Home / TNI

Tanam Perdana di Tulang Bawang, Danrem 043/Gatam Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan

- Penulis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULANG BAWANG |MELINTING NEWS — Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Desa Ringin Sari, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, mulai dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan produksi pangan dan kesejahteraan petani. Hal itu ditandai dengan serah terima hasil Cetak Sawah Rakyat dan tanam padi perdana Tahun Anggaran 2026, Jumat (28/8/2026).

 

Komandan Korem (Danrem) 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., menegaskan bahwa serah terima lahan bukan merupakan akhir program, melainkan awal kerja nyata yang harus dilanjutkan melalui penanaman, perawatan hingga panen.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Kita tidak hanya melihat tanah, tetapi sedang melihat masa depan. Dari lahan ini diharapkan tumbuh padi, penghasilan, kesejahteraan, dan harapan baru bagi keluarga petani,” kata Brigjen TNI Sumarlin Marzuki.

 

Menurutnya, pertanian memiliki peran strategis karena pangan merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Petani tidak hanya memenuhi kebutuhan keluarganya, tetapi juga turut menopang kehidupan masyarakat dan ketahanan pangan nasional.

 

“Menanam padi adalah pekerjaan yang sangat mulia. Menjaga sawah berarti menjaga kehidupan, dan menghasilkan pangan berarti ikut menjaga ketahanan negara,” ujarnya.

 

Danrem meminta seluruh pihak memastikan lahan yang telah dicetak tidak dibiarkan kosong atau terbengkalai. Setiap kendala dalam pengelolaan lahan harus segera dikoordinasikan agar dapat ditemukan solusi secara cepat dan tepat.

 

Ia juga menekankan kepada jajaran Kodim agar pendampingan tidak berhenti pada tanam perdana. Personel harus hadir secara berkelanjutan di tengah petani, mendengar kendala, membantu mencari solusi, serta mengawal proses pertanian dari tanam hingga panen.

 

Brigjen TNI Sumarlin Marzuki menilai Kabupaten Tulang Bawang memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan Lampung. Potensi tersebut harus diwujudkan menjadi produksi yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan petani.

Baca Juga:  Keringat Sang Jenderal, Simbol Keteladanan Tanpa Sekat di Jantung Garis Depan

 

“Potensi tidak cukup. Potensi harus menjadi produksi, dan produksi harus menjadi kesejahteraan,” tegasnya.

 

Ia berharap dalam beberapa bulan ke depan, hamparan lahan tersebut berubah menjadi sawah hijau dengan tanaman padi yang tumbuh subur dan menghasilkan panen yang membanggakan.

 

“Jadikan tanam perdana ini sebagai awal semangat baru. Kita tanam dengan harapan dan doa, kita rawat dengan kerja keras, dan kita panen dengan semangat,” ujarnya.

 

Pemprov Lampung Dorong Sinergi

 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung Elvira Umihanni mengatakan, serah terima dan tanam perdana CSR merupakan momentum penting dalam pembangunan pertanian di Lampung.

 

Menurutnya, kegiatan tersebut menandai dimulainya pemanfaatan lahan sekaligus menjadi wujud komitmen bersama dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

 

Program tersebut merupakan tindak lanjut Nota Perjanjian Kerja Sama antara Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian Kelas I Palembang dengan Korem 043/Gatam tentang Ruang Kelola Tipe 2 Paket Pekerjaan Konstruksi Cetak Sawah Provinsi Lampung.

 

Elvira mengatakan, Lampung memiliki potensi besar sebagai salah satu daerah penyangga pangan nasional. Potensi tersebut perlu dikembangkan melalui peningkatan produktivitas, perluasan areal tanam, penguatan kelembagaan petani, pemanfaatan teknologi, serta pengelolaan lahan secara berkelanjutan.

 

“Lahan yang telah diserahterimakan merupakan amanah sekaligus peluang bagi petani untuk meningkatkan kesejahteraan. Karena itu, lahan harus dijaga, dikelola dengan penuh tanggung jawab, dan dimanfaatkan secara optimal,” katanya.

 

Ia mengapresiasi sinergi antara Kementerian Pertanian, TNI, Pemerintah Provinsi Lampung, pemerintah kabupaten, penyuluh pertanian, petani, dan seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan program tersebut.

 

“Pastikan setiap lahan yang telah dicetak dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi petani dan masyarakat,” pungkasnya.

(Amir).

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel melintingnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KRAKATAU BERAKTIVITAS, KODAM XXI/RADIN INTEN SIAGAKAN 605 PERSONEL
5.000 Warga Tumpah Ruah di Taman Kota Metro, Danrem Gatam: Kebersamaan Kekuatan Kita
79 Tahun Mengabdi, Korem 043/Gatam Teguhkan Komitmen Pengabdian untuk Lampung
Gerak Cepat TNI: Empat Babinsa Padamkan Kebakaran di Pinggir Tol Trans Sumatera KM 99
ADMINISTRASI VETERAN DIPERKUAT, PENGABDIAN PEJUANG DIJAGA
Dari Amanah Jabatan hingga Purna Tugas, Korem 043/Gatam Teguhkan Semangat Pengabdian
79 Tahun Mengabdi, Korem 043/Gatam Kenang Jasa Pahlawan dan Teguhkan Pengabdian kepada Rakyat
Penyuluhan Karhutla, Pasis Seskoad Dikreg LXVIII Edukasi Masyarakat di Negeri Agung Way Kanan
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 18:27 WIB

KRAKATAU BERAKTIVITAS, KODAM XXI/RADIN INTEN SIAGAKAN 605 PERSONEL

Minggu, 6 September 2026 - 18:21 WIB

5.000 Warga Tumpah Ruah di Taman Kota Metro, Danrem Gatam: Kebersamaan Kekuatan Kita

Sabtu, 5 September 2026 - 19:25 WIB

79 Tahun Mengabdi, Korem 043/Gatam Teguhkan Komitmen Pengabdian untuk Lampung

Jumat, 4 September 2026 - 23:49 WIB

Gerak Cepat TNI: Empat Babinsa Padamkan Kebakaran di Pinggir Tol Trans Sumatera KM 99

Jumat, 4 September 2026 - 17:53 WIB

ADMINISTRASI VETERAN DIPERKUAT, PENGABDIAN PEJUANG DIJAGA

Berita Terbaru