BAKAUHENI, Lampung Selatan – MelintingNews, 7 September 2026 — Erupsi beruntun Gunung Anak Krakatau yang terjadi sejak Jumat, 4 September 2026, menjadi peringatan dini bagi seluruh wilayah di sekitar Selat Sunda. Di tengah dinamika alam yang terus bergejolak, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bergerak cepat dan terkoordinasi, dengan Camat Bakauheni Sidik, S.H., M.M. berada di garis depan memimpin langkah antisipasi dan penanganan dampak langsung di lapangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagai langkah awal yang strategis, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan segera menggelar rapat koordinasi lintas sektor yang dipimpin langsung oleh Bupati Lampung Selatan, H. Radityo Egi Pratama S.T., M.B.A., . Turut hadir Kepala Pelaksana BPBD, Maturidi Ismail S.H., Kepala Dinas Kesehatan DEVI SKM., M.M.,, Muhamad Darmawan, Sekretaris Daerah, Supriyanto, serta Kepala Dinas Kominfo, Achmad Herry, dan perwakilan instansi terkait lainnya.
Koordinasi ini dilakukan secara khusus sebagai langkah cepat dalam mengantisipasi dampak serta menyusun rencana penanganan erupsi Gunung Anak Krakatau.
Tidak hanya berhenti pada perencanaan, arahan dari pimpinan daerah langsung diterjemahkan ke dalam tindakan nyata di tingkat kecamatan dan desa.
Camat Bakauheni, Sidik, S.H., M.M., tidak menunggu instruksi turun dari atas meja kerja. Bersama Kasi, Kasubbag, dan staf Kecamatan Bakauheni, serta berkoordinasi dengan Forkopimcam, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan UPT Puskesmas Bakauheni, seluruh unsur terkait bergerak serentak ke titik-titik keramaian.
Pembagian masker dilakukan secara menyeluruh, mulai dari perempatan jalan Desa Kelawi hingga fasilitas publik dan pemukiman warga.
Langkah ini diambil sebagai antisipasi utama terhadap paparan abu vulkanik yang berpotensi mengganggu pernapasan dan kesehatan masyarakat.
“Hujan abu vulkanik mulai mereda, namun masyarakat tetap diimbau untuk selalu waspada, mengikuti informasi resmi, dan mengutamakan keselamatan diri maupun keluarga.
Jangan lengah, karena situasi bisa berubah sewaktu-waktu.” Tegas Camat Bakauheni,
Penekanan ini disampaikan bukan tanpa alasan. Meskipun secara visual terlihat berkurang, partikel abu vulkanik tetap melayang di udara dan dapat membahayakan kesehatan jika tidak dilakukan perlindungan yang memadai.
Penanganan dampak erupsi ini tidak hanya dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan merupakan gerakan kolektif seluruh unsur pemerintahan:
Dinas Kesehatan bergerak cepat menuju lokasi terdampak, melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi kesehatan masyarakat serta memastikan kebutuhan medis dan pelayanan kesehatan dapat segera ditangani di titik-titik yang membutuhkan.
Petugas Pemadam Kebakaran turut aktif melakukan penyiraman di sejumlah fasilitas publik dan jalan utama. Tujuannya bukan untuk memadamkan api, melainkan membantu membersihkan abu vulkanik yang menumpuk, sekaligus menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan warga.
Pembatasan akses wisata menuju Pulau Sebesi dan kawasan sekitar Gunung Anak Krakatau diberlakukan sementara.
Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi keselamatan, mengingat aktivitas vulkanik yang masih berlangsung dan berpotensi membahayakan siapa saja yang berada di radius bahaya.
Apa yang dilakukan oleh Camat Sidik Bersama jajaran pemerintah daerah, dan seluruh unsur terkait adalah bukti nyata bahwa birokrasi tidak hanya berfungsi di balik meja, tetapi bergerak cepat di tengah masyarakat ketika situasi menuntut.
Pembagian masker, pemantauan kesehatan, pembersihan lingkungan, hingga pembatasan akses — semuanya adalah bagian dari satu kesatuan upaya menjaga nyawa dan keselamatan rakyat.
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Kecamatan Bakauheni mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap waspada, menggunakan pelindung diri saat beraktivitas di luar ruangan, selalu merujuk pada informasi resmi dari pihak berwenang, dan tidak menyebarkan berita yang belum tentu kebenarannya.
“Kesiapan bukan hanya soal peralatan, melainkan kesigapan bertindak sebelum bencana benar-benar datang. Selama kita bersatu dan saling mengingatkan, dampak buruk dapat kita minimalisir bersama.” Kata Camat Sidik menutup wawancara dengan melintingNews
Redaksi: MelintingNews
Sumber: BPBD Kabupaten Lampung Selatan, Dinas Kesehatan, Kecamatan Bakauheni
Penulis : Sholeh
Tanggal Terbit: 7 September 2026










