kini dibangun menjadi lebih layak, lebih baik, dan lebih manusiawi.

 

“Ngamuk”-nya Bupati bukanlah ngamuk arogan.

 

Itu adalah ngamuk yang mengganti yang lama dengan yang baru.

 

Itu adalah tekad dan semangat Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk tak lagi membiarkan rakyatnya menderita.

 

 

 

WARGA SRAGI TERHARU: TERIMAKASIH PAK BUPATI, TERIMAKASIH PAK CAMAT!

 

Pada akhirnya, semua mata warga Sragi memandang haru, bangga, dan penuh sukacita. Ekspresi wajah warga kini penuh aura bahagia, seraya berucap:

 

“TERIMAKASIH PAK BUPATI! TERIMAKASIH PAK CAMAT WAYAN SUSANA!”

 

Dua pemimpin ini telah mengubah “peninggalan purbakala” menjadi modern dan manusiawi.

 

Saat kami mengkritik, Bupati Lampung Selatan tidak pernah marah — justru kritik kami dibalas dengan kenyataan yang membanggakan.

 

Jembatan kami kini kuat, layak, dan siap. Kantor Kecamatan Sragi akan segera dibangun kembali.

 

Jalan yang puluhan tahun menyiksa warga Bandar Agung kini telah membentang hebat.

 

Meskipun masih banyak yang perlu dibenahi di Kecamatan Sragi, namun warga juga menyadari bahwa semua itu perlu proses dan perlu waktu.

 

 

 

PENUTUP: RIBUAN TERIMAKASIH

 

Akhir kata, masyarakat Sragi mengucapkan ribuan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dan Pemerintah Kecamatan Sragi.

 

 

Karena di sinilah, di bawah kepemimpinan yang peduli, harapan yang puluhan tahun terkubur kini mulai mewujud menjadi kenyataan.

 

Bukan kemarahan yang merusak. Tapi “kemarahan” yang membangun. Itulah yang dibawa Bupati Radityo Egi Pratama ke Sragi.

 

 

 

REDAKSI: MelintingNews

 

 

 

SUMBER: Camat Sragi & Masyarakat

 

 

 

PENULIS: Sholeh

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel melintingnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PEMERINTAH ACEH APRESIASI BEROPERASINYA JEMBATAN KRUENG TINGKEUM KUTABLANG
ACEH RAIH PERINGKAT 4 NASIONAL, WAGUB FADHLULLAH APRESIASI PERJUANGAN KAFILAH
ANGGOTA DPRD MEMBANTAH, PRO RAKYAT MINTA KAPOLDA LAMPUNG TEGAS : PROSES DENGAN PROFESIONAL DAN TRANSPARAN DEMI TEGAKNYA HUKUM!
KUNJUNGAN KERJA KOMISI III DPR RI DI PROVINSI JAWA BARAT DALAM RANGKA MONITORING EKOSISTEM PENEGAKAN HUKUM YANG KOLABORATIF PROFESIONAL DAN BERINTEGRITAS
Generasi Muda Tanpa Narkotika, Menuju Indonesia Emas 2045
Terima Silaturahmi Kepala BKKBN Aceh, Plt. Sekda Tegaskan Dukungan Pemerintah Aceh
Banjir dan Longsor di Wilayah Tengah Aceh, Mualem Kembali Ingatkan Potensi Bencana di Musim Hujan
Wagub Aceh Dek Fadh dan Ketua DPRA Bahas Perubahan UUPA
Berita ini 176 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 21:30 WIB

PEMERINTAH ACEH APRESIASI BEROPERASINYA JEMBATAN KRUENG TINGKEUM KUTABLANG

Minggu, 20 September 2026 - 21:27 WIB

ACEH RAIH PERINGKAT 4 NASIONAL, WAGUB FADHLULLAH APRESIASI PERJUANGAN KAFILAH

Minggu, 20 September 2026 - 21:21 WIB

ANGGOTA DPRD MEMBANTAH, PRO RAKYAT MINTA KAPOLDA LAMPUNG TEGAS : PROSES DENGAN PROFESIONAL DAN TRANSPARAN DEMI TEGAKNYA HUKUM!

Kamis, 17 September 2026 - 20:41 WIB

BUPATI LAMPUNG SELATAN NGAMUK DI KECAMATAN SRAGI: ADA APA ?

Kamis, 17 September 2026 - 20:08 WIB

KUNJUNGAN KERJA KOMISI III DPR RI DI PROVINSI JAWA BARAT DALAM RANGKA MONITORING EKOSISTEM PENEGAKAN HUKUM YANG KOLABORATIF PROFESIONAL DAN BERINTEGRITAS

Berita Terbaru