Melintingnews.com|Bandar Lampung, SMP Negeri 17 Bandar Lampung menggelar kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) bagi pengurus OSIS periode 2026–2027 di lingkungan sekolah setempat, Sabtu, 25 April 2026
Kegiatan mengusung tema Membentuk Pemimpin Berkarakter, Berani, dan Bertanggung Jawab
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
LDK dirancang tidak hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi sebagai wadah pembinaan mental, disiplin, serta kemampuan organisasi bagi para pengurus OSIS yang akan menjalankan roda kepemimpinan siswa selama satu periode ke depan.
Kepala SMPN 17 Jondri Haryadi, M.Pd,dalam Kesempatan nya menyampaikan, pengurus OSIS memiliki peran strategis sebagai teladan bagi siswa lainnya. Kepemimpinan tidak hanya soal kemampuan mengatur organisasi, tetapi juga tentang integritas, tanggung jawab, dan keteladanan dalam sikap sehari-hari.
OSIS adalah wajah sekolah di kalangan siswa. Karena itu, pengurus harus mampu menunjukkan sikap disiplin, jujur, dan bertanggung jawab. Kepemimpinan itu dimulai dari diri sendiri,
Melalui LDK, diharapkan para siswa dapat memahami peran dan tanggung jawabnya secara lebih matang, serta mampu bekerja sama dalam membangun lingkungan sekolah Kondusif
Kegiatan LDK semakin diperkaya dengan kehadiran narasumber dari Polresta Bandar Lampung yang diwakili oleh Kasat Binmas AKP Resmawati. Dalam sesi materi, ia mengangkat isu kenakalan remaja yang saat ini menjadi perhatian bersama, khususnya di kalangan pelajar.
AKP Resmawati mengingatkan pentingnya kesadaran diri sebagai siswa dalam menjauhi perilaku negatif seperti pergaulan bebas, penyalahgunaan media sosial, hingga tindakan yang berpotensi melanggar hukum,
Remaja harus mampu mengontrol diri dan memilih lingkungan pergaulan yang positif, Jangan sampai masa depan rusak karena salah langkah,tegas nya di hadapan peserta.
Kegiatan, juga didampingi oleh Bhabinkamtibmas yang turut memberikan pemahaman mengenai pentingnya kedisiplinan, kepatuhan terhadap aturan, serta peran aktif pelajar dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif, di mana para peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga diajak berdiskusi, berbagi pengalaman, serta mengikuti simulasi kepemimpinan. Hal ini bertujuan agar materi yang diberikan dapat lebih mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui LDK sekolah berharap dapat mencetak generasi pemimpin muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, berani mengambil keputusan, serta mampu bertanggung jawab atas setiap tindakan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya sekolah dalam membangun budaya positif dan mencegah berbagai bentuk kenakalan remaja sejak dini, dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk aparat kepolisian.
Dengan bekal yang diperoleh dari LDK, para pengurus OSIS diharapkan mampu menjalankan amanah dengan baik serta menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi lingkungan sekolah maupun masyarakat (*.)










