PALAS Lampung Selatan — MelintingNews, 19 SEPTEMBER 2026. Polemik yang berkembang di masyarakat maupun media sosial terkait pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Pulau Jaya, Kecamatan Palas, kini mendapatkan klarifikasi resmi dan tegas dari Komando Distrik Militer 0421 Lampung Selatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dandim 0421 Lampung Selatan, Letkol Kav Moch Nuril Ambiyah, S.H., M.I.P., secara tegas membantah isu yang beredar dan menegaskan bahwa program tersebut berjalan baik tanpa kendala berarti.
“Kami nyatakan secara tegas: KDMP Pulau Jaya, Kecamatan Palas, tidak ada masalah apa pun. Semua berjalan sesuai ketentuan dan prosedur yang berlaku,” tegas Dandim dengan nada mantap dan berwibawa.
Namun Dandim juga membuka ruang dialog secara terbuka dan transparan bagi siapa saja yang merasa belum puas atau memiliki persoalan yang dianggap belum terselesaikan.
“Kami tidak menutup diri. Jika ada hal yang dianggap belum selesai atau ada pertanyaan, silakan datang langsung menemui kami di Koramil maupun Kodim.
Mari duduk bersama, bicarakan secara baik-baik dan menemukan penyelesaian yang tepat.
Jangan justru gembar-gembor di media sosial tanpa kejelasan,” katanya dengan tegas namun tetap mengundang kebersamaan.
DANRAMIL 08 PALAS: SEMUA SUDAH DITANGANI DENGAN BAIK — SILAKAN DATANG LANGSUNG JIKA MASIH ADA KEKURANGAN
Sejalan dengan pernyataan Dandim, Danramil 08 Palas, Kapten Inf Ujang Haerudin, juga menyampaikan hal yang sama kepada MelintingNews.
Beliau menegaskan bahwa seluruh persoalan yang muncul telah diselesaikan dengan baik dan tidak ada yang menggantung.
“KDMP Pulau Jaya tidak ada masalah. Semua sudah diselesaikan dengan baik dan tuntas,” ungkap Danramil dengan tegas.
“Namun jika ada hal-hal yang dirasa belum beres atau belum jelas, silakan datang langsung menemui saya di kantor Koramil Palas.
Saya siap menerima dan mendengarkan secara langsung. Jangan menyebarkan hal yang belum tentu kebenarannya di luar sana,” tandasnya.
KONTEKS POLEMIK: YANG BEREDAR DI MEDIA SOSIAL DAN TANGGAPAN PIHAK TERKAIT
Sebelumnya, beredar laporan di media sosial terkait pembangunan gedung Koperasi Merah Putih Pulau Jaya yang dikabarkan meninggalkan persoalan pembayaran terhadap pemasok material.
Disebutkan bahwa puluhan supplier semen, pasir, dan besi belum menerima pembayaran dengan alasan “mandor kabur”, sehingga memunculkan kekhawatiran dan keresahan di kalangan warga.
Namun dengan adanya klarifikasi resmi dari Dandim 0421 maupun Danramil 08 Palas, masyarakat diharapkan dapat memahami bahwa persoalan tersebut telah ditangani.
Pihak TNI melalui Koramil dan Kodim senantiasa hadir dan memantau pelaksanaan program tersebut agar tetap berada di jalur yang benar.
Pesan utama yang disampaikan: jika ada yang belum jelas — datang, tanya, diskusikan. Bukan menyebarkan ketidakpastian yang justru merugikan semangat kebersamaan yang sedang dibangun.
MAKNA DI BALIK KLARIFIKASI — TRANSPARANSI DAN KETERBUKAAN ITU JALAN TERBAIK
Klarifikasi ini menunjukkan sikap dewasa dan terbuka dari pihak TNI dalam menyikapi isu yang berkembang di masyarakat.
Alih-alih menutup diri, justru mengundang masyarakat untuk berdialog secara langsung. Ini adalah bukti bahwa:
– Program KDMP Pulau Jaya tetap berjalan dan tidak ada kendala berarti
– Pihak TNI siap mendengar dan menyelesaikan persoalan secara langsung
– Masyarakat diharapkan bijak dalam menyikapi informasi yang beredar — verifikasi dulu sebelum menyebarkan
– Keterbukaan dan dialog adalah jalan terbaik, bukan asumsi dan spekulasi
“Koperasi Merah Putih dibangun untuk rakyat, oleh rakyat, dan demi kemajuan rakyat. Maka jika ada pertanyaan — tanyakan kepada yang berwenang.
Mari kita jaga bersama agar program ini benar-benar bermanfaat dan tidak ternoda oleh hal-hal yang belum tentu benar,” pesan yang tersirat dari pernyataan Dandim dan Danramil.
REDAKSI : MelintingNews
Sumber Resmi : Letkol Kav Moch Nuril Ambiyah, S.H., M.I.P. (Dandim 0421 Lamsel),
Kapten Inf Ujang Haerudin (Danramil 08 Palas)
Penulis : Sholeh










