PENENGAHAN, Lampung Selatan – MelintingNews — Responsivitas pemerintah daerah dalam menjawab keresahan masyarakat kembali dibuktikan di Kecamatan Penengahan. Menyikapi keluhan warga terkait tingginya risiko kriminalitas seperti pembegalan dan tawuran di area Fly Over Tol Desa Kekiling, tepatnya di Dusun Kayubi, akibat sangat minimnya penerangan, Pemerintah Kecamatan Penengahan bersama Pemerintah Desa Kekiling bergerak cepat merealisasikan pemasangan lampu penerangan jalan.
Langkah konkret ini dipimpin langsung oleh Camat Penengahan, Hermawan, S.H., M.M., bersama Kepala Desa Kekiling, Andi Saputra, yang turun ke lapangan untuk memastikan instalasi penerangan tersebut dapat segera beroperasi dan menerangi jalur vital yang selama ini menjadi kekhawatiran warga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mengubah “Zona Rawan” Menjadi Zona Aman
Fly Over Tol di Dusun Kayubi sebelumnya dikenal luas sebagai titik gelap (black spot) yang sangat meresahkan. Ketiadaan lampu penerangan yang memadai sering kali dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan aksi pembegalan, bahkan kerap menjadi lokasi tawuran antarpemuda di malam hari.
“Suara masyarakat adalah prioritas. Kami mendengar langsung keluhan warga bahwa jembatan ini sangat gelap dan membahayakan keselamatan siapa saja yang melintas.”
— ujar Camat Penengahan, Hermawan, saat memberikan keterangan kepada MelintingNews.
Meskipun saat ini penerangan yang terpasang belum sepenuhnya ideal atau belum memenuhi standar maksimal, kehadiran cahaya ini adalah bukti nyata bahwa pemerintah hadir dan benar-benar mendengarkan aspirasi rakyat.
“Ini adalah langkah awal dari komitmen kami untuk menciptakan rasa aman bagi seluruh warga. Kami tidak berhenti di sini,” tegas Camat Hermawan, S.H., M.M., saat meninjau langsung lokasi pemasangan.
🤝 Sinergi Kecamatan dan Desa: Kerja Nyata di Lapangan
Keberhasilan realisasi ini merupakan hasil kerja sama yang erat antara Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa Kekiling.
“Kami — Pemerintah Desa Kekiling bersama Pemerintah Kecamatan — melakukan pengawalan teknis pelaksanaan di lapangan.
Kami pastikan sumber daya dan tenaga kerja difokuskan pada titik-titik paling kritis di sepanjang area fly over ini,” ujar Kepala Desa Kekiling, Andi Saputra.
Kehadiran perwakilan Kecamatan dan Desa di lokasi bukan sekadar seremonial.
“Kami berinteraksi langsung dengan warga dan petugas teknis, mengevaluasi setiap titik pemasangan, serta memberikan penenangan kepada masyarakat bahwa keamanan infrastruktur publik adalah tanggung jawab bersama yang akan terus kami perbaiki secara bertahap.”
Pemasangan lampu penerangan, kendati masih dalam tahap penyempurnaan, telah memberikan dampak yang sangat signifikan bagi warga Dusun Kayubi. Kades Andi Saputra merinci beberapa perubahan yang mulai terasa:
Risiko kejahatan menurun drastis — area yang terang secara otomatis mengurangi peluang terjadinya pembegalan dan tindak kriminal lainnya
Mobilitas malam hari meningkat — warga kini merasa lebih aman untuk melintas atau beraktivitas di sekitar fly over pada malam hari tanpa rasa takut berlebih
Kepercayaan terhadap pemerintah tumbuh — masyarakat melihat bahwa aspirasi sederhana seperti “butuh lampu jalan” tidak jatuh ke telinga tuli, melainkan segera ditindaklanjuti
Pemerintah Kecamatan Penengahan dan Desa Kekiling menegaskan bahwa pemasangan lampu saat ini adalah fase pertama.
Evaluasi berkala akan terus dilakukan untuk menambah jumlah titik lampu atau meningkatkan daya penerangan hingga nanti benar-benar memenuhi standar keselamatan yang optimal.
“Dengan diteranginya Fly Over Tol Dusun Kayubi, kami ingin mengirimkan pesan yang kuat: Tidak ada keluhan warga yang terlalu kecil untuk tidak diperhatikan.
Keamanan dan kenyamanan masyarakat adalah barometer utama keberhasilan pembangunan di Lampung Selatan.”
Redaksi: MelintingNews
Sumber: Pemerintah Desa Kekiling & Camat Penengahan
Penulis: Sholeh










