Jawa timur,Kediri/Melintingnews –
Direktur Informasi Tehnologi PT Gudang Garam Istata taswin Siddharta mengatakan
“Pemberantasan tembakau ilegal yang semakin di intensifkan pemerintah sejauh ini belum memberikan dampak yang signifikan terhadap operasional perseroan. ‘tegas Istata pada saat di temui oleh jurnalis Melintingnews, pada Minggu ( 20/09/2026) di kediaman nya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Masih menurut Istata
“Kalau Intensifkan pemberantasan tembakau ilegal, kami terus terang tidak bisa menghubungkan kesuksesan pemberantasan tembakau ilegal dengan operasional dari. Mungkin itu bagus dan terjadi, tetapi sebenarnya dari kami tidak merasakan dampak secara positip” Ujar Istata tasin Siddharta Direktur Informasi Tehnologi PT Gudang Garam Kediri Jawa Timur.
Di saat yang berbeda Direktur PT Gudang Garam Heru budiman di hubungi melalui telpon android nya mengatakan
“Tekanan masih di rasakan oleh produk tembakau legal akibat perbedaan harga dengan produk rokok ilegal,
Produk rokok legal harus menanggung beban biaya cukai yang cukup besar pak, ” tegas Heru budiman.
Heru budiman memberi contoh SKM 12 batang yang saat ini di kisaran Rp. 26.000,dari harga tersebut PT Gudang Garam membayar setoran cukai sebesar Rp. 19.000 kepada bea cukai.
“Jadi istilahnya PT Gudang Garam per SKM 12 batang ambil dari konsumen sebesar
Rp. 26.000 saya setor cukai Rp.19.000, jadi bapak bisa simpulkan sendiri apakah pemberantasan tembakau ilegal tersebut berdampak pada distribusi harga rokok Gudang Garam ke tingkat konsumen berpengaruh sehingga harga di tingkat konsumen bisa di turunkan, “tutup Heru budiman mengakhiri.
(Ipung andriansyah)










