Home / TNI

Way Kambas Menuju Benteng Konservasi Modern

- Penulis

Selasa, 1 September 2026 - 09:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Timur |Melintingnews.com — Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han) beserta jajaran bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M., beserta jajaran , Polda Lampung dan Bupati Lampung Timur meninjau progres pembangunan fasilitas mitigasi konflik manusia dan gajah di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, Senin (31/8/2026).

 

Pembangunan fasilitas oleh komite mitigasi yang telah mencapai sekitar 65 persen tersebut mencakup pemasangan pagar besi di sejumlah titik kawasan. Pembangunan ini ditargetkan selesai pada Oktober 2026 sebagai langkah strategis mencegah gajah keluar dari habitatnya dan berinteraksi dengan permukiman masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Memang untuk memitigasi konflik antara manusia dengan gajah. Kita lihat di sepanjang ini ada pagar-pagar besi yang sudah dibuat,” jelas Pangdam.

 

Pangdam XXI/Radin Inten menegaskan, mitigasi konflik tidak berhenti pada pembangunan pembatas fisik. Pendekatan berbasis lingkungan dan pemberdayaan masyarakat turut dikembangkan, antara lain melalui budidaya tanaman dan hewan yang tidak disukai gajah, seperti serai dan lebah.

 

“Serai dan lebah ini tidak disukai gajah sehingga turut menjaga supaya gajah tidak keluar. Hasilnya juga bisa dimanfaatkan masyarakat sekitar, seperti madu dan serai,” ujarnya.

Baca Juga:  Danbrigif 4 Mar/BS Perkuat Kolaborasi Pertahanan Melalui Audiensi dengan Pangdam XXI/RI

 

Di sisi lain, Way Kambas terus diarahkan menjadi pusat ekowisata bertaraf internasional dengan penguatan fasilitas konservasi, perawatan gajah, serta peningkatan kapasitas mahout atau pawang gajah. Rencana studi banding ke Thailand juga disiapkan untuk mengadopsi metode pengelolaan dan perawatan gajah yang lebih optimal.

 

Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan bahwa pemerintah daerah bersama TNI dan Polri terus memperkuat pengawasan kawasan, termasuk dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan.

 

Kesiapsiagaan personel tetap dilakukan melalui pemantauan lapangan dan sosialisasi kepada masyarakat. Selain itu, langkah mitigasi melalui teknologi modifikasi cuaca atau hujan buatan juga dipersiapkan sebagai bagian dari upaya menjaga kawasan konservasi dari ancaman karhutla.

 

“Teman-teman dari Kodam, teman-teman dari kepolisian masih standby di sini. Ada yang melakukan sosialisasi, ada juga yang monitoring,” ujar Gubernur.

 

Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga Way Kambas—bukan hanya sebagai rumah bagi satwa liar, tetapi juga sebagai kawasan konservasi yang memberikan rasa aman bagi masyarakat dan memiliki nilai strategis bagi masa depan ekowisata Lampung.

(AR)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel melintingnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gerak Cepat TNI: Empat Babinsa Padamkan Kebakaran di Pinggir Tol Trans Sumatera KM 99
ADMINISTRASI VETERAN DIPERKUAT, PENGABDIAN PEJUANG DIJAGA
Dari Amanah Jabatan hingga Purna Tugas, Korem 043/Gatam Teguhkan Semangat Pengabdian
79 Tahun Mengabdi, Korem 043/Gatam Kenang Jasa Pahlawan dan Teguhkan Pengabdian kepada Rakyat
Penyuluhan Karhutla, Pasis Seskoad Dikreg LXVIII Edukasi Masyarakat di Negeri Agung Way Kanan
Siaga Penuh Lawan Karhutla: Koramil 421-03/Penengahan Bersinergi Jaga Wilayah Pertanian & Hutan
Perkuat Kepedulian Sosial, Prajurit Lanal Lampung Dukung Bakti Sosial Vihara Amurwa Bhumi Graha
Antisipasi Dinamika Situasi, Evaluasi Perkuat Deteksi Dini
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 23:49 WIB

Gerak Cepat TNI: Empat Babinsa Padamkan Kebakaran di Pinggir Tol Trans Sumatera KM 99

Jumat, 4 September 2026 - 17:53 WIB

ADMINISTRASI VETERAN DIPERKUAT, PENGABDIAN PEJUANG DIJAGA

Jumat, 4 September 2026 - 17:40 WIB

Dari Amanah Jabatan hingga Purna Tugas, Korem 043/Gatam Teguhkan Semangat Pengabdian

Kamis, 3 September 2026 - 14:40 WIB

79 Tahun Mengabdi, Korem 043/Gatam Kenang Jasa Pahlawan dan Teguhkan Pengabdian kepada Rakyat

Kamis, 3 September 2026 - 11:34 WIB

Penyuluhan Karhutla, Pasis Seskoad Dikreg LXVIII Edukasi Masyarakat di Negeri Agung Way Kanan

Berita Terbaru