MERBAU MATARAM, Lampung Selatan – MelintingNews & MTV NEWS, 10 Agustus 2026 — Jembatan penghubung yang menjembatani Dusun Sinar Banten, Desa Suban, menuju Dusun Ampera, Desa Karang Jaya, Kecamatan Merbau Mataram, kini putus total dan tak lagi dapat dilalui siapa pun.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penderitaan warga kian memuncak tatkala musim penghujan tiba. Saat air sungai meluap, anak-anak sekolah serta para ibu terpaksa menempuh jalan memutar yang sangat jauh demi keselamatan, menambah waktu dan tenaga yang terbuang setiap harinya.
Kenyataan pahit ini seakan tak pernah tersampaikan kepada pimpinan kecamatan. Warga pun akhirnya menyampaikan seruan terbuka dan tegas kepada Camat Merbau Mataram:
“Turunlah ke lapangan, Pak Camat! Biar Bapak melihat sendiri betapa berat dan sulitnya akses yang kami tempuh setiap hari.
Kami pun meminta Bapak mengubah sikap dan mulai melaporkan keadaan wilayah ini dengan jujur kepada Bupati.
Jangan takut dan jangan malu untuk melaporkan betapa menderitanya kami. Kami sungguh kesulitan,” ujar warga kepada awak media pada Senin siang.
Slogan kemajuan yang kerap digembar-gemborkan terasa jauh dari kenyataan yang mereka derita.
Bagaimana mungkin disebut maju, sementara jembatan urat nadi kehidupan warga putus begitu saja dan dibiarkan tanpa perhatian nyata?
Anak-anak harus menempuh perjalanan berkali-kali lipat lebih jauh hanya demi menuntut ilmu, sementara para ibu pun tak lepas dari kesulitan yang senantiasa mengancam.
“Jangan hanya menyampaikan kabar yang manis-manis saja agar atasan senang.
Laporkanlah kenyataan pahit ini dengan jujur. Jembatan putus, kami terisolasi, dan tak ada yang peduli.
“Kemajuan tak diukur dari laporan yang indah di atas kertas, melainkan dari jalan dan jembatan yang aman kami lalui setiap hari.”
Warga menuntut agar laporan yang disampaikan Camat tak lagi menyembunyikan penderitaan rakyat.
Turunlah melihat sendiri, sampaikanlah dengan jujur, dan perjuangkanlah hak warga yang selama ini terabaikan.
Karena diam dan menyembunyikan sama saja dengan membiarkan rakyat terus menderita dalam kesulitan.
Redaksi: MelintingNews
Sumber: Warga Dusun Sinar Banten–Dusun Ampera
Penulis: Sholeh, Lampung Selatan, 10 Agustus 2026










