TIDORE / MELINTING NEWS — Keberanian menyeberang ribuan kilometer demi mimpi besar membuahkan hasil gemilang. Aqila Mirzani Amir, atlet pencak silat berusia 12 tahun asal Bireuen, Aceh, sukses mengamankan tiket ke babak final Kejurda Gubernur Cup II Tahun 2026 di Maluku Utara.
Menetap di tanah rantau untuk menempuh pendidikan di SMP Muhammadiyah 4 Tidore, gadis kelahiran 2014 ini memilih jalur sunyi perjuangan di usia belia. Jauh dari pelukan orang tua, ia menempa mental, kedisiplinan, dan fisik secara mandiri di luar zona nyaman.
Rekam jejak prestasinya membuktikan bahwa keberhasilan ini diraih lewat proses panjang:
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Konsistensi Nasional (2025): Pernah menembus ketatnya persaingan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat nasional dengan membawa nama harum Provinsi Aceh.
Dominasi Regional (2026): Menembus partai puncak Kejurda Gubernur Cup II di Maluku Utara, menunjukkan kematangan teknik bertarung yang melampaui usianya.
Kisah Aqila menembus batas geografis dari Bireuen menuju Tidore adalah oase inspirasi tentang arti ketekunan sejati. Perjuangannya membuktikan bahwa usia muda dan jarak bukan halangan untuk mencetak sejarah, sekaligus menyalakan asa untuk mengharumkan nama sekolah, Maluku Utara, Aceh, dan Indonesia. (*)










