Wamenhut Kawal Instruksi Presiden Wujudkan Solusi Permanen di Way Kambas

- Penulis

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung|Melintingnews  – Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut) RI, Rahmat Marguki, meninjau langsung progres pembangunan sistem mitigasi konflik manusia dan gajah di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari percepatan pelaksanaan arahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk menghadirkan solusi permanen atas konflik yang telah berlangsung lebih dari empat dekade, sekaligus menjadikan Way Kambas sebagai pilot project pengelolaan taman nasional di Indonesia.

 

Konflik antara manusia dan gajah sumatra di kawasan Taman Nasional Way Kambas yang telah berlangsung sejak 1983 menjadi perhatian serius pemerintah. Melalui instruksi Presiden RI Prabowo Subianto, pembangunan sistem pembatas (barrier) sepanjang 138 kilometer dipercepat sebagai langkah strategis untuk mengakhiri konflik yang selama ini menimbulkan kerugian ekonomi, mengancam keselamatan masyarakat, serta berdampak terhadap kelestarian satwa liar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Saat meninjau progres pekerjaan di lapangan, Wamenhut Rahmat Marguki menegaskan bahwa keberhasilan program tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan pagar, kanal, pos pengawasan, maupun menara pantau. Lebih dari itu, program ini harus mampu menghadirkan sistem mitigasi yang efektif, berbasis data dan teknologi, melibatkan masyarakat, serta memberikan perlindungan yang berkelanjutan bagi gajah sumatra sekaligus menciptakan rasa aman bagi warga di sekitar kawasan konservasi.

Baca Juga:  Wagub Dek Fadh Hadiri Pelantikan Pengurus PIRA Periode 2026-2029

 

Pembangunan pembatas Way Kambas merupakan bagian dari program nasional pembenahan 57 taman nasional sebagaimana diinstruksikan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah menargetkan seluruh pembangunan dapat rampung paling lambat pada akhir tahun 2026, sehingga Way Kambas dapat menjadi model nasional pengelolaan kawasan konservasi yang mampu menyeimbangkan kepentingan perlindungan satwa liar dengan kesejahteraan masyarakat.

 

Selain meninjau progres mitigasi konflik gajah, Wamenhut juga mengunjungi fasilitas konservasi Badak Sumatra di TN Way Kambas, termasuk melihat langsung kondisi Badak Anggi. Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat upaya konservasi satwa langka Indonesia melalui pembangunan yang terintegrasi, berkelanjutan, dan selaras dengan visi Presiden dalam menjaga kekayaan keanekaragaman hayati nasional.

(AS).

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel melintingnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gunung Anak Krakatau Masih Fluktuatif, Pemprov Lampung Belum Terapkan WFH bagi ASN
Pemerintah Aceh Pacu Aturan Payung Hukum Rute Kapal Krueng Geukueh–Penang
WAGUB ACEH TERIMA PENGHARGAAN TOKOH PENGUAT EKONOMI SYARIAH ACEH
Polda Jabar Salurkan Bantuan Air Bersih dan Sembako untuk Warga Terdampak Kemarau di Gunung Geulis Sumedang
DPP AMM Apresiasi Pemkab Aceh Selatan, Realisasi Tambahan TKD Tertinggi di Aceh
‎Terima Audiensi Senat Mahasiswa UIN Ar-Raniry, Plt Sekda Aceh Paparkan Progress Penanganan Pasca Bencana
Walikota Eva Dwiana Menghadiri Rangkaian Acara APEKSI di Solo
Plt. Sekda Aceh Tekankan Kesiapan SKPA dalam Perubahan RKPA 2026
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 13:23 WIB

Gunung Anak Krakatau Masih Fluktuatif, Pemprov Lampung Belum Terapkan WFH bagi ASN

Senin, 7 September 2026 - 14:45 WIB

Pemerintah Aceh Pacu Aturan Payung Hukum Rute Kapal Krueng Geukueh–Penang

Minggu, 6 September 2026 - 14:20 WIB

WAGUB ACEH TERIMA PENGHARGAAN TOKOH PENGUAT EKONOMI SYARIAH ACEH

Sabtu, 5 September 2026 - 11:25 WIB

Polda Jabar Salurkan Bantuan Air Bersih dan Sembako untuk Warga Terdampak Kemarau di Gunung Geulis Sumedang

Jumat, 4 September 2026 - 19:12 WIB

DPP AMM Apresiasi Pemkab Aceh Selatan, Realisasi Tambahan TKD Tertinggi di Aceh

Berita Terbaru