Polda Jateng Matangkan Kesiapan Unit Negosiator Hadapi Situasi Kontijensi melalui Pendekatan Humanis

- Penulis

Kamis, 23 April 2026 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MELINTINGNEWS|POLDA JATENG-KOTA SEMARANG  | Di tengah dinamika penyampaian aspirasi masyarakat yang kian berkembang, Polda Jawa Tengah terus memperkuat pendekatan humanis dalam menjaga stabilitas kamtibmas. Salah satunya melalui Latihan Unit Negosiator yang digelar di halaman apel Mapolda Jateng, Kamis (23/4/2026) sore.

 

Latihan yang dipimpin Karo Ops Polda Jateng Kombes Pol Basya Radyananda ini melibatkan ratusan personel gabungan dari berbagai satuan, mulai dari Kompi Polwan Unit Negosiator, Raimas, Dalmas awal dan lanjut, hingga PHH Satbrimob. Sejumlah unsur pendukung seperti Unit K9, lalu lintas, serta tim kesehatan dari BidDokkes juga turut disiagakan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Tak hanya internal Polri, sinergi lintas sektor juga terlihat melalui kehadiran personel TNI dari Babinsa Kodim Kota Semarang, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, hingga Damkar. Seluruh unsur ini disatukan dalam satu skenario terpadu untuk menggambarkan penanganan situasi kontijensi secara komprehensif.

 

Selama latihan, simulasi dirancang menyerupai kondisi nyata di lapangan. Skenario latihan dimulai dari situasi hijau, saat massa datang dan menyampaikan aspirasi secara tertib. Pada fase ini, Kompi Polwan Unit Negosiator tampil sebagai garda terdepan, membuka ruang dialog, membangun komunikasi, dan menjembatani aspirasi agar tetap tersampaikan tanpa memicu gesekan.

 

Dalam salah satu adegan, barisan polwan negosiator tampak berdiri di hadapan massa, menyampaikan imbauan dengan tenang meski menghadapi tekanan suara dan emosi massa seiring eskalasi meningkat ke situasi kuning hingga merah. Di titik inilah kemampuan negosiator benar-benar diuji, bukan hanya teknik menyampaikan imbauan, tetapi juga kemampuan meredam ketegangan melalui komunikasi yang terukur, empatik, dan persuasif.

 

Di sisi lain, pergerakan pasukan Dalmas hingga PHH Brimob diperagakan secara taktis dan terukur sebagai bagian dari prosedur pengendalian massa. Seluruh tindakan tetap berada dalam koridor hukum dengan dukungan fungsi penegakan hukum dari fungsi Reskrim serta pengawasan internal dari fungsi Propam.

Baca Juga:  Korban Pencabulan di Natar Diancam Pistol, Polisi Sita Revolver dan 6 Peluru

 

Menariknya, latihan ini juga menonjolkan sisi kemanusiaan melalui keterlibatan Tim Trauma Healing dari Bag Psikologi Biro SDM serta unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). Kehadiran mereka sebagai antisipasi apabila dalam situasi massa terdapat kelompok rentan yang membutuhkan penanganan khusus, baik secara fisik maupun psikologis.

 

Secara keseluruhan, latihan berlangsung lancar dengan seluruh skenario dapat terlaksana dan dikendalikan dengan baik. Tidak hanya mengasah kesiapan teknis, kegiatan ini juga menitikberatkan pada pengendalian emosi personel, komunikasi efektif unit negosiator, serta kemampuan petugas di lapangan dalam membaca situasi secara cepat dan tepat.

 

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto yang memantau langsung jalannya kegiatan menegaskan bahwa pendekatan dialog yang dilatihkan terhadap Unit Negosiator menjadi kunci utama dalam setiap penanganan situasi di lapangan.

 

“Melalui latihan ini, kami ingin memastikan bahwa setiap personel mengedepankan negosiasi sebagai langkah awal. Polri hadir bukan untuk membatasi, tetapi untuk mengawal dan mengamankan hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat agar tetap berlangsung aman, tertib, dan kondusif,” ungkapnya.

 

Ia menambahkan, keterlibatan berbagai unsur, termasuk Tim Trauma Healing dan unit PPA merupakan wujud komitmen Polri dalam menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

 

“Harapannya, setiap potensi gangguan kamtibmas dapat dikelola dengan cepat, tepat, dan humanis, tanpa mengesampingkan ketegasan sesuai prosedur,” pungkasnya.

 

Pendekatan humanis yang dilatihkan hari itu menjadi penegas bahwa di balik kesiapsiagaan pengendalian massa, Polri tetap menempatkan dialog sebagai jalan utama dalam menjaga stabilitas dan kepercayaan publik. ( Amir)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel melintingnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Ops Patuh Krakatau 2026 Dimulai, Polres Lamtim Laksanakan Gelar Pasukan
Operasi Patuh Lodaya 2026; Kapolres Indramayu AKBP Prianggo Ajak Warga Tertib Berlalu Lintas
Operasi Patuh Krakatau 2026 Sasar Remaja Yang Dominan Lakukan Pelanggaran
Gerak Cepat Polres Lampung Timur dan Brimob Padamkan Karhutla di TN Way Kambas
Polda Lampung Kerahkan 702 Personel dalam Operasi Patuh Krakatau 2026, Pelawan Arus Jadi Target Utama
Jebol Tembok Gudang Pakai Mobil Pikap, Empat Pria di Natar Ditangkap, 21 Ban Disita
Polsek Terbanggi Besar Tangkap Empat Pelaku Pencurian Kabel Pabrik Kertas, Kerugian Capai Rp480 Juta
Respons Cepat Polri, Tindaklanjuti Laporan Anak yang Mencari Pertolongan untuk Ibunya
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:04 WIB

‎Ops Patuh Krakatau 2026 Dimulai, Polres Lamtim Laksanakan Gelar Pasukan

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Operasi Patuh Lodaya 2026; Kapolres Indramayu AKBP Prianggo Ajak Warga Tertib Berlalu Lintas

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Operasi Patuh Krakatau 2026 Sasar Remaja Yang Dominan Lakukan Pelanggaran

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Gerak Cepat Polres Lampung Timur dan Brimob Padamkan Karhutla di TN Way Kambas

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Polda Lampung Kerahkan 702 Personel dalam Operasi Patuh Krakatau 2026, Pelawan Arus Jadi Target Utama

Berita Terbaru

HUKUM / KRIMINAL

Bermodus Ambil Barang Mobil Maxim Menggelapkan Barang.

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:55 WIB