Pemerintah Dorong Water Taxi Bali, ASDP Perkuat Integrasi Antarmoda Nasional

- Penulis

Senin, 20 April 2026 - 13:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Melintingnews.com|Bali, 19 April 2026 – Di tengah tingginya mobilitas wisatawan dan aktivitas ekonomi, Bali terus membutuhkan solusi transportasi yang mampu menghadirkan konektivitas cepat, terintegrasi, dan berkelanjutan. Menjawab kebutuhan tersebut, pemerintah mendorong pengembangan layanan water taxi sebagai bagian dari upaya memperkuat integrasi antarmoda transportasi nasional.

 

Dalam hal ini, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) turut berperan aktif mendukung persiapan layanan yang menghubungkan Bandara I Gusti Ngurah Rai dengan kawasan Canggu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan langkah strategis dalam merespons kebutuhan mobilitas yang semakin dinamis, sekaligus memperkuat konektivitas antarmoda di kawasan pariwisata unggulan. “Pengembangan layanan water taxi menjadi bagian dari komitmen kami dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk menghadirkan sistem transportasi yang terintegrasi. Kami berharap layanan ini dapat menjadi alternatif yang efisien, aman, dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan,” ujarnya.

 

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa pengembangan water taxi merupakan solusi strategis dalam mendorong integrasi transportasi antarmoda, yang menghubungkan jaringan darat, laut, dan udara secara lebih efektif. Inisiatif ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi mobilitas sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas, khususnya di wilayah Kabupaten Badung sebagai pusat aktivitas pariwisata Bali.

 

Sebagai bagian dari penugasan pemerintah, ASDP bersama PT Angkasa Pura Indonesia telah menyelesaikan studi kelayakan (feasibility study) yang menunjukkan bahwa proyek ini memiliki potensi untuk dilanjutkan. Kajian dilakukan secara komprehensif mencakup aspek pasar, teknis, finansial, operasional, hingga sosial dan lingkungan. Hasilnya juga mengidentifikasi lintasan Sekeh – Canggu (Berawa) sebagai rute prioritas pada tahap awal pengembangan.

Baca Juga:  Update Posko Angkutan Lebaran 2026: Pergerakan Arus Menyeberang Jawa-Sumatera (HH)

 

Secara operasional, inovasi ini diyakini mampu memberikan efisiensi signifikan. Berdasarkan observasi, waktu tempuh perjalanan darat dari Bandara I Gusti Ngurah Rai menuju kawasan Canggu berkisar antara 1 hingga 2 jam. Dengan kehadiran water taxi, waktu tempuh tersebut diproyeksikan dapat dipangkas menjadi maksimal 30 menit, sehingga memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa sekaligus meningkatkan daya saing destinasi.

 

*Tahap Lanjutan*

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menjelaskan bahwa penetapan lintasan dilakukan melalui kajian menyeluruh dengan mempertimbangkan kebutuhan pengguna, kondisi perairan, aspek keselamatan pelayaran, kesiapan infrastruktur, serta konektivitas kawasan sekitar. “Melalui pendekatan ini, layanan water taxi diharapkan tidak hanya efisien, tetapi juga aman dan terintegrasi dengan ekosistem pariwisata Bali,” jelasnya.

 

Saat ini, pengembangan masih berada pada tahap lanjutan sebagai bagian dari penugasan pemerintah, dengan fokus pada penyusunan Detailed Engineering Design (DED) serta pemenuhan aspek perizinan bersama PT Angkasa Pura Indonesia. Tahapan ini ditargetkan selesai pada tahun 2026, sebelum dilaporkan kepada pemerintah untuk mendapatkan arahan dan penugasan lebih lanjut.

 

ASDP pada prinsipnya siap mendukung kebijakan pemerintah dalam pengembangan konektivitas transportasi yang terintegrasi, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, kesiapan infrastruktur, serta kebutuhan riil di lapangan. Komitmen ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan sistem transportasi maritim yang inklusif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung penguatan ekosistem transportasi nasional.

(Rls).

 

 

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel melintingnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Update Posko Angkutan Lebaran 2026: Volume Penumpang Sumatera-Jawa Tembus 1,1 Juta Orang hingga H+6
Arus Balik Lebaran Terkendali, 60 Persen Pemudik Sudah Kembali ke Jawa dari Sumatera
UPDATE INFORMASI Posko Angkutan Lebaran 2026 H+4
UPDATE INFORMASI Posko Angkutan Lebaran 2026 H+3
_H+1 Lebaran, 91.657 penumpang dan 25.332 unit tinggalkan Sumatera menuju Jawa_
UPDATE INFORMASI Posko Angkutan Lebaran 2026 H+1
Arus Balik Sumatera–Jawa Mulai Menguat, Layanan Penyeberangan Tetap Tertib Lancar
Update Posko Angkutan Lebaran 2026: Pergerakan Arus Menyeberang Jawa-Sumatera (HH)
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 13:27 WIB

Pemerintah Dorong Water Taxi Bali, ASDP Perkuat Integrasi Antarmoda Nasional

Minggu, 29 Maret 2026 - 08:43 WIB

Update Posko Angkutan Lebaran 2026: Volume Penumpang Sumatera-Jawa Tembus 1,1 Juta Orang hingga H+6

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:05 WIB

Arus Balik Lebaran Terkendali, 60 Persen Pemudik Sudah Kembali ke Jawa dari Sumatera

Jumat, 27 Maret 2026 - 09:29 WIB

UPDATE INFORMASI Posko Angkutan Lebaran 2026 H+4

Kamis, 26 Maret 2026 - 05:40 WIB

UPDATE INFORMASI Posko Angkutan Lebaran 2026 H+3

Berita Terbaru