Pimpin Apel Pengamanan Unjuk Rasa, Kapolda Jateng Tekankan Empati, “Pakaian yang Anda Pakai Bukan untuk Menyakiti Masyarakat”

- Penulis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pimpin Apel Pengamanan Unjuk Rasa, Kapolda Jateng Tekankan Empati, “Pakaian yang Anda Pakai Bukan untuk Menyakiti Masyarakat”

POLDA JATENG, KOTA SEMARANG / MELINTING NEWS —    Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Roy Hardi Siahaan menekankan pentingnya empati, kesabaran, dan sikap humanis bagi personel dalam mengawal penyampaian aspirasi masyarakat. Seluruh anggota diminta tidak mengedepankan pangkat maupun jabatan, melainkan menunjukkan sikap sebagai pelindung dan pelayan masyarakat, dengan tetap tegas dalam menegakkan hukum serta menjaga keamanan dan ketertiban.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penegasan tersebut disampaikan Kapolda Jateng saat memimpin apel kesiapan pengamanan aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (22/10/2026). Dalam arahannya, Kapolda mengingatkan bahwa anggota Polri dan masyarakat yang menyampaikan aspirasi memiliki kedudukan yang sama sebagai warga negara. Karena itu, seragam dan pangkat yang dikenakan tidak boleh menjadi alasan untuk bersikap arogan atau bertindak sewenang-wenang.

 

Kapolda menegaskan, pendekatan humanis harus diwujudkan melalui tindakan nyata, terutama kemampuan personel mengendalikan diri ketika menghadapi situasi yang berpotensi memancing emosi. Anggota diminta tetap sabar ketika menerima makian maupun dorongan, tidak terpancing melakukan tindakan agresif, serta mengedepankan sikap defensif sesuai prosedur.

 

“Kedudukan kita sama, apalagi kita adalah pelayan masyarakat. Saya minta teman-teman, kalimat humanis yang dimaksud adalah benar-benar humanis, dengan penuh kesabaran dan penuh disiplin,” tegas Irjen Pol Roy Hardi Siahaan.

 

Menurut Kapolda, pengamanan unjuk rasa bukan persoalan menang atau kalah dalam menghadapi peserta aksi. Kehadiran Polri harus mampu menunjukkan bahwa aspirasi masyarakat dihormati dan dikawal melalui jalur yang semestinya. Namun, kebebasan menyampaikan pendapat juga harus dijalankan dengan menghormati hak orang lain serta menjaga ketertiban umum.

Baca Juga:  6.675 Personel Gabungan Layani Aksi Mahasiswa di Sejumlah Titik Jakarta

 

Di sisi lain, Kapolda menegaskan bahwa sikap humanis tidak berarti membiarkan tindakan anarkis. Setiap pelanggaran hukum tetap harus ditindak sesuai ketentuan, dengan mengedepankan profesionalitas dan tidak menggunakan kekerasan di luar prosedur. Ia secara khusus mengingatkan agar personel tidak melakukan pemukulan atau penendangan terhadap orang yang telah diamankan, serta menyerahkan proses penanganannya kepada petugas yang berwenang.

 

Kapolda juga menegaskan komitmennya untuk melindungi seluruh personel yang menjalankan tugas dengan benar. Namun, apabila ditemukan pelanggaran oleh anggota, penegakan aturan internal tetap dilakukan. Pesan tersebut menegaskan bahwa perlindungan terhadap personel harus berjalan seiring dengan tanggung jawab dan kepatuhan terhadap aturan.

 

Dalam pelaksanaan pengamanan aksi tersebut, sekitar 2.900 personel gabungan dari Polda Jateng, Polrestabes Semarang, serta instansi terkait disiapkan untuk mendukung kelancaran kegiatan dan mengantisipasi dampaknya terhadap aktivitas masyarakat.

 

Menanggapi arahan tersebut, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Yuliyanto menegaskan bahwa Polri berkomitmen mengawal penyampaian aspirasi masyarakat secara profesional, humanis, dan bertanggung jawab. Pendekatan yang mengedepankan komunikasi dan penghormatan terhadap hak masyarakat diharapkan dapat menjaga situasi tetap kondusif tanpa mengurangi ketegasan dalam penegakan hukum.

 

“Polri hadir untuk melayani dan melindungi masyarakat, termasuk mengawal penyampaian aspirasi secara aman dan tertib. Kami mengajak seluruh peserta aksi untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif, menghormati hak sesama, serta tidak mudah terprovokasi. Personel juga kami tekankan agar bertindak profesional, mengedepankan pendekatan humanis, dan tetap tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Kombes Pol Yuliyanto.

Redaksi : Melinting News.

Gito.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel melintingnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Ops Patuh Krakatau 2026 Dimulai, Polres Lamtim Laksanakan Gelar Pasukan
Operasi Patuh Lodaya 2026; Kapolres Indramayu AKBP Prianggo Ajak Warga Tertib Berlalu Lintas
Operasi Patuh Krakatau 2026 Sasar Remaja Yang Dominan Lakukan Pelanggaran
Gerak Cepat Polres Lampung Timur dan Brimob Padamkan Karhutla di TN Way Kambas
Polda Lampung Kerahkan 702 Personel dalam Operasi Patuh Krakatau 2026, Pelawan Arus Jadi Target Utama
Jebol Tembok Gudang Pakai Mobil Pikap, Empat Pria di Natar Ditangkap, 21 Ban Disita
Polsek Terbanggi Besar Tangkap Empat Pelaku Pencurian Kabel Pabrik Kertas, Kerugian Capai Rp480 Juta
Respons Cepat Polri, Tindaklanjuti Laporan Anak yang Mencari Pertolongan untuk Ibunya
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:04 WIB

‎Ops Patuh Krakatau 2026 Dimulai, Polres Lamtim Laksanakan Gelar Pasukan

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Operasi Patuh Lodaya 2026; Kapolres Indramayu AKBP Prianggo Ajak Warga Tertib Berlalu Lintas

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Operasi Patuh Krakatau 2026 Sasar Remaja Yang Dominan Lakukan Pelanggaran

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Gerak Cepat Polres Lampung Timur dan Brimob Padamkan Karhutla di TN Way Kambas

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Polda Lampung Kerahkan 702 Personel dalam Operasi Patuh Krakatau 2026, Pelawan Arus Jadi Target Utama

Berita Terbaru

HUKUM / KRIMINAL

Bermodus Ambil Barang Mobil Maxim Menggelapkan Barang.

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:55 WIB