Wagub Aceh Hadiri Kenduri Maulid di Kaye Jatoe, Tradisi Bungkus Daun Tetap Terjaga

- Penulis

Minggu, 13 September 2026 - 17:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Melintingnews.com|PIDIE – Wakil Gubernur Aceh Fadlullah, S.E., menghadiri kenduri Maulid Nabi Muhammad SAW di Gampong Kaye Jatoe, Teupin Raya, Kecamatan Glumpang Tiga, Kabupaten Pidie, Minggu (13/9/2026). Kehadiran Fadlullah disambut suasana kenduri yang kental dengan tradisi masyarakat, mulai dari penyajian hidangan dalam bungkus daun hingga makan bersama sebagai bagian dari perayaan Maulid.

 

Usai salat Zuhur, Fadlullah didampingi Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setda Aceh Akar Arafat, S.STP., M.Si., bersama rombongan, berbaur dengan masyarakat dalam kenduri yang digelar di musala setempat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Aroma masakan khas kenduri menguar dari halaman musala. Beragam hidangan, mulai dari ikan, daging, sayuran, hingga aneka masakan khas Aceh, tersaji dalam bungkus daun. Tradisi tersebut masih dipertahankan oleh masyarakat setempat.

 

Hidangan kenduri berasal dari sumbangan warga yang mampu dan secara sukarela mengantarkannya ke musala untuk dinikmati bersama.

 

Tradisi tersebut tidak hanya menjadi ajang makan bersama, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan menjaga kebersamaan antarwarga.

 

Menariknya, makanan yang tersisa tidak begitu saja ditinggalkan. Sebagian hidangan sengaja disisakan untuk kemudian dibungkus kembali dan dibawa pulang. Kebiasaan ini menjadi bagian dari tradisi berbagi rezeki sekaligus menjaga keberkahan makanan kenduri.

 

Kenduri Maulid di Gampong Kaye Jatoe juga dihadiri masyarakat dari sejumlah gampong tetangga.

 

“Kita mengundang delapan gampong tetangga dalam Kecamatan Glumpang Tiga,” kata tokoh masyarakat setempat, Muhammad Ishak.

 

Menurut Muhammad Ishak, kenduri Maulid bukan hanya menjadi momentum memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi dan mempertahankan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.

 

Bagi masyarakat Kaye Jatoe, tradisi tersebut merupakan bagian dari identitas sosial yang terus dijaga. Di tengah sajian sederhana dalam bungkus daun dan makan bersama, nilai berbagi serta persaudaraan tetap menjadi bagian penting dalam perayaan Maulid.

 

Kehadiran Wagub Aceh dalam kenduri tersebut menunjukkan kedekatan pemerintah dengan masyarakat dalam berbagai momentum keagamaan dan sosial yang hidup di tengah masyarakat Aceh.

Baca Juga:  Ketua Perwosi Aceh Mukarramah Fadhlullah Pimpin Rapat Perdana dan Silaturahmi Pengurus

*Wagub Aceh Hadiri Kenduri Maulid di Kaye Jatoe, Tradisi Bungkus Daun Tetap Terjaga*

PIDIE – Wakil Gubernur Aceh Fadlullah, S.E., menghadiri kenduri Maulid Nabi Muhammad SAW di Gampong Kaye Jatoe, Teupin Raya, Kecamatan Glumpang Tiga, Kabupaten Pidie, Minggu (13/9/2026). Kehadiran Fadlullah disambut suasana kenduri yang kental dengan tradisi masyarakat, mulai dari penyajian hidangan dalam bungkus daun hingga makan bersama sebagai bagian dari perayaan Maulid.

Usai salat Zuhur, Fadlullah didampingi Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setda Aceh Akar Arafat, S.STP., M.Si., bersama rombongan, berbaur dengan masyarakat dalam kenduri yang digelar di musala setempat.

Aroma masakan khas kenduri menguar dari halaman musala. Beragam hidangan, mulai dari ikan, daging, sayuran, hingga aneka masakan khas Aceh, tersaji dalam bungkus daun. Tradisi tersebut masih dipertahankan oleh masyarakat setempat.

Hidangan kenduri berasal dari sumbangan warga yang mampu dan secara sukarela mengantarkannya ke musala untuk dinikmati bersama.

Tradisi tersebut tidak hanya menjadi ajang makan bersama, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan menjaga kebersamaan antarwarga.

Menariknya, makanan yang tersisa tidak begitu saja ditinggalkan. Sebagian hidangan sengaja disisakan untuk kemudian dibungkus kembali dan dibawa pulang. Kebiasaan ini menjadi bagian dari tradisi berbagi rezeki sekaligus menjaga keberkahan makanan kenduri.

Kenduri Maulid di Gampong Kaye Jatoe juga dihadiri masyarakat dari sejumlah gampong tetangga.

“Kita mengundang delapan gampong tetangga dalam Kecamatan Glumpang Tiga,” kata tokoh masyarakat setempat, Muhammad Ishak.

Menurut Muhammad Ishak, kenduri Maulid bukan hanya menjadi momentum memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi dan mempertahankan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Bagi masyarakat Kaye Jatoe, tradisi tersebut merupakan bagian dari identitas sosial yang terus dijaga. Di tengah sajian sederhana dalam bungkus daun dan makan bersama, nilai berbagi serta persaudaraan tetap menjadi bagian penting dalam perayaan Maulid.

Kehadiran Wagub Aceh dalam kenduri tersebut menunjukkan kedekatan pemerintah dengan masyarakat dalam berbagai momentum keagamaan dan sosial yang hidup di tengah masyarakat Aceh.

(T.syawal).

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel melintingnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wagub Aceh di Forum DPD RI: Perpanjang Otsus, Naikkan Jadi 2,5 Persen untuk Pulihkan Aceh
Buka Aceh Culinary Festival 2026, Plt. Sekda: Kuliner Merupakan Bagian dari Identitas Aceh
Plt. Sekda Aceh Buka Rakerda Dekranasda Se-Aceh 2026 ‎
ANGGOTA DEWAN DI SRAGI DI ANGGAP TAK BERGUNA OLEH WARGA : DUA PERIODE TAPI JALAN 300 METER RUSAK TAK DIURUS!
Sekretaris DPRD Lampung Selatan Bungkam Membisu Saat Ditanya Soal APBD: Itu Uang Rakyat Bukan Uang Warisan
GUNUNG ANAK KRAKATAU STATUS SIAGA, KETUA DPRD LAMPUNG SELATAN IMBAU WARGA TINGKATKAN KESIAPSIAGAAN
Warga Bandar Lampung Diimbau Waspada Debu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Bandar Lampung Jadi Tuan Rumah Rakor Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih se-Lampung
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 17:13 WIB

Wagub Aceh Hadiri Kenduri Maulid di Kaye Jatoe, Tradisi Bungkus Daun Tetap Terjaga

Jumat, 11 September 2026 - 23:01 WIB

Wagub Aceh di Forum DPD RI: Perpanjang Otsus, Naikkan Jadi 2,5 Persen untuk Pulihkan Aceh

Jumat, 11 September 2026 - 22:56 WIB

Buka Aceh Culinary Festival 2026, Plt. Sekda: Kuliner Merupakan Bagian dari Identitas Aceh

Jumat, 11 September 2026 - 18:41 WIB

Plt. Sekda Aceh Buka Rakerda Dekranasda Se-Aceh 2026 ‎

Rabu, 9 September 2026 - 15:29 WIB

ANGGOTA DEWAN DI SRAGI DI ANGGAP TAK BERGUNA OLEH WARGA : DUA PERIODE TAPI JALAN 300 METER RUSAK TAK DIURUS!

Berita Terbaru