KARTU KKS PENERIMA BPNT DI TRIMULYO DIPERTANYAKAN, KASUSNYA MASIH MENUNGGU KLARIFIKASI

- Penulis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MELINTING NEWS/PESAWARAN, LAMPUNG — Tim Melinting News kembali menelusuri informasi terkait penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Trimulyo, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran. Penelusuran dilakukan menyusul adanya informasi bahwa salah seorang penerima manfaat hingga kini disebut belum menerima kartu Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

 

Kamis, 8 Oktober 2026, tim menemui salah satu perwakilan ketua kelompok di Dusun Trirahayu, Desa Trimulyo, untuk meminta klarifikasi mengenai keberadaan kartu KKS tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam keterangannya, perwakilan kelompok mengatakan bahwa sebelum ibunya meninggal dunia, kartu KKS selama ini memang dipegang oleh ibunya selaku ketua kelompok.

 

“Benar, sebelum ibu meninggal selama ini kartu tersebut dipegang oleh ketua kelompok, yaitu ibu saya. Tetapi kalau kendalanya atas nama yang sedang ramai ini, kami belum tahu. Coba tanyakan kepada pendamping kecamatan,” ujarnya.

 

Pernyataan tersebut kemudian menjadi perhatian tim, mengingat kartu KKS pada prinsipnya berkaitan langsung dengan penerima manfaat atau Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

 

Tim kemudian mempertanyakan apakah kartu seharusnya berada di tangan penerima yang bersangkutan. Perwakilan kelompok menjelaskan bahwa selama ini warga disebut memberikan kepercayaan kepada ibunya dalam hal pengelolaan kartu tersebut.

 

### MUNCUL INFORMASI KARTU TERKAIT BANK DI MUSI RAWAS

 

Saat tim melakukan konfirmasi lebih lanjut kepada penerima, disebutkan bahwa terdapat seorang petugas kecamatan yang menghubungi dan menyampaikan informasi mengenai status kartu tersebut.

 

Menurut keterangan yang diterima tim, kartu tersebut disebut bukan hilang, melainkan tercatat dengan kode pos dan layanan Bank Mandiri di wilayah Musi Rawas, Sumatera Selatan.

Baca Juga:  Pelaksanaan Proyek Irigasi D.I Waykandis Diduga Tidak Sesuai Spektek dan Abaikan Mutu Pekerjaan

 

Informasi itu kemudian menimbulkan pertanyaan dari pihak penerima.

 

Sebab, berdasarkan keterangan yang disampaikan, yang bersangkutan telah lama berdomisili di Desa Trimulyo sejak sekitar tahun 2016.

 

“Kalau memang begitu, bagaimana bisa kartu saya tercatat di Musi Rawas? Lalu siapa yang bertanggung jawab dalam hal ini?” ujar penerima.

 

Petugas tersebut, menurut keterangan penerima, juga menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan konfirmasi kepada kantor cabang bank yang berada di Musi Rawas.

 

Selanjutnya, penerima disebut diarahkan untuk membuka rekening baru pada kantor cabang bank di wilayah Lampung.

 

Kondisi tersebut kembali menimbulkan pertanyaan mengenai proses administrasi kepesertaan BPNT dan KKS, khususnya terkait siapa yang seharusnya melakukan pengurusan apabila terdapat ketidaksesuaian data atau lokasi rekening penerima.

 

### MINTA KEJELASAN DAN TRANSPARANSI

 

Persoalan ini diharapkan dapat segera memperoleh penjelasan dari pihak-pihak yang memiliki kewenangan, baik pendamping program, pemerintah kecamatan, pihak bank maupun instansi terkait.

 

Tim Melinting News membuka ruang klarifikasi dan hak jawab kepada seluruh pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini agar persoalan mengenai status kartu KKS, data penerima, serta rekening yang disebut tercatat di wilayah Musi Rawas dapat dijelaskan berdasarkan data dan dokumen yang sebenarnya.

 

Hingga berita ini diterbitkan, informasi yang disampaikan dalam pemberitaan ini masih berupa hasil penelusuran dan keterangan dari pihak-pihak yang ditemui tim. Konfirmasi lebih lanjut kepada pihak terkait diperlukan untuk memastikan duduk perkara secara utuh.

 

**(Ahyan)**

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel melintingnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bermodus Ambil Barang Mobil Maxim Menggelapkan Barang.
AGP Korban Pelecehan, Pencabulan dan atau Percobaan Pemerkosaan Pelaku Bernama Sukis Engan Beritikad Baik, Merasa kebal hukum.
Prof. Yogi Saputro Hadiri Pernikahan Putri Ketum Militan Gibran 08, Sambut Langsung Jokowi dan Wapres Gibran
Somasi Rp100 Juta Salah Sasaran: Wilson Lalengke Desak Polisi Usut Dugaan Pemerasan oleh Advokat Kamal Sugandi
Ketika Korban Penganiayaan Disomasi oleh Advokat Terduga Penganiaya, Apa Kata Dunia?
Bayang Bayang ” Borgol ” Jilid 2, Oknum Mengaku Itu Pekerjaan Kami Datangi Rumah Wartawan (IF) Paksa Cabut Berita “Semua Pihak Bungkam”
HmI Cabang (p) Lampung Tengah :Turunkan Foto Wapres Disetiap Dinding Intelektual
MESKI ADA KESEPAKATAN DAMAI, DUGAAN PEMUKULAN CREW MUSIK DI MANGGARAI BELUM SERTA-MERTA GUGUR, KONSULTAN HUKUM FESBIAN FAJRIN SIAP TEMPUH JALUR ETIK DAN LAPOR KE PIMPINAN PARTAI
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Bermodus Ambil Barang Mobil Maxim Menggelapkan Barang.

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:58 WIB

AGP Korban Pelecehan, Pencabulan dan atau Percobaan Pemerkosaan Pelaku Bernama Sukis Engan Beritikad Baik, Merasa kebal hukum.

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Prof. Yogi Saputro Hadiri Pernikahan Putri Ketum Militan Gibran 08, Sambut Langsung Jokowi dan Wapres Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Somasi Rp100 Juta Salah Sasaran: Wilson Lalengke Desak Polisi Usut Dugaan Pemerasan oleh Advokat Kamal Sugandi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:47 WIB

Ketika Korban Penganiayaan Disomasi oleh Advokat Terduga Penganiaya, Apa Kata Dunia?

Berita Terbaru

HUKUM / KRIMINAL

Bermodus Ambil Barang Mobil Maxim Menggelapkan Barang.

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:55 WIB