ADA APA DI INSPEKTORAT LAMPUNG SELATAN? KETIKA SANG “PENGAWAS” PILIH BUNGKAM, PUBLIK BERHAK CURIGA!

- Penulis

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Melintingnews.com|LAMPUNG SELATAN — Alih-alih menjadi garda terdepan penegakan integritas dan transparansi, Inspektur Inspektorat Kabupaten Lampung Selatan, Badruzaman, justru mempertontonkan sikap antiklimaks: menghindar, mematikan komunikasi, dan bungkam seribu bahasa saat dikonfirmasi oleh media.

 

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sikap alergi terhadap keterbukaan informasi ini bukan sekadar persoalan komunikasi yang buruk. Di mata publik dan kalangan pemerhati, kebisuan seorang pejabat tinggi pengawasan adalah alarm bahaya yang memicu sejuta tanda tanya besar.

 

 

Ketika Penjaga Integritas Justru Lari dari Klarifikasi

Sebagai instansi yang memegang mandat penuh mengawasi jalannya pemerintahan dan mencegah penyelewengan, Inspektorat seharusnya menjunjung tinggi akuntabilitas. Namun, fakta di lapangan justru berbanding terbalik:

 

Prosedur Ditempuh, Etika Dijaga: Tim MelintingNews telah mengirimkan draf berita secara transparan dan berulang kali mencoba menghubungi Badruzaman melalui sambungan telepon. Ruang klarifikasi, tanggapan, hingga hak jawab telah dibuka seluas-luasnya.

Hasilnya? Nihil. Tidak ada penjelasan, tidak ada alasan, bahkan tidak ada sedikit pun niat baik untuk merespons.

 

 

Kesimpulan Publik: Ketika seorang pejabat diberi ruang seluas-luasnya untuk membela diri namun memilih bungkam, masyarakat secara nalar dan konstitusional berhak menyimpulkan satu hal: ada yang sedang ditutup-tutupi.

 

 

Diamnya Pejabat Adalah Bentuk Pengakuan

Baca Juga:  Bandar Lampung Jalin Kerja Sama dengan Kabupaten Solok, Perkuat Ketahanan Pangan dan Kendalikan Inflasi

Dalam tata kelola pemerintahan yang bersih (good governance), prinsip dasarnya sederhana: orang yang benar tidak akan lari, dan orang yang bersih tidak perlu takut bersuara.

 

 

Sikap bungkam Badruzaman memunculkan implikasi telak di tengah masyarakat:

Memperkuat Dugaan Publik: Sikap acuh tak acuh ini dibaca sebagai bentuk pengakuan tak langsung atas kebenaran substansi sorotan, termasuk dugaan kelalaian atau lambatnya penanganan kasus yang sedang disorot.

 

 

Meruntuhkan Kepercayaan Negara: Bagaimana mungkin masyarakat bisa mempercayakan fungsi pengawasan kepada lembaga yang pimpinannya sendiri lari dari tanggung jawab moral dan administratif ketika dimintai keterangan?

 

 

Mencederai Undang-Undang Keterbukaan Informasi: Sikap anti-kritik dan tertutup ini jelas menampar hak publik untuk mengetahui kebenaran (right to know).

🛑 Peringatan Keras: Diam Bukan Kebijaksanaan!

 

 

Redaksi tetap membuka ruang bagi Inspektur Inspektorat Lampung Selatan untuk memberikan tanggapan resmi dan tertulis yang disertai bukti nyata.

 

 

Namun perlu dicatat: Selama Badruzaman terus bersembunyi di balik dinding kebisuan, publik tidak akan tinggal diam. Diam bukanlah kebijaksanaan, melainkan cerminan lemahnya tanggung jawab moral dan indikasi kuat adanya masalah kronis di tubuh Inspektorat Lampung Selatan.

 

 

Redaksi: MelintingNews

Penulis: Sholeh Lampung Selatan

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel melintingnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala Dinas PSDA Bungkam, Publik Mendesak Gubernur dan Sekda Lampung Memberikan Penjelasan Terkait Proyek Irgasi D.I Waykandis
Kak Na Ajak Ibunda Guru Kabupaten dan Kota Dukung Perjuangan Guru
Pj. Sekda Aceh Hadiri Pembukaan Meuseuraya Festival 2026
WN 88 Unit 13 Desak Dishub Lampung Transparan Terkait Lonjakan Pagu Anggaran Perlengkapan Jalan Rp988 Juta
Fery Afriyanto Sekertaris Daerah Bangka-Belitung Mewakili Gubernur Lantik 10 Pejabat Administrator dan Pengawas Pemprov Bangka-Belitung
Dinas Lingkungan Hidup Pesawaran Tutup TPS/TPA Ilegal di Padang Cermin
GERAK CEPAT DLH PESAWARAN TUTUP TPS ILEGAL, KABIRO MELINTING NEWS APRESIASI LANGKAH PENANGANAN
DLH PESAWARAN TUTUP TPS ILEGAL PEMATANG LIANG, SAMPAH DIALIHKAN KE LOKASI ALTERNATIF
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36 WIB

Kepala Dinas PSDA Bungkam, Publik Mendesak Gubernur dan Sekda Lampung Memberikan Penjelasan Terkait Proyek Irgasi D.I Waykandis

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:38 WIB

Kak Na Ajak Ibunda Guru Kabupaten dan Kota Dukung Perjuangan Guru

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:35 WIB

Pj. Sekda Aceh Hadiri Pembukaan Meuseuraya Festival 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:19 WIB

WN 88 Unit 13 Desak Dishub Lampung Transparan Terkait Lonjakan Pagu Anggaran Perlengkapan Jalan Rp988 Juta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:19 WIB

Fery Afriyanto Sekertaris Daerah Bangka-Belitung Mewakili Gubernur Lantik 10 Pejabat Administrator dan Pengawas Pemprov Bangka-Belitung

Berita Terbaru

HUKUM / KRIMINAL

Bermodus Ambil Barang Mobil Maxim Menggelapkan Barang.

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:55 WIB